Tantangan Sesungguhnya adalah Ketika Tren Turun

Capture

Ada ungkapan yang bilang, semua orang bisa menghasilkan keuntungan trading ketika tren sedang naik (bullish). Tapi apakah semua bisa bertahan ketika tren turun seperti ini? IHSG lagi tren turun alias bearish. Tidak tanggung-tanggung, dari 5400-an ke 4800.

Secara teknikal, kalau kita lihat grafik di atas, menurut saya tidak ada sinyal yang menunjukkan kalau tren akan bearish (atau saya yang tidak bisa baca grafik). Malah kalau dilihat, tren jangka pendek sudah berakhir dan harga sedang akan naik. Kira-kira dekat dengan waktu buat membeli.

Besoknya IHSG malah jatuh. Siapa yang bisa cut loss dengan kecepatan longsor seperti itu? Sejauh pengalaman saya, saya pasti nyangkut alias tidak sempat cut loss. Longsornya terlalu cepat. Ditinggal meeting sebentar saja, harganya jatuh terlalu deras. Saya tidak bisa mencari strategi bagaimana mengatisipasi kejatuhan harga seperti ini. Prinsip trading adalah, let your profit run, cut your loss quick. Jadi meskipun rugi berkali-kali, tapi jumlah akumulasinya masih kalah jauh dibandingkan keuntungan yang dibiarkan itu. Teorinya, wkwkwk…

Mungkin selain analisis teknikal, diperlukan juga update berita-berita seperti bagaimana kondisi ekonomi Eropa dan Amerika, kondisi keuangan dalam negeri, dan lain-lain. Atau barangkali teman-teman punya tips tersendiri waktu mengalami kejadian bearish seperti ini?

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *