Entries Categorized as 'Fotografi'

Senja

Date March 2, 2010

FLICKR
Lokasi: Sebelah RSUD Tulungagung, Jawa Timur
Canon Ixus 120 IS

Terkadang kita terpenjara dengan peraturan-peraturan yang kita definisikan sendiri. Misalnya dalam urusan foto ini saja. Saya seringkali tidak percaya diri untuk mempublikasikan foto tertentu di blog ini karena tidak berkonsep lah, atau cacat komposisi lah, dsb. Akhirnya malah tidak ada satu pun yang terpublikasi.

Jadi, kali ini saya publish foto ini. Jangan tanya apa konsepnya, konsepnya just point and shoot! Ini saya ambil di pertigaan rumah sakit RSUD Tulungagung waktu menjenguk sepupu saya, Zein, yang kena typhus. Tower yang terlihat itu adalah milik radio paling populer di seantero Tulungagung: Radio Josh (Suara Tulungagung Jaya FM).

Sinergi dan Harmoni

Date February 14, 2010

FLICKR
Lokasi: Plaza Senayan, Jakarta Selatan
Canon Ixus 120 IS

Apa jadinya jika tahun baru Imlek bersamaan dengan hari kasih sayang Valentine? Plaza Senayan dengan cerdik menyatukan keduanya dengan pernik khas Tiongkok dengan dicampur warna pink khas Valentine. Saya kagum rupanya cantik juga dua warna yang berbeda ini jika disatukan.

Saya sadar betul, bahwa Valentine adalah produk kapitalis yang diciptakan oleh pemasar dengan memanfaatkan sedikit sejarah agama. Tetapi ketimbang ribut-ribut berdebat tentang boleh dan tidaknya perayaan Valentine, saya memilih ikut menyebarkan kasih sayang kepada orang-orang terdekat saya. Bikin puisi, bercerita tentang cinta, bersimfoni Fur Elise yang menyayat hati, mengajak burung-burung bernyanyi, dan mengajak bunga-bunga tersenyum.

Untuk ketiga kalinya, keinginan saya datang ke kelenteng (satu di Kembang Jepun, dua di Petak Sembilan) untuk memotret event Imlek gagal lagi. Saya harap nanti ketika perayaan Cap Go Meh, kelenteng di Tulungagung bikin event sehingga saya tetap bisa memotret pas mudik nanti.

Untuk pembaca saya yang setia,
Be my valentine, I wish you a happy new year
,  zhù ni xin nián kuài lè
:)

Looking in the Eyes of Love

Date February 9, 2010

FLICKR
Lokasi: Kebun Raya Bogor, Jawa Barat
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200 mm VR

Mereka mungkin tidak pernah mengungkapkan rasa cinta lagi setelah sekitar setengah abad hidup bersama. Mereka mungkin tidak sadar bahwa zaman telah berubah begitu cepat, bahwa mereka dulu harus menunggu berhari-hari untuk menerima kertas bertuliskan pena tinta hitam yang rapi dibungkus amplop cokelat berprangko Rp. 5 untuk menerima ungkapan cinta. Sekarang, bahkan tak perlu menunggu menit untuk menerima ucapan cinta dan sayang.

Tetapi mereka masih sadar satu hal, saat dimana waktu dan takdir mempertemukan mereka. Di bawah pohon Leucaena glauca itulah, perjalanan cinta abadi mereka dimulai.

Tidak. Tidak ada yang berubah. Bahkan kulit yang telah keriput itu masih sehalus dan semulus dulu waktu senyum semanis madu menghiasi pipi yang merona merah. Tidak. Tidak ada yang berubah. Mata yang telah mengapur kabur itu masih setajam dulu. Punggung yang telah bungkuk itu masih sekuat dulu.

Tidak. Mereka bukan menolak kenyataan bahwa usia telah menggerogoti tubuh tua mereka. Cinta sejati tak akan pernah lapuk dimakan waktu. They’re looking in the eyes of love.

Apa sih yang Enggak Buat Cinta?

Date February 7, 2010

FLICKR
Lokasi: Debenhams, Supermall Lippo Karawaci, Tangerang
Canon Ixus 120 IS

Iklan yang buat saya akan sangat menggelitik bagi para cowok-cowok eksmud kelas atas. Masak berat sih ngeluarin duit sejuta untuk selembar lingerie untuk kekasihmu? Mungkin kira-kira itu pesan yang ingin diteriakkan Debenhams Department Store kepada mereka yang sedang lewat.

Iklan ini begitu elegannya sehingga saya memerlukan berhenti sebentar untuk mengamatinya. Bahkan sempat bertanya-tanya apa arti “What’s not to love”. Mulai penempatannya yang di depan sebuah foto pria tampan yang memakai setelan jas, tipografinya, pemilihan kata, hingga posisi grafis lingerie-nya.

Iklan ini memang hanya akan mengusik pria-pria berduit, tapi bukankah memang itu segmen pasar Debenhams? Ini tentang kelas sosial, ini tentang harga diri, bahwa demi menyenangkan hati sang kekasih, berapapun tidak masalah. Jika efeknya adalah sebuah kecupan di pipi dengan bisikan, “terima kasih, sayang”, apalah arti sejuta dua juta untuk sekadar lingerie? Iya nggak? :)

Jejak Langkah

Date February 3, 2010

FLICKR
Lokasi: Kebun Raya Bogor, Jawa Barat
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200 mm

Sayangku, langkah kita akan sangat panjang
Aku belum melihat ujung perjalanan kita
Semuanya masih gelap, kabur
Aku bahkan tak tahu kemana langkah kita akan berujung

Ke sungai, ke muara?
Ke ujung lembah?

Sementara waktu tanpa ampun menghukum kita
Meniup jejak-jejak langkah kaki kita
Menanggalkan butir-butir sisa usia

Terbentang berserakan,
Halangan rintangan di depan kita

Izinkan aku menggenggam tanganmu
Kuatkan aku, dukung aku
Berdua kita menggapai tujuan
Demi masa depan kita…

Catatan Kaki:
Nampaknya kerudung telah menjadi tren fashion, tidak hanya sekadar identitas seorang wanita muslimah yang alim. Saya banyak menemui pasangan muda-mudi seperti ini sedang memadu kasih di Kebun Raya. Untuk kalian yang sedang dilanda asmara, saya persembahkan puisi ini untuk merayakan bulan kasih sayang. Dengan penuh cinta! :)