Belajar iOS Development

Tren dunia IT boleh dikatakan saat ini sedang ada di era mobile. Ini merupakan lanjutan dari era website, setelah menggantikan era desktop. Apa-apa sekarang pakai apps. Setiap orang yang memakai smartphone lebih akrab dengan Apple App Store dan Google Play. Rasanya kalau sebuah layanan hanya tersedia mobile web saja tanpa aplikasi, seperti ada yang kurang dan bikin malas memakai layanan tersebut.

Dunia programming tentu saja mau tidak mau mengikuti tren tersebut. Dari era desktop, waktu itu Visual Basic dan Delphi adalah rajanya. Pada waktu tren aplikasi web, PHP muncul dan meledak menjadi bahasa sejuta umat programmer web. Java meskipun tidak terlalu populer, tetapi memiliki pondasi yang sangat baik sehingga lebih banyak digunakan sebagai aplikasi berskala besar (enterprise). Menariknya, jika aplikasi web “membunuh” aplikasi desktop, website dan mobile saling melengkapi. Aplikasi-aplikasi mobile sangat tergantung terhadap aplikasi web untuk dijadikan backend.

Para kuli IT macam saya mau tidak mau harus selalu belajar supaya bisa mengikuti perkembangan jaman (baca: dapat proyek dan duit). Ketika saat ini membuat web sudah sedemikian gampangnya, tentunya harga pasaran bikin web sudah sewajarnya semakin turun. Dari yang puluhan sampai ratusan juta sampai ratusan ribu saja. Sudah tidak bisa mengandalkan proyek website biasa.

Belajar iOS Programming

Saya cukup susah menemukan sumber belajar yang cocok. Ada banyak sumber tapi tidak ada yang sesuai dengan kondisi saya. Model e-learning class macam Coursera atau iTunes U ternyata juga tidak cocok karena saya tidak terlalu punya banyak waktu luang lagi sekarang. Banyak buku yang terlalu detail, padahal saya sudah ada dasar-dasar programming seperti Java dan PHP.

Akhirnya saya menemukan buku yang cocok, yaitu Learn iOS 8 App Development, terbitan Apress, karangan James Bucanek. Ini sesuai dengan kebutuhan saya. Saya ingin belajar dulu bagaimana seluk beluk membuat aplikasi, langsung praktik dengan XCode di komputer. Saya ingin mengenal antar muka standar iOS yang sering muncul di aplikasi-aplikasi populer macam Twitter, Facebook, Instagram, dkk. Saya belum mau masuk terlalu detail ke konsep bahasa pemrograman Swift-nya, tentang konsep MVC-nya, tentang apa itu variabel optionalunwrapped optional, dll (Swift agak berbeda dengan Java, jadi perlu penyesuaian — lain halnya kalau Android yang sama-sama Java).

Buku ini membahas bagaimana membuat alur layar (storyboard), mengenal lingkungan pengembangan aplikasi XCode, cara menangkap event jika device digoyang-goyang (shake), cara beroperasi dengan multimedia, cara share di media sosial, dsb.

Harapan saya begitu selesai baca buku ini, saya sudah langsung bisa membuat aplikasi. Sudah ada project bantu teman yang menunggu. Juga saya ingin mengembangkan aplikasi yang ada di kantor untuk dijadikan prototipe iOS app untuk dikenalkan ke manajemen. Siapa tahu bisa goal dan minimal jadi dibelikan Mac sama kantor buat pengembangan selanjutnya hehehe…

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

4 thoughts

  1. Mas, kenapa lebih tertarik ke IOS development dibandingkan ke Android Development – kan mas sudah ada background java? apa karena isu portabilitas/ fragmentasi dari android ? atau dari sisi ekonomi-nya (paid apps di iOS lebih laku drpd di android)?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *