Bodoh

Aku membenci kebodohan
Apalagi jika kebodohan itu punyaku sendiri
Sedemikian bebalnya kebodohan itu hingga nyaris aku tak tahu bagaimana itu diperbaiki

Ketimbang memperbaiki,
Aku lebih suka menyembunyikannya dalam-dalam
Menutupinya dengan topeng-topeng
Dan wajah-wajah yang takut menghadapi kebodohan itu

Comfort zone memang zona yang nyaman
Ah bodoh lagi, memang artinya kan begitu
Saking enaknya sampai aku lupa kalo aku bodoh
Hingga aku ditampar diingatkan kalo aku bodoh

Ya, bodoh
Terima kasih, sudah lama aku tidak merasakan seperti itu
Sambil menunduk aku merenung
Bodoh, sekali lagi, bodoh.

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

5 thoughts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *