Webservice adalah Bagian dari SOA

Tulisan lama saya tentang SOA di sini, dikomentari oleh Afrizal yang mengajukan pertanyaan bagus via email. Saya kutipkan di sini pertanyaannya,


studi kasusnya membuat service pematerian online pada sekolah Sma di kota bandung
sebenarnya ini menjadi tim 4 orang. orang A : service penilaian online, B : laporan orang tua, C : penjurusan : dan yg saya.
yg saya pikirkan di buat 4 service itu buat pengukuran keberhasilan SOA dimana bisa saling berinteraksi.

saya bingungnya, SOA untuk mengintegrasi 4 service tersebut, lalu yg saya ketahui dengan webservice juga sudah bisa mengintegrasi service service tersebut meskipun berbeda bahasa. jadi saya bingungnya SOA ini posisinya ada dimana dan bisa tau cara kerja dia itu bagaimana?
sama referensi bljr SOA biar lebih dalam dmn ya om

Berikut adalah jawaban saya. Sengaja saya share di sini kalau-kalau ada mahasiswa lain yang punya pertanyaan yang sama. Thanks Afrizal buat pertanyaannya.

Halo Afrizal,

Jadi begini,

SOA itu ada di level konsep, sedangkan webservice ada di level implementasi. Jadi sudah betul pemahamanmu, bahwa solusi web service sudah bisa mengintegrasikan keempat entitas itu. Bahkan pakai file teks saja sudah bisa ga perlu pakai XML web service atau data format JSON yang populer. Jadi SOA nya ada di mana?

Karena level konsep, jadi lebih susah mikirnya karena lebih abstrak. Coba pelajari lagi tentang keyword SOA: fokus pada layanan, independen terhadap platform teknologi, integrasi, reusability.

Bisa mengintegrasikan keempat layanan itu sudah SOA. Tapi baru level 1 lah. Lebih advanced lagi, apakah dari keempat service tadi, bisa dihasilkan layanan baru tanpa membuat sistem baru, hanya dengan meng-orkestrasi 4 service itu, sudah bisa dibuat aplikasi baru gabungan dari 4 layanan tadi. Apakah layanannya bisa diakses dari berbagai macam device, tidak dari web saja, tapi bisa dari smartphone, bisa dari dump terminal seperti layar TV di halaman kampus.

Next, soal standardisasi data. Siapa yang pegang master data dari 4 sistem itu? Apakah masing-masing punya manajemen data user sendiri? Sistem login sendiri? SOA bisa mengintegrasikan 4 sistem itu sehingga hanya ada 1 database user dan semua sistem bisa single sign on (OAuth seperti punya Google/Facebook/Twitter).

Dan masih banyak lagi dan makin ruwet kalau sudah mulai menyangkut masalah skalabilitas, berapa ribu user yang bisa ditangani dalam satu waktu, bagaimana soal transaksi data jika hanya sebagian yang terproses, bagaimana rollback sebagiannya lagi padahal sistemnya saling terpisah. SOA handle semua itu. Jadi ga cuma sekedar web service kan? Web service hanya bagian kecil dari SOA, yaitu integrasi. Sementara masih banyak yang diurusi SOA.

Referensi belajar, coba ke perpustakaan pusat, cari literatur textbook soal SOA terbitan MacGraw Hill, Prentice Hall, atau O Reilly. Saya rasa sudah cukup dari sana untuk mendapatkan pemahaman konsep SOA yang lengkap. SOA itu yang penting cara berpikirnya karena ini masalah konsep. Soal implementasi jauh lebih gampang.

Begitu dulu ya, kalau ada lagi jangan sungkan buat bertanya ya. Kalau saya bisa insya Allah akan saya jawab.

Thanks!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *