Sekilas Tentang Blue Ocean Strategy

Kita mungkin sering mendengar istilah ini dari para pakar/pengamat marketing dalam hubungannya dengan strategi pemasaran. Blue Ocean Strategy biasanya disandingkan dengan strategi yang merupakan lawannya: Red Ocean Strategy. Apa itu strategi laut biru? Singkatnya, ini adalah strategi pemasaran yang berusaha membuat ceruk pasar baru di luar pasar yang telah ada. Seorang pemasar dengan strategi blue ocean akan melihat kemungkinan-kemungkinan pelanggan baru yang saat ini tidak menjadi pelanggan di bisnis yang sedang umum.

Saya akan membawakan contoh strategi blue ocean yang terkenal di kelas-kelas sekolah bisnis: Gillette. Sebuah merk yang akrab di keseharian kita sebagai silet cukur yang praktis dan murah. Tahukah Anda bahwa budaya cukur-mencukur kumis dan jenggot masih menjadi lifestyle para bangsawan Amerika pada tahun 1900-an? Mungkin sekarang seperti hobi fotografi, bike to work, atau nge-gym di fitness centre terkenal di mal.

Di tahun 1900-an, industri cukur jenggot berbiaya sangat mahal karena: (1) harus dilakukan dengan skill khusus, (2) konstruksi silet yang besar dan mahal. Sehingga praktis, pelanggan di industri ini adalah para pekerja kerah putih dan memiliki income kelas menengah ke atas. Sebaliknya, yang bukan merupakan pelanggan di industri cukur-mencukur adalah pekerja ber-income rendah dan kaum perempuan.

Padahal, data menunjukkan potensi yang sangat besar dari non-pelanggan industri cukur-mencukur jenggot ini. 40% dari total populasi dilaporkan memiliki income yang rendah. Dua juta orang hidup tanpa memiliki pekerjaan tetap. Dan, sekitar 30 juta orang hidup di bawah garis kemiskinan.

Eliminate, Raise, Reduce, Create

Dalam melakukan analisis strategi blue ocean, empat elemen digunakan Gillette sebagai kerangka. Eliminate: Dalam hal ini, konstruksi silet yang berat harus dihilangkan agar lebih praktis. Raise: Tingkatkan faktor keamanan dan kemudahan agar orang bisa melakukan kegiatan cukur-mencukur sendiri tanpa harus pergi ke salon cukur. Reduce: Ukuran silet harus dikurangi, dan tentu saja harga agar bisa terjangkau kelas menengah ke bawah. Create: Bebas perawatan, bahkan kalau perlu sehabis pakai langsung dibuang saja; dan sisi fashion dan image untuk menciptakan gaya hidup baru.

Pada tahun 1903, Gillette menemukan sebuah silet cukur inovatif yang dinamakan safety razor with disposable blades yang bentuknya kira-kira mirip dengan sekarang. Gillette merubah model bisnis dengan mengubah bentuk silet cukur itu sendiri, antara lain:

  • Dari silet yang mahal ke silet yang murah
  • Dari silet yang berat dan berumur panjang ke silet yang ringan dan bisa dibuang
  • Dari silet yang berbahaya ke yang aman
  • Dari kegiatan yang sulit menjadi mudah

Dengan penemuannya yang inovatif inilah, Gillette sukses membuat pasar baru dengan pelanggan yang berlipat-lipat. Memang tidak mudah strategi ini karena dituntut pemikiran kreatif dan out of the box. Dan belum tentu produk sebuah pemikiran kreatif bisa diterima oleh pasar. Ambil contoh misalnya spidol (board marker). Meskipun dirasa inovatif, spidol yang bentuknya seperti bolpen (tanpa tutup, memiliki klip) masih tidak terlalu populer jika dibandingkan dengan spidol konvensional merk Snowman yang sering dipakai oleh dosen-dosen menulis di whiteboard itu.

*) Disarikan dari kuliah Operation & Supply Chain Management, studi kasus Gillette diambil dari sini.

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

3 thoughts

  1. Tapi bisnis ini bukan berarti nggak beresiko. Nemu ceruk yang baru itu risky, kita bisa ngelihat contoh sukses, tapi jarang ngelihat contoh gagal.

    Misal, Microsoft Bob, berusaha merengkuh ceruk pengguna komputer yang masih awam, tapi gagal total.

    Niche sendiri itu kadang tercipta dengan alami, karena lokasi geografis misalnya.

  2. dan pada saat gillette melakukan itu semua konsep blue ocean strategy itu belum ditulis oleh authornya

    tadi studi kasus itu tadi menurut sy ndak tepak blas

    kayak term word-of-mouth yang digembar-gemborkan orang pemasaran, sejatinya sudah dilakukan sejak dulu kala oleh banyak orang, lha kok diklaim sebagai cara pemasaran baru dengan nama wom xixix..

    cmiiw

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *