System.out.println(“Hello World!”) v2

Alhamdulillah, segala puji syukur ke hadirat Allah SWT, telah lahir dengan persalinan normal anak kami yang kedua, pada Rabu, 8 Februari 2017 pukul 22:28 di Rumah Sakit Ibu dan Anak Kemang Medical Care, Jakarta Selatan. Suatu kebahagiaan yang tak terperi buat kami yang telah menantikan kedatangannya selama 40 minggu ini.

Hehehe, saya seharusnya menulis ini 40 hari yang lalu. Nama anak saya yang kedua ini adalah Kinanti Dewi Halifani. Kinanti adalah salah satu jenis tembang macapat Jawa. Termasuk tembang yang saya pelajari dulu di sekolah selain Dhandhanggula, Pangkur, Sinom, Asmarandhana, dan Pocung. Bisa dilagukan dengan tangga nada slendro atau pelog. Dewi diambil dari nama tengah ibunya. Halifani adalah gabungan kata khalifah dan itsnaini. Itsnaini artinya dua, jadi dia adalah anak kedua. Sedangkan khalifah akar katanya dari wakil, sama dengan kata tawakkal. Agak othak-athik gathuk sih karena harus lewat akar katanya dulu, tapi saya ingin agar sikap berserah diri kepada Allah ini selalu tertanam di hati kami. Ketika doa dan usaha sudah dilakukan, tidak ada yang lain kecuali berserah diri kepada yang maha mengatur segalanya. Manusia seolah hanya wayang yang sedang digerakkan dalang. Tidak ada hal lain selain ikhlas mengikuti kehendak-Nya.

Aqiqah dilaksanakan tanggal 11 Maret kemarin, syukuran sederhana mengundang tetangga. Untuk kambingnya kami pesan paket aqiqah dari Sahabat Aqiqah. Review-nya: sangat recommended. Harga paketnya terjangkau, rasanya cukup enak, dan paket-nya rapi. Pagi-pagi sebelum acara diantarkan pakai mobil GranMax ke rumah. Layanan tambahannya diberi sertifikat dan foto ketika dombanya akan disembelih. Jika dibandingkan dengan kakaknya (pakai katering Aqiqah Jakarta), Sahabat Aqiqah ini jauh lebih baik.

Selamat datang di keluarga kita, Kinan!

Ayah, Bunda, dan kakak Zafran.

One thought

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *