Amal Jariyah: Ilmu yang Bermanfaat
“Jika anak Adam meninggal, maka amalnya terputus kecuali dari tiga perkara, sedekah jariyah (wakaf), ilmu yang bermanfaat, dan anak shaleh yang berdoa kepadanya.†(HR Muslim). [google citation]
Saya selalu membayangkan, berapa amal jariyah yang telah dimiliki oleh para pengajar. Siapa dulu yang mengajari Anda perkalian dan pembagian? Bukankah ilmu ini pasti bermanfaat bagi kehidupan Anda? Beruntunglah kita yang dikaruniai ilmu pengetahuan. Kita diberi amanah sekaligus kesempatan untuk mengamalkan ilmu agar bermanfaat dan oleh karenanya kita mendapatkan pahala yang tak akan pernah terputus.
Hadist inilah yang selalu mengingatkan dan memotivasi saya ketika malas membuat tutorial, ketika karya teks saya dibajak orang lain, ketika saya dituduh membajak karya orang padahal itu adalah karya saya sendiri karena si penuduh tahu lebih dulu karya tersebut dari tempat lain. Bukankah semakin tersebar luas, kesempatan untuk ilmu yang telah saya bagi untuk menjadi bermanfaat semakin besar? Ilmu yang dikaruniakan kepada kita, selain sebagai karunia, juga sebagai amanah Tuhan kepada manusia apakah ilmu tersebut bermanfaat atau tidak.
Sudahkah ilmu Anda bermanfaat bagi orang lain hari ini?
Macam-Macam Kijang Kapsul
Saya bukanlah penggemar otomotif dan tidak mengerti permesinan mobil sama sekali. Saya hanya bisa menjalankannya saja. Kalau rusak ya… bawa ke bengkel. Kalau kotor ya… dibawa ke tukang cuci mobil. Malas bener yak, hahaha… yang paling cerewet soal bersih-bersih mobil ya ayah tersayang — si empunya mobil. Namun gara-gara berburu mobil buatan Toyota ini beberapa waktu lalu, saya jadi sedikit tahu detail mobil keluarga ini.
Oke, mulai dari generasi Kijang sendiri. Paling tidak ada empat generasi, yaitu kotak, agak kotak, kapsul, lalu innova. Hehe, ini pembagian generasi versi saya sendiri. Versi yang lebih benar ada di wikipedia ) Nah, buruan saya kemarin adalah Kijang versi Kapsul (New Kijang). Generasi ini diproduksi sekitar tahun 1997-2003. Tahun 2004 sampai sekarang adalah generasinya Innova — yang menurut saya tidak sesuai dengan filosofi Kijang itu sendiri (mungkin paksaan pasar dan desakan mobil built-up kali ya?).
Kijang Kapsul sendiri paling tidak dibatasi oleh dua bagian besar, sebelum tahun 2000 dan sesudah. Generasi sebelum tahun 2000 menggunakan karburator sebagai pencampur bensin dan udara, sedangkan setelah tahun 2000 mengganti karburator dengan teknologi bernama Electronic Fuel Injection (EFI). Warna-warna metalik seperti silver dan krem metalik juga mulai muncul setelah tahun 2000.
Dari kapasitas mesin, ada dua versi juga, yaitu 1.8 (1800 cc) dan 2.0 (2000 cc). Versi 1.8 adalah yang paling dicari orang sedangkan karena terkenal irit bahan bakar. Versi 2.0 agak gagal di pasaran karena boros. Saya sendiri sudah merasakan hehehe… Kalau dulu waktu pakai Suzuki Carry tahun 1992, Rp. 50.000 sudah bisa turing keliling antar kota (Tulungagung – Surabaya PP cuma makan Rp. 100.000 bensin), Kijang 2.0 hanya bisa buat keliling dalam kota saja. Satu liter hanya bisa untuk 9-10 km saja.
Secara kasta, Kijang memiliki banyak sekali versi. Kasta ini sering ditunjukkan oleh huruf-huruf di kap belakang pojok kiri bawah dengan font yang khas. Versi-versi itu antara lain:
(1) Versi Pendek (short). Versi ini pendek. Ditandai dengan huruf pertama S. Kursi belakang menghadap ke samping. (2) Versi Panjang (long). Ditandai dengan huruf pertama L. Kursi belakang menghadap kedepan. Versi ini dibagi lagi dalam tiga subkasta:
- yX: paling minimalis, tanpa AC, power steering, power window, dan asesoris lainnya. Kalau sudah pernah nyetir pakai power steering, bakalan berkeringat kalau nyetir mobil tanpa power steering.
- ySX: versi lumayan, ada AC dan sistem audio.
- yGX: versi mewah, AC-nya sudah double blower, power steering, power window, ada sistem audio, wiper depan belakang, dan lengkap dengan lampu kabut.
- Krista: versi yang paling mewah. Ditandai dengan corak strip sporty pada body bagian bawah. Mirip dengan Daihatsu Taruna generasi CSX (tahun 2002 ke atas).
Huruf y menunjukkan panjang pendeknya (S atau L). Misalnya, tulisan di pojok kiri bawah kap belakang mobil adalah LGX 2.0 EFI, artinya ia adalah Kijang versi panjang, asesoris lengkap, dan memakai teknologi EFI.
Pada dasarnya, bentuk dan ukuran Kijang Kapsul dari tahun ke tahun adalah sama. Orang awam sulit membedakan sebuah Kijang Kapsul berasal dari tahun berapa. Namun ada beberapa ciri-ciri kecil yang membedakanya dari tahun ke tahun. Misalnya dari tutup radiator di bawah kap mesin depan, bentuk spion, dan lampu belakang. Generasi terakhir Kijang Kapsul (2003-2004) memiliki ornamen hiasan berbentuk segitiga di lampu belakang.
Sampai saat ini, reputasi Toyota Kijang masih sangat kuat di benak konsumen sebagai mobil keluarga yang nyaman (top of mind). Harganya sangat stabil. Generasi yang paling sukses menurut saya adalah generasi Grand Kijang (Kijang Kotak KF-42). Waktu diluncurkan, generasi ini sukses menghajar Suzuki Carry yang pada waktu itu menjadi market leader. Mulai saat itulah, konsep station wagon tanpa kepala ala Carry ditinggalkan dan berubah menjadi mobil berkepala seperti Kijang hingga sekarang.
Desperado (Dalam Terjemahan Bebas)
Desperado,
Mengapa kamu tidak segera sadar?
Bahwa kini kau telah lama keluar dari jalan yang kau tempuh
Kau memang orang yang keras hati,
tetapi aku tahu kau begini karena punya alasan sendiri
Tapi bagaimanapun juga, apa yang menyenangkanmu itu dapat melukaimu
Janganlah melukis harapan tentang pujaan hatimu, kawan
Dia akan melukaimu kalau ia bisa
Kau tahu, ratu hati selalu menjadi taruhan terbaikmuSekarang sepertinya,
semua yang terbaik telah dihamparkan didepanmu
Tapi engkau hanya menginginkan dia yang tak mungkin kau dapatDesperado,
Kau tidaklah akan bertambah muda
Luka dan jiwa kosongmu akan mengantarkanmu pulang
Kebebasan…. oh kebebasan…
Itulah yang dibicarakan orang (terhadap sendirimu)
Tapi penjaramu adalah melalui dunia ini dalam kesendirianTidakkah kakimu merasa dingin ketika musim dingin?
Langit tidak akan bersalju dan matahari tidak akan bersinar
Sulit mengatakan waktu malam ketika siang
(akhirnya) kau kehilangan emosi
Bukankah lucu ketika menyadari bagaimana perasaanmu tiba-tiba sirna?Desperado,
Kendapa engkau tidak kunjung sadar?
Turunlah dari tanggamu, buka gerbang hatimu
Di luar mungkin hujan,
Namun akan ada pelangi di atasmu
Sebaiknya kau membiarkan seseorang mencintaimu dengan tulus
sebelum semua telah terlambat…
Dari lagu Desperado yang dinyanyikan oleh Eagles. Lagu yang sangat sarat makna bagi saya. Saya sering menyanyikan lagu ini dengan gitar ketika sedang sendirian. Dulu, ketika patah hati, lagu ini adalah salah satu lagu yang menemani saya selain Heaven Knows milik Rick Price.
Bagian yang paling saya suka dari syair ini adalah:
Some fine things have been laid upon your table, but you only want the ones that you can’t get …
Saya rasa cinta itu posesif sekaligus egois, oleh karena itulah kenapa orang yang sedang patah hati tak kunjung sembuh ketika apa yang sangat diinginkannya tidak bisa ia dapatkan. Syair ini begitu mengerti keadaan orang yang sedang patah hati. Bercerita tentang kebebasan ketika sendirian, sekaligus penjara kebebasan adalah kesendirian itu sendiri. Di akhir syair, ada nasihat yang dalam untuk membuka kembali pintu dan melihat keadaan di luar dan membiarkan seseorang yang tepat untuk mencintai secara tulus.
Benar-benar dalam!
PS: Maaf jika translasi saya salah. Namanya juga tafsir bebas, hehehe…
Melamun
FLICKR
Lokasi: Kota Wisata Cibubur, Jawa Barat
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mm VR
Saya hanya sekadar mengikuti insting. Insting yang cukup peka terhadap kehadiran gadis berkulit putih dan memakai kerudung. Ia adalah penjaja cincin perak yang ada di sudut Kampung Cina, Kota Wisata Cibubur. Karena tak ada pembeli ia diam saja melamun sambil menunduk. Karena asyik melamun, ia tidak menyadari kalau dari jauh saya sudah mengangkat kamera dan siap dalam posisi tembak.
Ia baru sadar sesaat setelah saya menekan tombol shutter. Ia menoleh dan melemparkan pandangan acuhnya dan segera menoleh ke arah lain dimana lensa saya tak mampu menjangkau wajahnya. Saya bahkan bisa menebak apa yang ada di kepalanya, “hanya seorang fotografer yang aneh…”
Status Message Yahoo! Messenger
Apa tema status message Anda ketika Anda sedang online di Y!M? Ternyata mencermati status message kawan-kawan di friend list Pidgin saya menarik juga. Ada yang lucu, sedih, usil, kreatif, bosan, dan segudang emosi yang lain. Ada pula yang mengutip syair lagu (saya paling sering menggunakan ini). Mari saya daftar hasil snapshot saya tadi siang.
gut lak 4 your 1st day training today dear — hmm… tampaknya semacam dorongan semangat kepada sang kekasih. good status.
manic monday — sepertinya programmer yang sedang stres saja. biasa programmer, kalau sedang stres statusnya aneh-aneh.
maafkan jika mbuatmu terluka,,,, — aih, aih… romantisnyah… sayangnya sang fans harus kecewa kali ini karena dia harus terluka.
bagaimana bs kau hadir di mimpiku….pdhl… — ah, satu lagi status romantis. sepertinya nona ini sedang bingung terhadap perasaannya sendiri.
the clock is ticking :-s — seorang pekerja keras sedang dikejar deadline, mungkin?
Dasar pembalap AMATIR, mobil diem kok ditabrak, nabraknya milih lagi — Naah, kalau ini pasti pendukung Kimi Raikonnen yang ditabrak Lewis Hamilton di pitstop di GP Kanada kemarin.
Turut berduka cita — status yang simpatik.
[feel like] walking dead-body — hmm pasti dia sedang tidak enak badan.
what to do : report, materi siaran, meeting — pekerja keras yang sedang sibuk. Sepertinya hari ini adalah hari yang berat baginya.
Yesterday is history, tomorrow is a mystery – ada fans Aristoteles ternyata. Filosofis banget statusnya )
wrong call… .. — ngg… sedang mengharapkan telepon dari pacar mungkin? atau bukan?
everything will be alright.. — sedang menghibur diri sendiri )
cinta adalah perumpamaan bagi keterbatasan (cut) – ada kutipan yang menarik dari Imam Al-Ghazali, sayangnya capture-an saya terpotong
cuapeknya pool hari ini meski masih ada… — hmm… hari yang juga sibuk baginya
miss my hon… but we are busy .. — nah, nah, kalo ini pasti dari orang yang baru jadian. masih romantis-romantisnya. dinikmati dulu selagi masih bisa ya neng
Apa status message Y!M Anda hari ini? Tadi saya sempat pasang status message yang berbau SARA:
senyume yik.. muanisseeeeee [ternyata meduro iku ayu-ayu yo?] (senyumnya, kawan… manis sekali [ternyata (orang) madura itu cantik-cantik ya?])
Dan akibatnya, sahabat saya yang notabene Madura asli mencak-mencak. ) No hurt feeling mas bud, pancen areke ayu kok. )
Penghargaan Arti Sebuah Kebersamaan
Sudah lama saya tidak login ke friendster dan berjalan-jalan dari satu profil ke profil teman-teman saya yang cantik-cantik. As you know, friendster adalah halaman terbaik untuk menampilkan diri sebaik-baiknya lewat foto dan testimonial.
Nah, saya akhirnya tiba pada sebuah foto yang menampilkan display kedatangan pesawat di sebuah bandara. Semua maskapai yang tercantum di situ adalah maskapai penerbangan asing seperti Singapore Airlines, Cathay Pacific, dan Thailand Airways. Kecuali satu: Garuda Indonesia Airlines. Tampaknya itu adalah bandara di luar Indonesia (saya tak menemukan Sriwijaya Air atau Batavia Air di sana, hahaha…). Foto tersebut memiliki caption…
Agar nanti bila bertemu bisa menghargai arti sebuah kebersamaan
Ah… menyentuh sekali.
Well… anyway… kita sebagai manusia memang seringkali melupakan untuk bersyukur, bahwa ada banyak sekali karunia yang diberikan kepada kita. Termasuk karunia orang-orang terkasih yang bersama kita. Ketika masih bisa bersama-sama, kita sering menyepelekan arti sebuah kebersamaan. Kita sok merasa tidak butuh. Sok merasa tidak cinta, acuh tak acuh. Kita tak pernah menghargai keberadaannya, bahkan bisa jadi kita berkata, “Aku tak pernah bisa berpikir kalau aku cinta dan butuh dia.”
Ketika keberadaannya tiada — katakanlah dipisahkan jarak, saat itulah kita menyadari bahwa ternyata kehadirannya begitu berarti.
Nona yang sedang terpisah dengan sang kekasih yang memotret papan kedatangan di bandara itu mungkin sedang berinstrospeksi. Agar ia lebih menyadari dan menghargai kehadiran sang kekasih di sisinya ketika sedang terpisah oleh jarak. Mungkin ia sadar, bahwa orang hanya bisa bisa menghargai arti memiliki ketika ia sudah tidak memilikinya lagi. Agar nanti ketika berkumpul kembali, ia bisa mencintai dan menghargai sang kekasih lebih dari sebelumnya.
Jadi bagaimana kita sebenarnya menarik sisi dan nilai positif dari apa yang sedang kita alami dan menariknya menjadi sebuah pelajaran berharga. Bukankah kita tidak bisa mendapatkan semua yang kita inginkan agar bisa mensyukuri apa yang telah kita dapat?
PS: Salam hormat saya untuk nona yang memotret foto dan memberi caption yang begitu menyentuh.
Menikah: Woro dan Farid
FLICKR
Lokasi: Halaman depan FK UI, Jakarta Pusat
Nikon D40 | Nikkor AF-S 55-200mm VR | Adobe Photoshop CS 3
Apa jadinya kalau dunia komputer informatika dipasangkan dengan dunia kedokteran? Inilah hasilnya: sebuah pernikahan antara M Farid Taufiqurrahman, S.Kom S.T dengan dr. Woro Hastiningsih (maaf kalau salah menyebut gelar ) pada tanggal 26 Juni 2008 di Tulungagung.
Good guy is for the good girl. Pasangan yang sempurna. Nyaris tanpa cacat cela di pribadi keduanya. Farid, saya kenal sejak SMA, adalah siswa terbaik SMAN 01 Boyolangu Tulungagung angkatan 1999-2002, langganan peringkat pertama paralel sejak kelas 1 hingga kelas 3. Mewakili Indonesia dalam tim Olimpiade Kimia Internasional di Belanda pada masa akhir masa SMU-nya dan melanjutkan ke jurusan Teknik Informatika ITB pada tahun 2002. Lulusan cum laude ITB 2006 ini sekarang bekerja di LintasArta di bilangan Thamrin Jakarta. Kalem, cerdas luar biasa, cepat dalam menyerap pengetahuan, rendah hati, dan lurus taat dalam jalan Islam.
Woro sendiri saya kenal sejak SMP (SLTP Negeri 02 Tulungagung). Sebagai salah satu siswa lulusan terbaik SMUBOY, ia melanjutkan S1-nya di Pendidikan Dokter FKUI yang pada waktu itu terkenal sangat sulit ditembus oleh peserta SPMB. Ramah, murah senyum, pintar memasak, rendah hati, dan ia adalah akhwat yang berpandangan luas bukan fanatik sempit.
Sejak kapan bunga cinta bersemi di hati keduanya, saya tidak tahu. Mereka sangat pandai menyembunyikan putik-putik cinta yang sedang bermekaran di depan wartawan-wartawan gosip (baca: teman-teman termasuk saya). Selayaknya tidak pernah terjadi apa-apa di antara keduanya kecuali hanyalah berteman baik. Jika ditanya soal siapa calon mereka, mereka dengan lihai mengelak dan berkeras untuk sama sekali tidak memberikan petunjuk sekecil apapun.
Namun bukankah sepandai-pandai tupai melompat akhirnya jatuh juga? Saya mulai curiga atas hubungan keduanya ketika mendengar Woro memanggil Farid dengan sebutan “Mas Farid”. Dan Farid begitu hafal sudut-sudut apartemen Woro. Pikiran usil saya terusik, “Pasti ada apa-apanya ini.” Akhirnya suatu hari mereka mengaku bahwa mereka adalah pasangan calon suami-isteri dan bersikeras menyuruh saya untuk tutup mulut. Bahkan mereka melarang saya membuat postingan ini kalau mereka belum sebar undangan pernikahannya. Karena kemarin saya mendapat SMS dari Woro, “Le (kependekan dari thole — panggilan khusus Bulik Woro kepada saya), kapan arep njupuk undanganmu?” akhirnya saya bisa juga publish tulisan ini. Hehehe…
Semoga acaranya lancar tiada aral yang melintang. Selamat menempuh hidup baru yang penuh cinta kasih yang diridhai Allah SWT, kawan. Semoga keluarga yang kalian bangun langgeng dan utuh selama-lamanya, dikaruniai anak yang berbakti kepada orang tua dan membanggakan orang tuanya, keluarga yang sakinah, mawadah, dan warahmah. Amin, ya rabbal ‘alamiin…
Comments