Sang Pemburu Ganggang

FLICKR
Lokasi: Tepi Jembatan Lembu Peteng, Tulungagung, Jawa Timur
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mm VR | 1/1000 s | F/5.6
Yes! Akhirnya sampai waktunya buat upload foto-foto dari kampung halaman Tulungagung, Jawa Timur. Hehehe…
Suatu siang yang cukup terik, saya menyusuri tanggul sebelah barat kali Lembu Peteng dari arah selatan dan tertarik pada bunga ungu bermekaran dari tumbuhan Ganggang yang tumbuh subur di tepi sungai ini. Musim kemarau memang sedang meranggas. Bukan bunga Lotus yang saya temukan, tapi Ganggang.
Ketika saya sampai persis di seberang studio Radio Kembang Sore FM yang ada di sisi timur sungai, saya melihat beberapa bapak-bapak sedang asyik kungkum (Jawa: berendam) sambil mengepulkan asap rokoknya. Senjatanya adalah galah bambu panjang dan semacam jaring untuk wadah di sisinya. Saya tak tahu mereka mencari apa, mungkin cacing. Apapun yang mereka cari, saya telah siap dengan kamera tersambung lensa tele dari atas tanggul.
Saya tersenyum puas. Selamat bekerja, Sang Pemburu Ganggang… (saya namakan saja begitu biar lebih dramatis kesannya ^_^)
15 Comments
Anang
October 20, 2008hm.. indah sekali mas galih, ditambah dg narasi yg ditulis menambah emosi pembaca dalam menghayati karya seni ini. eh btw ak pernah lewat situ gak ya *mikir*
eh jangan2 lg nyari ikan, kodok, atau apalah itu, lih?
aRuL
October 20, 2008eh itu mencari ganggang yah? bukan eceng gondok? *btw sy juga ngak ngerti model ganggang itu seperti apa, eceng gondok juga
hehehe ngomong apa aku ni
*
det
October 21, 2008sat foto ini kok silau banget ya? apa memang kamu sengaja menampilkan suasana di kala itu?
Galih Satria
October 21, 2008#Anang:
Mungkin, kerjaan orang siapa tau? Cuma fotografer usil yang tanya-tanya bapak itu lagi ngapain, hehe
#aRuL:
Karena enceng gondok dan ganggang memiliki kekerabatan yang dekat, aku pilih ganggang meskipun kalau yang di foto itu lebih ke enceng gondok
Judulnya jadi nggak dramatis lagi dong? Sang Pemburu Enceng Gondok
#det:
Bukannya malah agak under? Kalau yang mbok maksud bagian bunganya, you’re exactly right. Baru sadar aku waktu ngedit foto ini kalau membuka diafragmanya terlalu lebar (F/5.6)
ryht
October 21, 2008Weleh… Aya aya wae ki milih judule..
Mekso… Ben akeh sing komen…
Karena memang itu bunga enceng gondok..
ulan
October 21, 2008sama nggak mas ganggang ama enceng gondok??
andy
October 21, 2008kalo ngambil fotonya diposisi yang kelihatan bagian sungai sebelah sana gimana ?lebih bagus gak ?
dnial
October 21, 2008Kenapa bukan Pendekar Pemetik Bunga atau Ksatria Enceng Gondok?
Lebih keren kan?
Galih Satria
October 21, 2008#ryht:
salah satu teknik penulisan bukan? pilihlah judul yang sedikit menggelitik dan mengundang tanda tanya pembaca.
#ulan:
Yaah… paling nggak mereka masih satu keluarga tumbuh-tumbuhan.
#andy:
menurut saya kurang bagus karena efek kecipak airnya tidak akan kelihatan. yang terlihat malah tanggulnya. kesan sungainya jadi hilang.
#dnial:
kamu yang terbaik kalau soal beginian, sobat =))
fifiani
October 21, 2008jadi pingin ke tempat yg banyak aernya….
mau moto air……^^
ndop
October 21, 2008kembang sore FM???!!!
waaa… aku seneng lagune…
Aping
October 22, 2008Hmmm kira2 buat apa yang enceng gondoknya…
Klo di daerahku sih dibuat alat-alat kerajinan …
okta sihotang
October 22, 2008ga usah itu pun ditaruh judulnya udah dramatis
tukang foto keliling
October 22, 2008always great!!!
cinker
October 24, 2008perasaan itu enceng gondok dech bukan gang-gang hahahaha……
)