Serunya Menjadi Pemuja Rahasia

Date September 12, 2008

Syahdan, waktu itu sepeda motor saya yang termasuk penyumbang terbesar polutan Jakarta sedang mogok. Saya harus naik metromini untuk berangkat ke kantor. 640 Pasar Minggu - Tanah Abang. Saya berdiri. Saya melihat ada seorang wanita berjilbab duduk dengan tenangnya di arah jam 2 saya.

Perdatam, Patung Pancoran, Surveyor Indonesia, Perempatan Kuningan. Saya tahu Metromini tak pernah berjalan lambat di depan Wisma Mulia, jadi saya turun di halte YTKI. Waktu itu hari masih pagi dan saya dengan riang gembiranya menyusuri trotoar seperti anak SD yang akan mengalami tahun ajaran baru-nya.

Saya agak tertegun menyadari kalau wanita yang saya sempat saya lirik ujung lipatan jilbabnya tadi turun tepat di depan Wisma Mulia. Oh anak Telkomsel kali, pikir saya waktu masuk lift.

Siapa sangka kalau ternyata ia sekantor dengan saya. Beda departemen, beda “kasta”. Wah-wah-wah… ini penyakit lama pemuja rahasia bisa kambuh lagi. Saya mulai diam-diam suka perhatikan ujung lipatan jilbabnya yang terlipat manis dan pas sekali. Saya menyebutnya anggun. Tak akan lebih dari itu, saya tersenyum dalam diam. :)

Bonus: Secret Admirer, Pemuja Rahasia

15 Responses to “Serunya Menjadi Pemuja Rahasia”

  1. kholis said:

    wah2…mas galih ini.
    udah kenalan blum mas? :P

  2. Anang said:

    wanita berjilbab bikin hatiku mak seerrrr lih……

  3. det said:

    kadang wanita memang cukup dikagumi dari jauh, tanpa harus dikenal..

    begitu sudah kenal, tidak jarang kekaguman itu justru akan lenyap.. sirna..

    sebagai wujud kekaguman, saya usahakan selalu mendapatkan fotonya. wajahnya, atau bagian tertentu dari tubuhnya yang saya kagumi

    :mrgreen:

    SecretAdmirer6969

  4. aRuL said:

    wah ….. bisa jadi
    sy juga nih ketemu teman lama yang berjilbab, subhanallah tertutup… :)

  5. ryht said:

    Woh… Ati” mas…
    Kalo begini terus anda tidak akan bisa melengkapi kehidupan anda…

    Apa selamanya anda akan men-jomblo?

    Cinta atau kekaguman?

  6. Nike said:

    uhuk-uhuk….

    Ayo kenalan Lih, siapa tahu jodohnya :p

  7. Galih Satria said:

    #kholis, Nike:
    Mmm.. basically udah kenal, ngomong sepatah dua patah kata juga pernah. :)

    #det:
    setuju. pengalaman pribadi? :P

    #ryht:
    Mungkin lebih tepatnya… kekaguman. Karena cinta sejati tak pernah datang dari luapan perasaan sesaat.

  8. Hedi said:

    udah…langsung sikat, Lih… ;))

  9. ndop said:

    ajak tarowih bareng lih… hehehe…

  10. Donny Reza said:

    Dan … kenapa saat itu kamera mu tidak digunakan? :p

  11. Tuts said:

    sepertinya aku tau siapa yg dimaksud ;))

  12. Web Logs, The Notes » Pemuja Rahasia said:

    […] Sebenarnya ditulis karena membaca tulisan mas galih dalam “Serunya Menjadi Pemuja Rahasia“. […]

  13. herlan m said:

    dari temen jadi Demen,,,,,,,,,,,,,,

  14. [PR] Sepuluh Fakta Tentang Saya | – A New Day Has Come said:

    […] kan kita bermimpi? Meskipun cinta tidak cukup hanya dari sekadar penampilan fisik belaka. Walaupun pujaan rahasia terakhir saya agak berbeda dengan trinitas tersebut, tapi kerudung adalah suatu hal yang pasti membuat hati saya […]

  15. soulh said:

    pengalaman pribadi ?

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>