Simulasi, Mengapa?

Kuliah tadi malam adalah tentang simulasi dengan menggunakan metode Monte Carlo Simulation. Metode yang sangat populer, di jenjang S1 dulu, saya juga diajari proses simulasi dengan menggunakan software Crystall Ball.

Apa sih pentingnya simulasi? Mengapa kuliah manajemen bisnis merasa perlu memberikan ilmu kepada anak didiknya pelajaran simulasi?

Karena banyak keputusan yang didasarkan pada asumsi. Siapa yang tahu apa yang akan terjadi pada masa mendatang bukan? Siapa yang jamin harga saham akan turun jika instrumen-instrumen tertentu jatuh? Apa yang bisa kita lakukan hanyalah melakukan prediksi. Prediksi berhubungan erat probabilitas. Sedangkan probabilitas erat kaitannya dengan Statistik. Statistik, jika ditelaah lebih dalam, ternyata merupakan ilmu ramal ilmiah yang sangat mengerikan. Jika diberikan data yang komprehensif dengan pemodelan yang bagus, ia bisa digunakan untuk menerawang masa depan dengan tingkat akurasi yang bisa diukur.

Dan di sinilah simulasi bersandar. Simulasi adalah proses perumpamaan bagaimana jika kejadian di masa depan itu terjadi seperti yang diasumsikan, hasilnya seperti apa. Proses ini dilakukan berkali-kali dengan mengubah-ubah variabel input. Tentunya hasilnya juga berubah-ubah. Sampai titik ini, Statistik mulai berperan, semakin banyak uji coba peluang, maka distribusinya makin mendekati distribusi normal. Dan semua akademisi tahu bahwa distribusi normal memiliki kesaktian setingkat dukun untuk melakukan peramalan.

Ada perlu banyak data agar distribusi mendekati normal. Pada zaman dahulu kala, orang melemparkan dadu atau uang logam untuk melakukan simulasi peluang. Sekarang, komputer bisa menciptakan angka-angka yang benar-benar acak (random generator) dan bisa disuruh melakukan uji coba berkali-kali tanpa mengeluh dan dengan sangat cepat. Perangkat lunak sekelas Microsoft Excel saja sudah bisa membuat angka acak sehingga bisa melakukan simulasi juga dalam tingkat tertentu.

Apapun perangkat lunak yang diajarkan di sekolah, saya rasa intinya bukan mengajarkan kita bagaimana menggunakan perangkat tersebut, tetapi lebih ke filosofi dan pengertian simulasi itu sendiri. MS Excel, Crystall Ball, atau @RISK hanyalah perangkat (yang mahal) yang bisa membantu melakukan simulasi dengan cepat dengan laporan dan analisis yang sangat komprehensif. Jika kita telah mendapatkan ilmunya, dengan cara manual pun kita bisa melakukan simulasi dan meramal kejadian di masa depan seakurat dukun beranak.

*) Catatan kuliah, Decision Model under Uncertainty

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

5 thoughts

  1. Boss….

    Boleh minta cara penggunaan crystal ball (step by step)?? lagi nyari caranya, kemarin sempat diajarin dosen tpi cuma sekilas… lg mau itung VAR saham portfolio…

    Kalo ada boleh email ke bat_black09@yahoo.com

    Tks…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *