Macet

FLICKR
Lokasi: Jl. Pasar Minggu Raya, Jakarta Selatan
Panasonic Lumix F3 | Leica 5-20 mm (28 mm equivalent)

Bahasan basi. Sarapan harian warga Jakarta. Kalau kosong orang malah bertanya-tanya, “kok tumben nggak macet, ada apa ya?” Sudah jelas bahwa kemacetan adalah inefisiensi terbesar di Jakarta, dan saya nggak habis pikir kenapa tidak ada langkah strategis yang diambil kecuali hanya menambah flyover dan underpass jalan (itupun sangat lambat). Pagi itu saya menunggu bus Damri ke bandara dan akhirnya terpaksa naik taksi karena busnya terjebak macet di ujung Pasar Minggu.

Sepeda motor adalah alternatif terbaik meskipun ini adalah alternatif yang sakit karena tidak ada moda transportasi umum yang semurah dan seefektif sepeda motor. Saya membayangkan jika uang 1 triliun itu dipakai untuk mensubsidi transportasi massal Jakarta, tidak dipakai untuk membangun gedung orang-orang rakus dan gila harta. Mungkin Jakarta akan menjadi sedikit lebih baik. Just may be 🙂

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

5 thoughts

  1. yup, tetapi menggunakan teknologinya Leica. Mungkin seperti Downtube yang memakai lisensinya Dahon kalau di sepeda. Tapi terima kasih koreksinya, mungkin next-nya lebih tepat kalau pakai nama resminya saja. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *