Solusi Alternatif untuk Sistem Enterprise

Ada kesalahan fatal yang dilakukan oleh sesepuh Open Source Indonesia, yaitu dengan memperkenalkan solusi Open Source sebagai solusi yang gratis. Padahal free sama sekali tidak sama dengan gratis. Karena gratis sama dengan murahan. Karena murahan sama dengan tidak berkualitas alias jelek. Padahal sama sekali tidak demikian.

Di sini saya ingin menyampaikan, bahwa solusi open source menjanjikan solusi alternatif untuk sistem-sistem propietary yang harga lisensinya hanya bisa dibeli oleh perusahaan-perusahaan besar. Ambil contoh sebuah sistem ERP propietary terkenal. Harga lisensi tiap usernya adalah USD 4000. Jika sistem ini digunakan oleh sepuluh user saja, maka uang yang harus digelontorkan adalah USD 40.000 atau sekitar Rp. 400.000.000. Bagi perusahaan berskala besar, uang segini kecil saja. Tapi buat perusahaan kecil hingga menengah, uang 40 juta saja bisa jadi sangat berarti. Padahal, kebutuhan backoffice perusahaan rata-rata sama.

Sistem Database

Di jajaran open source, ada MySQL dan PostgreSQL. MySQL sejatinya adalah kumpulan dari beberapa database engine. Yang terkenal adalah MyISAM dan InnoDB. MyISAM tidak memiliki konsep relasi yang kuat, tetapi performanya sangat cepat. Jika menginginkan struktur database yang relasinya kuat, bisa memakai PostgreSQL.

E-File Repository, Document Management, dan Document Collaboration

Produk yang sangat terkenal di bidang ini adalah Microsoft Office Sharepoint Server. Menurut saya, produk ini memang belum ada yang bisa menyamainya. Integrasinya dengan Microsoft Office adalah satu kekuatan yang sukar disamai.

Tetapi jika Anda hanya memerlukan sebuah sistem untuk:

  • Menyimpan dan membagi dokumen dalam satu sistem online dengan hak-hak akses tertentu
  • Berbagi dokumen dengan saling memberikan review, update, tugas, komentar, atau yang lazim disebut dengan Collaboration

Anda bisa menggunakan Alfresco yang jauh lebih murah daripada Sharepoint. Tentu saja, banyak keterbatasan-keterbatasan Alfresco jika dibandingkan secara langsung dengan Sharepoint, namun kebutuhan dasar Anda sudah sangat tercukupi tanpa harus menggelontorkan biaya percuma untuk investasi di Sharepoint.

Bussiness Inteligence Analysis, Monitoring, Reporting 

Ah, sistem ini, produk propietary-nya juga berharga selangit. Memang masuk akal, karena sistem seperti ini sangat dibutuhkan sebagai sistem Decision Support System (DSS) yang menentukan pengambilan keputusan dari pada petinggi manajemen perusahaan. Anda bisa membeli lisensi Oracle BI atau Microsoft BI untuk itu.

Namun demikian, dengan harga yang sepersekian lebih hemat daripada dua produk itu, Pentaho menawarkan sesuatu yang bisa dipakai untuk mendukung pengambilan keputusan. Dashboard monitoring, bussiness analytical report, dan laporan-laporan per periode yang diperlukan. Pentaho bisa menawarkan harga yang murah karena basis engine mereka adalah engine Open Source juga.

Portal

Ada banyak sekali pilihan portal yang Open Source. Untuk kebutuhan enterprise, saya rasa Joomla atau Liferay sudah sangat mencukupi. Bahkan jauh lebih unggul daripada portal Sharepoint.

Support/Dukungan Resmi

Memang inilah yang menyebabkan perusahaan besar tidak mau mengadopsi sistem open source dan memilih mengeluarkan biaya yang besar. Keunggulan produk propietary selalu menyediakan dukungan penuh 24 jam. Tiap kali ada masalah, mereka siap dipanggil.

Terlebih lagi, selain kosmetika produk yang menyulap produk-produk propietary menjadi secantik bidadari, fitur integrasi yang saling kait mengait antara produk satu dengan produk yang lain juga fitur yang sangat menarik. Tadi saya ambil contoh betapa mesranya hubungan MS Office dengan Sharepoint. Tinggal satu dua klik, dokumen bisa saling tersinkronisasi.

Produk-produk open source yang saya bahas tadi masih terpisah satu sama lain. Saya pikir ini adalah peluang yang sangat bagus bagi para enterpreneour. Jika ada yang bisa membundel paket Portal, Document Management, sekaligus Bussiness Intelligence-nya dalam satu paket yang saling terintegrasi, lalu layanan kepada perusahaan apa saja yang bisa mereka dapat dengan produk-produk tadi, sekaligus dengan layanan support, saya rasa akan banyak perusahaan skala kecil menengah yang ikut bisa menikmati sistem backoffice layaknya perusahaan besar tanpa harus mengeluarkan biaya yang terlalu besar.

Perlu tenaga ahli buat menggabungkan mereka? Hubungi saya, kekekekeke =)) *promosi mode: on*

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

6 thoughts

  1. “Free software” is a matter of liberty, not price. To understand the concept, you should think of “free” as in “free speech”, not as in “free beer”.

    Free software is a matter of the users’ freedom to run, copy, distribute, study, change and improve the software.

    Free as in Freedom…

  2. You underestimate the power of SharePoint, Galih.
    Sharepoint = Alfresco + Joomla + Office Integration + .NET Capabilities + Seamless integration with Microsoft-based Product that not only from MS (K2, Active Directory, Exchange, etc).

    Still, I’m trying to bundle up some BPM Solution with Open Source.

  3. @dnial:

    Produk yang sangat terkenal di bidang ini adalah Microsoft Office Sharepoint Server. Menurut saya, produk ini memang belum ada yang bisa menyamainya. Integrasinya dengan Microsoft Office adalah satu kekuatan yang sukar disamai.

    Apakah aku meremehkan Sharepoint? Sama sekali tidak. Dan di sini aku tidak menawarkan pengganti secara langsung, tetapi hanya menyampaikan bahwa ada alternatif-alternatif yang mungkin sudah cukup memenuhi kebutuhan dasar tanpa harus investasi terlalu besar di Sharepoint.

  4. Like making SVN and Alfresco work together as Joomla modules and insert plugin to OpenOffice.org so document can linked directly to SVN, Joomla and Alfresco?

    Good luck with that! 😛

  5. Yup. Makanya di paragraf terakhir aku bilang, ini bisa jadi adalah tantangan bagi perusahaan konsultan untuk memandang peluang ini. Usaha awalnya tentu saja, menggabungkan mereka dalam satu paket yang bisa diterapkan dalam kondisi perusahaan secara live. Dan tidak harus sesempurna Sharepoint karena itu akan berdarah-darah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *