Mencoba Operation System Media Center (OSMC) di Raspberry Pi

Jika teman-teman di rumah punya TV dan koneksi internet broadband, sayang sekali kalau tidak memanfaatkannya menjadi media center. Media center adalah tempat untuk memutar multimedia seperti film, musik, atau streaming dari Youtube langsung di TV. Seperti paket home theater dengan tambahan keistimewaan berupa konektivitas ke internet.

Solusi komersilnya saat ini adalah smart TV, TV yang bisa koneksi ke internet. Ada juga Apple TV sebagai tambahan perangkat. Seperti yang sering saya tulis di sini, jika sudah ada TV, tidak perlu beli smart TV, karena Raspberry Pi bisa mengubah TV kita menjadi smart TV, bahkan TV tabung tua sekalipun.

Teman saya ada yang bertanya, apa bedanya dengan USB berisi film dicolokin ke USB-nya TV? Ya sama saja sebetulnya. Ini juga sama dengan nonton film di notebook. Tapi namanya media center, kegiatan menonton film ini jadi praktis karena tidak perlu repot menyalakan laptop, atau copy dulu filenya ke USB disk. Langsung pencet-pencet pakai remote TV saja.

Beberapa waktu ini saya cukup puas dengan kinerja RaspBMC, sistem operasi Linux yang saya pakai untuk Raspberry Pi. Bahkan seperti sudah menjadi satu dengan TV karena dipakai untuk nonton Youtube channel Masha and the Bear dan Chu Chu TV kesukaan si Zafran. Kalau sekarang solusi komersilnya adalah TV on demand seperti IndiHome dan FirstMedia X1.

RaspBMC ternyata sudah discontinued tidak didukung lagi oleh pembuatnya. Si pembuat berpindah ke project baru yang lebih komersil bernama OSMC. Karena itu kemarin saya mencoba upgrade dan menginstall OSMC.

Ternyata OSMC lebih bagus daripada generasi pendahulunya. Tampilannya yang lebih bersih dan #kekinian. Dan fitur yang paling saya suka adalah adanya BitTorrent client yang sudah terinstall dan bisa diakses dari web. Jadi bisa download langsung film-film *bajakan*. Selama ini saya pakai rtorrent yang berbasis command line. Jadi harus akses console dulu lalu ketik-ketik perintah. Sangat IT banget lah pokoknya. Kalau ini orang awam bisa juga pakai. Malamnya didownload, besoknya bisa langsung ditonton.

Capture

Capture

Kira-kira begitu. Silakan ke web OSMC buat download dan instalasi image-nya ya.

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

6 thoughts

  1. baru tau eh baru denger ttg OSMC itu, saya pikir njenengan pake OS Debian jg di Raspberry nya. Di luar jangkauan otak saya artikel ini mah ehehe

    1. Sebenarnya basisnya juga Debian Jessie kok mas, tapi Debian untuk komputer-komputer berarsitektur Intel. Untuk komputer berarsitektur ARM seperti Raspberry Pi ada turunannya, salah satunya Raspbian. Raspbian yang khusus untuk media center salah satu turunannya ya OSMC ini hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *