Wanita di Mata Mahapatih Gajah Mada

Posted by: on May 27, 2008 | 125 Comments

Untuk mewujudkan keinginanku atas Majapahit yang besar, aku bersumpah akan menjauhi hamukti wiwaha sebelum cita-citaku dan cita-cita kita bersama itu terwujud. Aku tidak akan bersenang-senang dahulu. Aku akan tetap berprihatin dalam puasa tanpa ujung semata-mata demi kebesaran Majapahit. Aku bersumpah untuk tidak beristirahat. Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasek, sama ingsun amukti palapa.

Mengerikan betul sumpah yang diucapkan Gajah Mada di depan Bale Manguntur ketika dilakukan pelantikannya menjadi Sang Mahapatih Majapahit mendampingi Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardhani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa. Sumpah ini kemudian terkenal dengan Sumpah Palapa. Bagaimana tidak, negarawan sejati ini bersumpah tidak akan bersenang-senang dalam puasa tanpa ujung sebelum seluruh Nusantara berada di bawah kebesaran Majapahit.

Membaca biografinya yang ditulis dalam bentuk novel sejarah oleh Langit Kresna Hadi (Gajah Mada: Hamukti Palapa, Solo: Tiga Serangkai), terbayang di benak saya figur seorang Gajah Mada yang baginya kepentingan negara ditempatkan diatas kepentingan pribadi dan kelompok. Ia rela membunuh bibit-bibit yang bisa mengacaukan langgengnya pemerintahan kelak. Bahkan kalau perlu, ia bisa mencabut nyawanya sendiri demi kepentingan negara. Saya menduga, kasus Perang Bubat diujung kejayaan Majapahit yang merenggangkan hubungannya dengan Prabu Brawijaya juga didasari oleh kepentingan negara tersebut.

Satu pertanyaan penting di benak saya ketika menyusuri figur Gajah Mada. Apa yang menyebabkan Gajah Mada mampu mengemban sumpahnya? Konsep dan prinsip hidup seperti apa yang mendasari Gajah Mada bersumpah seperti itu? Mungkin salah satu sebabnya bisa dipetik dari konsep anehnya mengenai Wanita. Berikut kutipan dialog antara Gajah Mada dengan Mahapatih Arya Tadah tentang isteri. Meskipun ini hanya rekaan fiksi, tetapi tentunya Pak Langit telah melakukan riset sehingga konsep Gajah Mada tentang wanita sangat masuk akal dengan sumpah palapa-nya.

“Perempuan adalah sumber kelemahan bagiku, Paman! Yang jika aku layani, akan menjadi penghambat semua gerak langkahku. Ke depan, aku tak ingin terganggu oleh hal sekecil apapun. Padahal, ke depan, Majapahit membutuhkan para lelaki perkasa, membutuhkan laki-laki yang tangguh, tidak takut darah tumpah dari tubuhnya, dibutuhkan laki-laki pilih tanding yang berani berkorban dan tidak terikat oleh waktu”. Bagaimana seorang laki-laki bisa bebas dan berani meluaskan wilayah Majapahit, yang untuk keperluan itu mungkin harus dengan pergi bertahun-tahun jika ia terikat oleh seorang isteri, terikat oleh anak atau keluarga. “Bagaimana aku bisa mewujudkan semua impianku itu jika aku terganggu makhluk perempuan bernama isteri, yang merengek merajuk. Isteri atau perempuan bagiku tidak ubahnya rasa lapar dan haus yang harus dilawan.”

Waktu saya membaca paragraf ini saya terhenyak. Saya sangat terkesan dengan prinsip Gajah Mada itu. Dan ketika saya lupa untuk mereview buku ini, kesan ini perlahan mengendap dan diganti oleh lembar-lembar buku yang saya baca berikutnya, sampai saya membaca buku Musashi karangan Eiji Yoshikawa. Musashi, dalam menempuh Jalan Pedang, ternyata memiliki prinsip tentang perempuan yang mirip dengan Gajah Mada. Dan itu membuat saya kembali membuka buku Gajah Mada dan menulis apa yang dulu ingin saya tulis di sini. Tentang konsep Musashi, saya akan menulisnya terpisah, setelah ini. :)

125 Comments

  1. ndop
    May 28, 2008

    bahasanya mbulet apa tidak bos novelnya???

    Reply
  2. cinker
    May 28, 2008

    bagi gw perempuan jg sumber kelemahan gw…! “gaya gw lagi” heeeheeeheeeheeehee…..

    Reply
  3. Galih Satria
    May 28, 2008

    #ndop:
    sama sekali nggak. meskipun secara alur kurang greget, tapi lumayan lah buat bacaan ringan.

    #cinker:
    serius nih? ;)

    Reply
  4. cipluk
    May 28, 2008

    wah kayaknya prinsipnya sudah mengendap dihati yo mas?? jangan-jangan sekarang sudah tidak tertarik sama yang namanya wanita..

    Reply
  5. Galih Satria
    May 28, 2008

    #cipluk:
    mengendap sih nggak. cuma lagi capek aja. percum tak bergun. gagal maning gagal maning son… :)

    Reply
  6. dnial
    May 28, 2008

    Baru baca buku pertama. Buku selanjutnya ntar saja.

    Aku rasa wajar di jaman patriarkis seperti itu Gajahmada memandang remeh wanita. Hanya Ken Dedes wanita di jaman itu yang dihormati, itu pun karena adanya ramalan bahwa dari rahimnya akan muncul raja-raja Jawa.

    Segala sesuatu itu sama persis yang kita lihat. Kalau kita melihat wanita(atau pria) sebagai sumber masalah ya… begitu lah adanya. Juga kalau kita melihat mereka sebagai sumber inspirasi, pendukung di masa susah, ya begitulah adanya.

    *sok tahu mode:on*

    Reply
  7. tukang foto keliling
    May 28, 2008

    hmm…. ikutan komen ah,
    klo buat saya wanita itu segalanya :p
    bisa jadi masalah… bisa juga jadi tempat menyelesaikan masalah. Yang jelas bukan masalah kewanitaan whehe :)

    *wanita itu adalah ‘sesuatu’ yang mulia.
    Love u mom :)

    Reply
  8. natazya
    May 28, 2008

    bagus amat pendapatnya

    *dengan ironi…

    Reply
  9. nina
    June 2, 2008

    oalah buku ini to yang bikin mas galih wanita penghambat karir laki-laki

    tapi sebagai perempuan sendiri aku juga ngerasa gitu hehe ^__^

    biasanya klo suamiku keluar kota untuk sesuatu hal, pastinyalah diriku merengek atau malah ngintil he2

    tapi hidup tidak akan berwarna tanpa wanita
    kata masku makhluk paling memusingkan dan susah dimengerti

    selamat berjuang mengikuti sumpah palapnya mas galih
    wuehehehehe

    Reply
  10. seno
    August 28, 2008

    scr agama, adam jatuh dari surga karena hawa, nabi222 cowok kabeh, tapi orang sekelas alexander juga anti cewe, jengis khan punya anak buanyak, orang paling suci kristen juga tak bercewe, orang paling suci islam isterinya 8, menurutku sih yang alami-alami aja, orang jadi besar tak harus mengecilkan atau membesarkan toh pihak luar yang menilai. he..he..gue suka kalo gak nyambung

    Reply
  11. erick
    September 4, 2008

    sumpah yang bagus, dan memang terbukti oleh Patih Gajah Mada utk mempersatukan bangsa indonesia. tapi apakah bisa kita menerapkan pada jaman sekarang?
    semoga ada yg meniru dgn patih Gajah Mada. kalo saya kayaknya susah…xixixixixixixi

    Reply
  12. adi nugroho
    September 25, 2008

    Ya itulah gajah mada, wanita dinomor duakan. Tapi bukan berarti beliau tidak menghormati wanita. Coba liat dalam buku LKH, GM selalu datang kan dan gembira saat rekan-rekannya memilih jalan untuk berumah tangga, juga mendukung raja perempuan di Majapahit. Jangan lupa itu!!! Artinya gajah Mada sangat respek pada wanita so dia tidak patriarkhis kan. Pandangan seorang GM (tokoh paling monumental, superb raja-raja majapahit aja kalah) justru karena dia berperanan sebagai kstaria-brahmana, pengabdi rakyat dan negarawan sejati sekaligus sebagai spritualis sejati. Kesatuan ini membuat GM seimbang. Dalam pikirannya hanya rakyat dan persatuan nusantara melulu sehingga kita bisa menikmati negara hampir seluas eropa. Padahal saat ini wilayah NKRI masih lebih kecil lho dibanding majapahit dulu. So, untuk mempersatukan nusantara gak butuh banyak orang yang berlaku seperti GM, cukup satu aja dan mau serta ajeg/konsisten dengan misinya. Sebagai anak bangsa berani gak kita belajar dari semangat GM? Kita kan bisa buat usaha yang melanglang dunia dengan merek Made In Indonesia, bangga dengan produk sendiri. Berani?

    Reply
    • Gajah Mada
      June 7, 2013

      adi nugroho:
      elu kebanyakan bacot ya!
      emangnya elu udah berbuat apa untuk Indonesia?
      jangan hanya omongan, tapi perkataan

      Reply
  13. haya
    December 25, 2008

    cwe emang bisa jadi penghambat,gu akuib itu karena gu sbagai ce. ce susah di mengerti n banyak maunya ,,makanya gu gamaw merid ama cwe..he

    Reply
  14. suryo
    January 2, 2009

    gajah mada bukan hanya sebagai pahlawan di jaman majapahit tetapi layak untuk di jadikan guru dan panutan sepanjang jaman.knp?karena gajah mada mampu memegang janjinya sebagai seorang nasionalis sejati dan prajurit/panglima yang menjunjung tinggi sumpah nya tanpatergoyahkan iming iming apapun. termasuk wanita dan tahta.GAJAH MADA SIAPAUN,BAGAIMANAPUN DIA ADALAH ORANG YANG PERNAH BERJASA DALAM SEJARAH NUSANTARA.

    Reply
  15. AGUS
    January 8, 2009

    tak ubahnya seorang pahlawan dari medan perang.
    yang butuh minum/makan.
    semua manusia pastilah membutuhkan.
    itu kan gajah mada..
    he..he..
    sego pecel sek enak

    Reply
  16. Rio
    January 13, 2009

    komen ah..
    Gajah Mada sendiri lahir dari seorang perempuan (Ibu), kalau ngga ada Ibu mana mungkin Majapahit memiliki prajurit2 yang begitu banyak dan tangguh..
    Cukup Gajah Mada aja yang seperti itu.. :P
    Kita lihat sendiri Majapahit tidak kekal, soalnya tidak ada yang melanjutkan keturunan Gajah Mada, kalau saja Gajah Mada punya anak, siapa tahu Majapahit masih ada sampai sekarang.. setidaknya orang yang punya karakter yang mirip dimiliki Gajah Mada..

    Reply
  17. nanang sutrisno
    March 6, 2009

    Andai waktu itu dijawa sudah ada perempuan secantik dan seseksi angelina jolie , mungkin Gajah Mada akan berpikir 1000 kali untuk mengucapkan sumpah itu….

    Reply
  18. sera
    March 15, 2009

    Gajah Mada Punya Istri, ga cuma satu!!
    Referensi Misteri Moksa Gajah Mada:SIC, Surabaya
    Meskipun ada anggapan bahwa istri2 yang dinikahinya karena kawin politik, yang jelas Gajah Mada masih menghargai kaum perempuan. Pada jaman itu, perempuan justru punya nilai lebih selain sebagai alat politik yang paling damai dan handal. Bukannya Gajah Mada mengucapkan sumpah di depan Raja Tribhuwana Tunggadewi yang notabene seorang perempuan..
    Gajah Mada adalah gambaran sosok negarawan dan lelaki sejati, mungkin kalau beliaunya masih ada aku bisa jatuh hati, he he..

    Reply
  19. pandawa 5
    March 17, 2009

    Gajah Mada memang luar biasa…! Beliau bisa menyatukan Nusantara yang begitu luas dengan sumpah Palapanya. Jujur aja, aku kagum dengan sosok beliau. Walaupun mungkin beliau memiliki beberapa orang istri, tapi Gajah Mada bukan pria playboy karena jaman dulu belum ada istilah playboy. He..he..

    Reply
  20. Ukhti
    March 27, 2009

    Waduh..
    Kt itu harus puny prinsip bwt pegangan..
    Kl aq sih pegangnny alquran n sunnah,kan nikah itu mnympurnkn separuh agma..
    Kl gk ad wanita bgaimna bs nikah..
    Kecuali..
    (tafsrkn sendri)

    Reply
  21. Ki Ageng Mangir
    April 7, 2009

    BREAKING NEWS: Saat ini sedang dipersiapkan proses produksi Film Kolosal Layar Lebar dan Mega Sinetron dengan judul ‘MAHAPATIH GAJAH MADA’ produksi PT Tawi Nusantara Film – Pamulang bekerjasama dengan Kraton Tirto Wening – Cimone, dengan Sutradara Renny Masmada yang telah mempelajari Sejarah Mahapatih Gajah Mada selama 20 Tahun. Kini sudah bisa dilihat pembuatan setting & property-nya di lokasi shooting di Kp. Cogrek Ds. Peusar Kec. Panongan Cikupa-Tangerang. Mohon doa & restu. Terima kasih (PT TNF PUBLICATION DEPT)

    Reply
  22. mahapatih_mada
    April 21, 2009

    gw dah baca semua novel yg km review itu… itu karangannya LKH kan? asyik pokoknya tuh novel….. gw jamin…. nih sekarang gw lagi nunggu karya LKH berikutnya yg berjudul Perang Paragrek 2 (lanjutan gajah mada) dan novel Candi Murca 4.

    Reply
  23. Tian Saktiandy
    May 2, 2009

    Sebenarnya ada orang-orang seperti Gajah Mada (jika melihat apa yang ditulis panjenengan).

    Pada masa Orde Baru.
    Ada sekelompok orang yang notabene dia juga tokoh pergerakan tahun 1960.
    mereka mencoba menjadi penyeimbang bagi pemerintahan orde baru.
    Sampai-sampai beberapa tokoh utama dari mereka tidak menikah bahkan sampai meninggalnya.

    Sebenarnya, mereka bukan tidak ingin menikah, tapi memikirkan segala aspek jika harus menikah.
    kalau seandainya yang diserang adalah keluarga dalam hal ini istri atau anaknya, pastilah mereka akan melemah.
    kalau seandainya mereka meninggal dalam perjuangan, pastilah akan kasihan bagi keluarga yang ditinggalkan. karena dalam pergolakan politik atau revolusi, pihak lawan bisa menggunakan segala macam cara untuk melemahkan.

    Gajah Mada mungkin memikirkan hal itu.
    Wajar seorang Suami akan memikirkan keluarga saat di medan laga.
    untuk itu Gjah Mada memutuskan untuk menunda atau mengurangi kesenangan akan duniawi.

    itu sekilas Gambaran.
    bukan berarti dia membenci wanita, tapi melihat wanita pada posisi yang proporsional.

    Reply
  24. ADANK
    May 4, 2009

    Gajah Mada..figur cntoh..
    bkan masalah prcntaannya.. tp ada yg lbih jauh yg msti qta teladani..ada kalimat yg aku ingat. Lamun humus kala Nuantara,isun amukti palapa, lamun kala gurun, ring serang, ring bali,tumasik, sakmanak isun amulti palapa.. barangkali itu yg hrus dicntoh ole pr pemimpi Indonesia saat ini.

    Reply
  25. ADANK
    May 4, 2009

    salam buat Om ren yg dalam proses pembuatan Mega sinetron dan layar lebarnya.. “MAHAPATIH GAJAH MADA”
    aku BANGSAWAN DAHA, akan slalu mndukung prjuanganmu..
    sukses Om..

    Reply
  26. BAMBANG LECES
    May 13, 2009

    Gajah Mada itu Orang terhebat Indonesia Jadul, dan Bung Karno orang terhebat Indonesia Modern. Menurut saya, Gajah Mada itu dilahirkan dari Orang yang membuka hutan Tarik. dan semua sejarawan tahu yang membabat hutan Tarik itu Anak Buah Aria Wiraraja. Kemungkinan Salah seorang yang membuka hutan Tarik itu menikahi Putri Jawa setempat. dan melahirkan Gajah Mada. jadi Gajah Mada hasil percampuran etnis, dan dari tingkah lakunya jelas dia tidak berhak menjadi Raja Majapahit, meskipun kesempatan baginya sangat banyak. mungkin dia tahu bukan keturunan Biru dan bukan Orang Jawa tulen. Jadi Orang Jawa berdarah Birulah yang berhak untuk Menjadi Raja Majapahit. Pendapat saya itu Relevan dengan sekarang kan? Orang Jawa Superior, yang lain Minggir termasuk Orang Madura yang menjadi Bapak dari Gajah Mada. Itu perlu penelitian yang Empiris memang…..085655866799 bebas berpendapat asal dari Pikiran yang bersih untuk Kemajuan Bangsa Indonesia dan Bukti Sejarah buat Anak cucu kita.

    Reply
  27. BAMBANG LECES
    May 13, 2009

    Berandai andai boleh kan? Gajah Mada Junior akan mencaplok Timor Lorosae, Sipadan Ligitan, Pulau Pasir (Ashmore Reef), Kesultanan Sulu, Madagaskar, Sarawak Sabah, Pattani. Adakah Seorang Mahapatih Modern yang tidak Ikut Hiruk Pikuk Parpol dan hanya mempersatukan Nusantara.???…Itu bisa kalau Anda Pahlawan yang menjauhi Korupsi, Gelimang harta dan Jabatan, Iming iming Paha Putih Wanita, dan Berpuasa dari Nafsu Dunia. ada nggak ??? Tanya aja sama Rani Julianti Caddy di Padang Golf yang bertarif sejuta itu.

    Reply
  28. Pengagum Pemersatu Nusantara
    May 13, 2009

    Semoga Sang Mahapatih selalu abadi namanya…
    Dan nantinya akan lahir lagi (Gajah Mada)2x baru di bumi Nusantara yang kita cintai ini.
    Salam Wilwatikta…

    Reply
  29. Pengagum Pemersatu Nusantara
    May 13, 2009

    Jangan kaburkan sejarah……!!!!

    Jangan biarkan Sang Pemersatu menangis dalam keabadiannya…

    Wahai penerus Bumi Nusantara…

    Kembalilah engkau ke asal mulamu…

    Asal dari segala asa yang telah dicapai oleh Sang Pemersatu kita…

    Sang Pemersatu, Mahapatih Hamengkubhumi Kryan Gajah Mada…

    Reply
  30. Noone
    May 28, 2009

    BEner kah Gajah Mada tidak menikah ? barangkali benar… tapi bener kah dia tidak punya keturunan ? barangkali bener juga, tapi benerkah GM punya keturunan ? barngkali bener juga ya ? namanya juga cerita sejarah… tak ada yang bisa menjamin kebenerannya….jangan sejarah berabad yang lalu, sejarah setahun atau sebulan atau seminggu yang lalu aja membingungkan dan tak bisa dijamin kebenarannya ? contohnya sejarah beberapa mingu yang lalu di lapangan modernlan Tangerang kan ???
    Jadi mari kita cari alternatif cerita lain, yaitu GM yang memiliki keturunan… tapi disembunyikan… bg mn Pak LKH ? bisa kah dibuat ceritanya ??? hee..hee…seru kalil ya… ternyata GM punya keturunan, dan kesaktiannya menitis pada keturunannya itu, yang kelak menjadi Raja besar di Jawa juga….

    Selamat berkhayal…

    Slaam,
    Uthiz

    Reply
  31. roman
    June 17, 2009

    memang gajah mada seperti it.dan memang dr jaman dulu wanita it perusak.jadi kt harus memilijh2 wanita.jd panggl wanita aja kalau lg butuh.jgn mencintai dia tp manfaat kan dia ajah.soal y mereka sebener y di bawah laki2.kan bpak sbg kepala rumah tangga.bukan ibu.

    Reply
  32. kusuma
    June 25, 2009

    gajah mada hebat tp ada kelemahannya, tidka nikah jadi tidak ada keturunan yg mengakibatkan majapahit hancur. karean tidak ada keimbangan.
    suatu negara hebat jika ga ada geresi muda juga tidk berguna.
    kayak indonesia kb itu adalah suatu cara untuk memusnakan bangsa ini. maka hentikan kb. hanya kebodohan aja mau kb. suatu negar akuat jika penduduknya banyak. ga ada penduduk akan membuat negra jadi tidak kuat.

    Reply
  33. AGUNG BHAKTI
    June 26, 2009

    menrut saya INDONESIA saat ini membutuhkan seorang pemimpin seperti GAJAH MADA, mementingkan kepentingan bangsa dari pada kepentigan pribadi.

    Reply
  34. rahmat hamirudin
    July 1, 2009

    buat saya cinta itu bagaikan sebuah upil karena pertama-tana kita cari upil tersebut setelah dapat langsung di buang… ga mungkin kan upil harus disimpan… heeeee….. cuma bercanda ko jangan dimasukin ke hati ya yang membacanya

    Reply
  35. vhee
    July 9, 2009

    gajah mada akan selalu membekas dimata semua orang yang mengenal nya
    1 hal yang pasti…
    dalam peradaban qta saat ini, tidak ada seorang pun yang mampu menjadi dirinya
    dan pastinya hampir setengah dari qta yang ada malah melupakn sosok nya yang sangat berharga dibumi nusantara ini
    BHINEKA TUNGGAL IKA
    TAN HANA DHARMA MANGRWA………………………………

    Reply
  36. vhee
    July 9, 2009

    SALAM NUSANTARA……………………….
    GAJAH MADA……………….
    RENNY MASMADA…………………………

    CAYOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO……………………………………………………………………………….

    Reply
  37. Rezitiyo
    July 16, 2009

    Gajah mada poooll keren tp mungkin impoten ya???

    Reply
  38. adang_satria
    July 26, 2009

    OM RENY MAS MADA.. mdh2n Om gk lupa dngan yg satu ini..tmn2 dr sby prnh ikut dlm pembuatan Mega sinetron MAHAPATIH GAJAH MADA..(wlwpun gk ampe kelar).
    yg jlas pengrbanan qta gk main2..
    terbukti saudara2 qta artis pendukung:
    -ganes ( jayanegara remaja)
    -Edo (gendu sara)
    Endy imam mustofa ( KI PRAJAN )
    mereka tlah mninggal dunia pd saat shooting sedang berjalan..mudah2n Allah mnrma sgala amal ibadah mereka..dan diampuni sgala dosanya..amien.

    mdh2n Sinetron trsbt berjlan lncar, dan bs tayang. stdaknya bangsa indonesia ini bs belajar banyak dr sejarah bangsanya sendiri..

    Reply
  39. adang_satria
    July 26, 2009

    bangsa yg besar adalah bangsa yg tdk lupa dngn sejarah bangsanya sendiri…

    Reply
  40. novendri al ghazali
    August 20, 2009

    mudah2n film kita berjalan pak,mudah2n juga kita sukses bersama,ap pun yg dh terjadi kita hrus hdapi bersama……..

    Reply
  41. novendri al ghazali
    August 20, 2009

    noven juga salut sama smangat bapak yg g prnh ptus asa dlm melakukan suatu pkerjaan yg berat,bapak juga dah bnyk ngajarin kita semua tantang arti hidup yg disiplin,bapak juga guru wat kita semua noven slalu doa wat film kita ini,noven mu liat bapak seneng n bahagia bapak yg kuat y kita harus tunjukin ke orang2 yg dh berpikir negatif ke kita,ayo pak maju terus kita sllu dukung bapak ap pun yg trjadi……………………………………..

    Reply
  42. karen
    August 20, 2009

    saya dengar dr temen sy Gaja mada lahir di solo ,mohon pencerahan.

    Reply
  43. Imam Stats
    September 1, 2009

    Gajah mada memang orang, ia komit dengan cita – citanya. Saya yakin benar akan sumpahnya yang dahsyat itu, tetapi saya juga yakin bahwa ia setia dengan sumpahnya karena wanita. Memang dia tidak akan beristrei dahulu tetapi ia cukup dengan menganggungkan rajanya yakni Tribuana Tunggadewi yang cantik nan rupawan dan mengagumkan. Dia rela berpuasa tanpa putus demi untuk menjadi patih yang sukses menyatukan nusantara yang ujungnya akan senantiasa dekat ratu nan cantik itu. Okey

    Reply
  44. Jayarana
    September 8, 2009

    Kalau di cerna dari kidung sundayana yang dituliskan oleh Darmadyaksa (Bali) atas perintah Prabu Hayam Wuruk. Jelas disana tertulis saat para rombongan sunda memaki-maki Mahapatih Gajah Mada yang dianggap telah bermulut besar menipu orang-orang sunda.
    Dalam beberapa bait kidung yang artinya seperti ini :

    * Wahai Gajah Mada, apa maksudnya engkau bermulut besar terhadap kami? Kita ini sekarang ingin membawa Tuan Putri, sementara engkau menginginkan kami harus membawa bakti? Sama seperti dari Nusantara. Kita lain, kita orang Sunda, belum pernah kami kalah berperang.

    * Seakan-akan lupa engkau dahulu kala, ketika engkau berperang, bertempur di daerah-daerah pegunungan. Sungguh dahsyat peperangannya, diburu orang Jipang. Kemudian patih Sunda datang kembali dan bala tentaramu mundur.

    * Kedua mantrimu yang bernama Les dan Beleteng diparang dan mati. Pasukanmu bubar dan melarikan diri. Ada yang jatuh di jurang dan terkena duri-duri. Mereka mati bagaikan kera, siamang dan setan. Di mana-mana mereka merengek-rengek minta tetap hidup.

    Berarti sebelumnya Gajah Mada pernah gagal dlm misinya ingin menaklukan Galuh sebab dlm pertempuran melawan Galuh, Majapahit mengalami kekalahan. Dan Palagan Bubat menjadi saksi atas kelicikan dan kebiadaban Gajah Mada, seorang ksatria yang tidak terhormat.

    Reply
  45. Boyke
    September 8, 2009

    wakakakak… tapi sy ga yakin bener lah! gimanapun juga Gajah Mada itu manusia biasa, kecuali dia seorang yg tidak normal. Ya… bisa saja statusnya aja yang perjaka! Kalau bagi saya nih, kita boleh mengagumi beberapa tokoh sejarah tetapi bukan berarti mereka itu waow! yang segala-galanya sehingga kita melupakan kodrat2 kemanusiaan mereka. Coba kita berpikir secara logika saja jangan terpengaruh dengan lakon yang dihebatkan atau penjunjungan dari tokoh-tokoh tersebut.

    Reply
  46. dalem purwo
    September 17, 2009

    hemmmm. i think soo. best for you. saya adalah pengagum gajah mada, kapan kapan buat filemnya ya….

    Reply
  47. solorist
    September 21, 2009

    gajah mada adalah contoh produk manusia unggul pada jaman itu yang kalau ditelusuri ke arah barat ada pemikiran para filsuf barat yang mengkategorikan wanita sebagai bukan manusia tetapi makhkluk yang harus dihindari karena dianggap racun dunia. ini bisa ditarik dari kitab suci bahwa hawa atau evalah yang menjatuhkan adam yang akhirnya membawa umat manusia ke dalam dosa hingga saat ini.sehingga masuk akal bahwa pemikiran dan prinsip gajah mada tentang wanita adalah wajar karena terpengaruh oleh pola pikir saat itu yang mungkin saja didapat gajah mada dari para perantau dari barat seperti orang cina atau india yang telah lebih dahulu mengerti filsafat barat dan ajaran2 lainnya yang tentu sudah mulai masuk di nusantara oleh para pengembara dan pedagang dari barat.
    bagi saya prinsip gajah mada itu wajar tentang wanita, bahwa kadang-kadang kita laki2 mengalami wanita sebagai penghalang dalam banyak hal terutama dalam mengembangkan ambisi dan cita2 kita yang kelewat tinggi, apalagi bagi wanita jawa yang masih hidup dalam ketradisionalan tradisi dan status mereka dalam budaya jawa sebagai wani toto (berani diatur). oleh karna itu wanitajuga harus belajar dan berani melawan tradisi jawa yang kurang baik, dan jangan hanya berani diatur aja..
    bagi orang Lamaholot (Solor) suatu daerah jajahan gajah mada saat itu, gajah mada adalah sosok sakti (tokoh fiktif) yang dalam hikayat lamaholot dikenal juga dengan istilah kote bala yang menggambarkan sosok sakti mandraguna yang berasal dari langit..anak dewa..tidak perdulidia anak jawa, madura atau sumatera dan lain-lain,yang penting berkualitas dan hebat. pelajaran untuk orang jawa agar jangan sombong, jangan merasa indonesia adaah miliknya orang jawa saja, melainkan kita semua adalah anak bangsa indonesia yang lahir di tanah ini sebagai pewaris sah negeri ini, sehingga negeri ini bisa maju dan makmur kalau segala potensi dimanfaatkan dengan benar tanpa pandang bulu. mudah-mudahan ke depan negeri ini bisa maju.orang sunda jangan membenci gajah mada karena membunuh kakek dari raja siliwangi tetapi memaknai cerita sejarah ini sebagai pelajaran bahwa orang sunda ternyata berprinsip teguh dan memgangtinggi kehormatan dan harga diri, demikian juga orang jawa timur jangan merasa sombong atas kehebatan arek-arek jatim yang selalu memimpin negeri ini dari jaman sukarno sampai sby,tetapi meneladani prinsip gajah mada dengan sumpah palapanya sebagai tokoh bangsa yang mementingkan kepentingan negara dan bangsa di atas kepentingan pribadi, ingat bung hatta, baru menikah setelah indonesia merdeka di usia yang cukup tua..semogawasalam.

    Reply
  48. ungkapankoe
    September 25, 2009

    sekedar memberikan info bahwa telah terbit buku yang mengulas tentang identitas gajahmada coba cek di http://ungkapankoe.blogspot.com/2009/09/terungkapnya-identitas-gajahmada.html

    Reply
  49. wirasa kicik
    September 28, 2009

    Ki Patih Gajah Mada, Mahapatih kerajaan Majapahit yang terkenal dan sangat dikagumi , ternyata adalah murid dari KI Hanuraga, sesepuh Generasi III, Paiketan Paguron Suling Dewata .

    Menurut Parampara Perguruan Seruling Dewata, khususnya saat menceritakan kisah ketua angkatan ke III , Ki Hanuraga ( atau Ksatria Suling Gading ), tersirat kisah hidup Gajahmada . Gajahmada, lahir di desa Mada, Mada Karipura, beliau ditemukan sekarat oleh seorang Maha Yogi Ki Hanuraga, di Jawa Ki Hanuraga di kenal dengan nama Begawan Hanuraga sedangkan di Bali beliau dikenal dengan nama dengan sebutan Mahayogi Hanuraga ( Sesepuh Generasi III Perguruan Seruling Dewata )beliau menguasai 72 kitab pusaka yang mempelajari 72 ilmu silat dan diwarisi oleh sesepuh sesepuh sebelumnya seperti Ki Mudra dan Ki Madra sesepuh Generasi II, serta Ki Budhi Dharma sesepuh generasi I yang di diksa pada abad ke 5 – caka tahun ke 63 – bulan ke 11- hari ke 26 ( caka warsa 463 ). mengenai Gajahmada , diceritakan, bahwa Gajahmada kecil bernama I Dipa, dia memanggil Ki Hanuraga dengan sebutan Eyang Wungkuk, dan belajar ilmu kanuragan selama 5 tahun sambil mempelajari ilmu ketata Negaraan , I Dipa ( Gajah Mada Kecil ) adalah seorang yg tdk memiliki siapa-siapa ( sebatang kara ), sebagai pengembala kambing. Perkenalan Mahayogi Hanuraga dgn I Dipa ( Gajahmada ),terjadi saat Ki Hanuraga melakukan pengembaraan ke tiga kalinya mengelilingi Nusantara ( kala itu di sebut Nusa Ning Nusa ) , sebelum Mahayogi sakti ini kembali ke Pertapaan Candra Parwata di Gunung Batukaru di Bali ketika usia beliau sudah sepuh ( tua ), sesuai tradisi Perguruan sebagai seorang Mahayogi harus kembali ke pertapaan. Mahayogi Hanuraga menemukan Gajahmada, dipinggiran hutan dalam keadaan pingsan, antara hidup dan mati, karena kasihan Maha Yogi Ki Hanuraga mengobati dan menyembuhkan luka dalam Gajahmada. dari Ki Hanuraga-lah I Gajahmada, belajar ilmu silat dan kanuragan , serta mengajari ilmu Tata Negara dan tercatat sebagai siswa Paiketan Paguron Suling Dewata di bawah bimbingan langsung sesepuh Generasi III , Ki Hanuraga. Gajahmada Kecil sering di ejek oleh teman temannya, karena dia memiliki kuping yg lebih besar dari kuping orang normal, sehingga dia di panggil I Gajah dari Desa Mada. kelak semua tahu bahwa nama Gajahmada inilah yang akhirnya menjadi terkenal di seluruh Nusantara sebagai Mahapatih yang maha sakti. ( di sadur dari Majalah Watukaru , Majalah bulanan Perguruan Seruling Dewata, )

    berikut beberapa petikan yang diambil dari Parampara Perguruan mengenai Ki Gajahmada dan Ki Soma Kepakisan , seperti yang dituturkan oleh Ki Hanuraga atau Ksatria Suling gading , sesepuh Generasi Ke III, Perguruan Seruling Dewata .:

    Ki Gajahmada

    ini adalah pengembaraanku yang ketiga dan merupakan yang terakhir menjelajahi Nusantara. ketika aku melangkahkan kakiku dengan santai di pinggiran hutan dekat sebuah desa yang bernama desa Mada atau lengkapnya Madakaripura pada sebidang tanah datar pandangan mataku tertumbuk pada seorang anak yang sedang mengelepar bergulingan di tanah seperti sedang sekarat. aku segera melompat ringan dan setelah dekat ternyata seorang anak berusia sekitar empat belas tahunan. tubuhnya sebenarnya tegap, tapi entah kenapa mengelepar gelepar seperti sekarat menahan siksaan berat, tubuhnya memancarkan sinar merah, dan hijau berganti ganti ,berkali kali anak itu ingin berbicara kepadaku, tapi tidak ada suara yang keluar dari mulutnua hanya tangannya saja yang menunjuk nunjuk sebuah goa di pinggir hutan. dengan sigap aku melompat ke mulut goa, didalam goa aku melihat seekor ular naga Wilis sebesar pohon pisang yang panjangnya sekitar delapan depa, mati kehabisan darah, dan ada bekas gigitan di tubuh ular naga wilis ini, didekat bangkai ular naga wilis ada cahaya merah, setelah ku dekati ternyata ” Ong Brahma ” sebuah jamur berwarna merah sebesar niru, yang sebagian besar habis tercabik cabik, ” Ong Brahma ” adalah sebuah mustika langka yang menjadi rebutan kaum persilatan karena mampu melipatgandakan tenaga panas menjadi seribu kali lipat. rupanya ular naga wilis ini adalah penjaga Ong Brahma yang langka ini.bersyukur anak ini berjodoh dan bertemu denganku , jika tidak bertemu pesilat berilmu tinggi anak ini dapat dipastikan kematiannya, sebab minum darah ular saja bisa mati membeku kedinginan apalagi makan ” Ong Brahma ” akan kepanasan darah mengering . jika makan keduanya akan tersiksa panas dan dingin secara bergantian dan akhinya mati.tenaga dalam yang berhawa panas dan dingin yang bergejolak saling mematikan , aku isap habis habisan dengan tenaga sakti isap bhumi, diselaraskan dalam dirinya, lalu disalurkan kembali ke tubuh anak ini sehingga seluruh nadi terbuka, seluruh garanthi ( simpul nadhis ) terbuka, tujuh cakra besar terbuka dan Kundalini terbangkitkan seketika, tenaga dalam masih berlebihan terpaksa dibagi ke 108 nadis di seluruh tubuh anak ini , baru dapat membebaskan anak ini dari kematian. dari kemalangan terancam kematian mengerikan , berubah menjadi keberuntungan luar biasa, impian seluruh dunia persilatan dengan terbukanya seluruh nadhis, garanthi, cakra dan bangkitnya kundalini, orang biasa membutuhkan latihan puluhan tahun untuk mencapai tingkatan seperti ini. setelah setengah hari anak ini pingsan, akhirnya sadar juga, wajahnya cemerlang berseri seri, begitu anak ini sadar langsung berlutut dihadapanku, rupanya anak ini sadar juga bahwa aku telah menyelamatkan jiwanya, setelah mengucapkan terimakasih anak ini mulai menuturkan riwayat hidupnya.anak ini bercerita namanya ” Dipa” , tidak tahu siapa orang tua kandungnya sejak kecil ia sudah menjadi tapa daksa ( anak yatim piatu ), dan harus bekerja pada tuan tanah untuk menanggung hidupnya dia ditugaskan mengembala sapi, anak yang kehilangan sapi dihukum keras dicambuk, dipukuli bahkan jika berkali kali dipotong tangan atau kakinya. anak ini bercerita bahwa dia telah kehilangan kambing 3 kali dan tentunya dia takut kembali karena akan menerima hukuman yang sangat berat bisa bisa di hukum potong tangan atau kaki, sehingga untuk menghindari hukuman tersebut dia mencari ular naga wilis yang memakan kambingnya dan melarikannya ke dalam goa, ketika dililit sama ular naga wilis , Dipa menggigit tubuh ular dan meminum darahnya, ketika ular itu mati kerena kehabisan darah, ia merasa haus dan kelelahan dan melihat jamur merwarna merah yang meneteskan air dan ia pun langsung meminumnya dan meremas remas jamur tersebut agar mendapatkan lebih banyak air karena rasa haus sehabis berkelahi dengan ular naga wilis. syukur hamba ( Dipa ) bertemu dengan tuan ( Ki Hanuraga ) , dan nyawa hamba berhasil diselamatkan , sekarang hamba rasanya kuat , segar bugar, mulai sekarang hamba berguru kepada Tuan dan ikut kemanapun Tuan pergi, daripada hamba kembali ke desa akhirnya di hukum potong tangan atau potong kaki dan menjadi cacat seumur hidup.aku tersenyum dan menerimanya sebagai siswa, namun aku hanya berjanji mengajarkannya selama lima tahun saja, Dipa sering menyebutku dengan Eyang Wungkuk, aku terpaksa menetap di hutan bersama Dipa selama lima tahun mengajarinya ilmu silat dan ilmu ketatanegaraan. aku menyimpulkan bahwa Tenaga dalam Dipa sudah sangat dahsyat melebihi pendekar tangguh , sehingga aku hanya perlu mengajarkan ilmu silat dan senjata serta tehnik bertarung . kalau memungkinkan mengajarkan ilmu ketatanegaraan, siapa tahu ia mengabdi di sebuah kerajaan di kemudian hari. mulai saat itu anak yang bernama Dipa mulai digembleng ilmu ilmu rahasia Gunung Watukaru, baerlatih siang dan malam, tahan terhadap rasa sakit dan rasa lelah, tiada menghiraukan lapar dan haus , berlatih tanpa henti , tidak menghiraukan panasnya matahari dan teriknya hujan berlatih dan terus berlatih, tiada hari tanpa berlatih…………

    Reply
  50. sarita
    October 1, 2009

    APAPUN KATA ORANG, BAGIKU GAJAH MADA TETAP YANG TERHEBAT. DENGAN MENGENAL GAJAH MADA AKU BISA MERASA BANGGA SEBAGAI MANUSIA YANG TERLAHIR DI BUMI INDONESIA. GAJAH MADALAH YANG MEMBUATKU SADAR DENGAN KONDISI POLITIK BANGSA, PADAHAL SELAMA INI AKU BELAJAR DI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK DI SALAH SATU UNIVERSITAS HEBAT DI NEGERI INI, TAPI SELALU APATIS DENGAN BANGSA INI. NAMUN GAJAH MADA TELAH MEMBUKAKAN MATAKU YANG SELAMA INI TERTUTUP. AKU SLALU BERHARAP AKAN MENEMUKAN GAJAH MADA DI MASA KINI.

    Reply
  51. eddy s widjaja
    November 2, 2009

    Indonesia saat ini membutuhkan figur Gajah Mada dengan berani mengesampingkan kepentingan pribadi lebih mendahulukan kepentingan negara.Berani,jujur,dapat menjadi tauladan semua orang.semoga Indonesia lahir Gajah Mada 2 baru yang memimpin negara tercinta ini

    Reply
  52. Irawan
    November 29, 2009

    Gajah Mada yang dibahas ini Gajah Mada kethoprak atau Gajah Mada sejarah to. Gajah Mada Sejarah ada 2. Satu hidup di masa Rajasanagara dan satunya di Majapahit Akhir. Kiranya para penulis dan pengagum Gajah Mada tidak belum tahu tokoh Gajah Mada mana yang yang dibicarakan. Pararaton dalam mengulas Gajah Mada seperti ulasan Kidung Sunda terjadi kekeliruan. Gajah Mada pemersatu Nusantara bukan Gajah Mada patih raja Rajasanagara tapi Gajah Mada patih raja Brawijaya V. Pada masa Brawijaya V terjadi penyerbuan Majapahit ke Nusantara. Karena Majapahit kalah di Minangkabau maka kaum laki-laki Jawa kemudian berjarit. Hingga masa mendekati akhir kaum pria Jawa tidak berjarit. Kaum pria Jawa berjarit dimulai pada masa Majapahit Akhir diikuti Demak hingga Mataram saat ini.
    Sumber: EBOOK ‘ MELURUSKAN PENYIMPANGAN SISTEMATIS SEJARAH MAJAPAHIT’

    Reply
  53. slych
    December 6, 2009

    Nah, kalau yang ini komentar ketoprak atau beneran berdasarkan sejarah? Hehe..
    Hmm, menurutku tidak ada yang salah dari posting di atas. Penulis hanya mau memaparkan bagaimana pandangan Gadjah Mada terhadap wanita. Ternyata wanita adalah sosok yang dapat melemahkannya, menghambat perjuangannya, dst. Oleh sebab itu, dengan terpaksa ia meninggalkannya (BUKAN karena Gadjah Mada impoten lho ya). Dan itulah salah satu kunci keberhasilannya dalam menyatukan nusantara.

    Reply
  54. Prabusekong
    December 11, 2009

    Intinya tuh sebenarnya Gajah Mada adalah seorang lelaki Gay yang perkasa ! ! !

    Reply
  55. rani
    December 18, 2009

    almarhum eyangku dulu yang mantan seorang dalang dari keraton yogyakarta,pernah bercerita bahwa katanya gajah mada punya keturunan. tapi entahlah hal itu bener apa nggak.tapi aku percaya hal itu ada

    Reply
  56. emak pradhabasu
    December 30, 2009

    menikah atau tidaknya Gajah Mada gk perlu di gembor2 kan, Karena pada dasarnya Gajah Mada tidak ingin persatuan dan kesatuan yang tlah susah payah di satukan terpecah karena sosok perempuan. Ini bisa di buktikan saat perang bubat terjadi bukan?

    Reply
  57. laurentiadewi
    January 22, 2010

    jadi ingat, punya novelnya tapi belom sempat baca :(

    Reply
  58. Dangi
    January 30, 2010

    Tidak satupun sejarahwan yg mengetahui siapa “GAJAH MADA” mereka terpaku akan pola terjadinya sejarah itu sendiri… yg harus ada bukti secara artefak ataupun fosil2. Namun.. Bagi kalangan sebagian yang memahami ILMU TAUHID secara keseluruhan.. tidaklah sulit.. pertanyaan pertama : Kenapa Profil Gajah Mada amatlah Rahasia..? asal usulnypun kabur dan buram alias tidak jelas… Begitu juga Ketiadaanya… Masih butuh waktu panjang Para sejarahwan mengkupas kebenaran sejarah secara otentik… sebagai kata kunci “Keberadaan Gajah Mada spt ini menggunakan filosofi dari salah satu karakter binatang kesayangan Rosulullah.. yaitu KUCING” Namun kata kunci ini tidak akan terpikirkan oleh mereka.. yg berkutat pada pengetahuan saja..

    Reply
  59. emak pradhabasu
    February 4, 2010

    Gajah Mada bukan takut perempuan. Gajah Mada sangat menghormati perempuan. Kaum pria seharusnya seperti Gajah Mada. Buat apa menikah dengan perempuan hanya untuk pelengkap hidup semata.

    Reply
  60. ken
    February 14, 2010

    Lho, Gajah Mada itu jg punya istri, kl nggak salah namanya Bu Gajah Mada atau Nyonya Gajah Mada.

    Reply
  61. Mahapatih Pilihtanding
    February 18, 2010

    ass wr wb …
    salut bos stelah liat blog sampean …
    bagus bget …
    ikutan gabung ya …

    Reply
  62. waspada
    March 12, 2010

    Benar-benar sumpah yg mengerikan dan menunjukkan Om Gajah Mada adalah seorang imperialis sejati dan maniak kekuasaan. Om Gajah Mada tidak sadar bahwa sebenarnya sumpahnya untuk menjauhi kesenangan dunia (hamukti palapa: puasa meninggalkan kesenangan dunia) adalah sebagai jalan untuk mencapai kesenangan dunia juga, bukan untuk mencapai kesenangan/kebahagiaan akhirat. Kekuasaan adalah kesenangan dunia. Disini sumpah palapa menjadi tidak berarti alias omong kosong yang hanya menunjukkan sikap keserakahan dan keinginan berkuasa Om Gajah Mada atas orang lain. Om Gajah Mada Bukan seorang negarawan sejati tapi adalah seorang imperialis sejati.

    Reply
  63. banialkahfi
    March 17, 2010

    gajahmada itu taykam, laki-laki yang dijadikan pengawal keputren dari bangsa mongol yang ditugaskan untuk menjajah negeri nusantara seorang diri, dan berhasil karena tribuana tungga dewi amat bergantung kepada gajahmada, dia tak takut kepada gajahmada karena gajahmada sudah berterus terang bahwa dia sudah tak ada ” manuknya”.
    bagaimana gajahmada mau beristeri wong dia sudah tak punya burung, dia bersumpah karena untuk menutupi rahasia: dirinya dan tugas dari Raja Mongol.
    bagaimanpun dia orang hebat, sehebat Snug hurgronye yang bisa mengaku seorang Ulama dan pahamnya dijadikan agama oleh orang Indonesia pada umumnya, dan orang Indonesia tak suka lagi dengan Islam yang bener, tapi lebih suka Islam model Abdul Ghafar Snug Al Holandy.

    Reply
  64. Hadi Susanto Wong Kapetakan Cirebon
    May 11, 2010

    Tingeling, pada sekarepe dewek temen. Sampeyen kabeh pada weru ora artie sejarah kuh apa. Lamon wong tuwa atawa sedulur sampeyan dileledek kaya konon, keprriben prasaan sampeyan kabeh? Boro-boro arep ngajeni wong sejen, awak dewek bli keurusan. Eling, wong. Eling. Nyebut…..

    Reply
  65. Fey
    June 13, 2010

    Hmm..gimana bisa muncul pria pria perkasa jiga tidak ada perempuan? mau lahir dari batu tuh pria perkasanya??….Perempuanlah yang melahirkan pria perkasa

    Reply
  66. mercgra
    June 18, 2010

    yang bisa bikin negara maju adalah nasionalisme bukan agama

    Reply
  67. mercgra
    June 18, 2010

    dan pada jamannya gajahmada menempatkan itu diatas kepentingan pribadinya
    buat saya itu sudah lebih dari cukup

    Reply
  68. cappler
    July 1, 2010

    gajah mada
    mahluk religius

    Reply
  69. cappler
    July 1, 2010

    iye mau keluar dari mane tuh laki2 perkasa klo ga ada wanita
    gw juga benci sama semua orang yg memiliki pemahaman yg mengucil kan wanita
    cos mama gw wanit
    seperti china arab dll negara yg memiliki pikiran kalo wanita cuma sebagai penghalang bodohhhh
    cina besar karena cw yg mulus mulus end cantik
    arab besar karena wanita wanita kuat yg melahir kan pria kuat semua itu karna wanita
    menurut gw wanita adalah segalanya
    contoh siapa yg harus kita hormati ibumu ibumu ibumu baru bapak mukata rasululah
    untuk itu kalo ada pemahaman jelek tentangwanita
    hancurin aje tuh cina arab
    kalo gw punya kekuatan gw yg ancurin tuh negara setan
    allah menciptakan manusia penuh dgn alasan baik wanita mauoun pria semua saling berhubungan untuk membesar kan agama allah

    Reply
  70. HENDRA
    July 6, 2010

    ANAK SENANG SEJARAH

    Reply
  71. fatin
    July 15, 2010

    kapan za ada lagi org kyak gajah mada????????????

    kyk’nya g akan prnah ada coz cow2 skrg cuma mementingkan dirinya sndiri !!!!!!!!!!!!!

    Reply
  72. estimate
    August 9, 2010

    Belum terbukti Gajah Mada menaklukan nusantara, itukan baru keinginannya saja. Kalau cuman ngomong begitu nenek moyang saya juga bisa cuman ga dicatat aja.
    Kami sebagai orang kalimantan tidak rela kisah direkayasa secara politis untuk tujuan penguasaan wilayah di luar Jawa.
    Tidak ada itu Gajah Mada menguasai Kalimantan. Dia baru sekadar mengucapkan sumpah saja dan belum terbukti. Jadi semua yang ditulis oleh para penulis buku kisah Gajah Mada yang Jeroik itu disepuh dan dibalut dengan berbagai kepentingan politis dengan maksud penguasaan nusantara supaya ada dasar yang kuat, padahal dasar itu hanya diada-adakan saja dan ditulis dalam buku sejarah kemudian dipaksa untuk dipelajarai apalagi di jaman Soeharto ada pelajaran sejarah dan PSPB.
    Semua yang diucapkan dalam buku-buku yang beredr itu bohong dan tidak terbukti keakuratannya. Kalau Kerajaan Majapahit itu pernah berjaya itu benar tetapi tidak ada penguasaan wilayah oleh Majapahit melalui Gajah Mada, itu hanya rekayasa saja supaya seluruh masyarakat Indonesia percaya bahwa sentral Indonesia itu ada di Jawa. Maaf bung kami orang Kalimantan tidak serta merta menerima bualan politis Jawa dalam berbagai buku yang ditulis dengan penuh kebohongan itu.

    Reply
  73. Cepok
    August 18, 2010

    Gajah mada itu besar,gajah aja dah besar apalagi isi mada. Wah sangat besarlah.nah kita jangan komentar yg besar,karena kita tak akan bisa besar.kalau pingin besar ya ganti namamu pake gajah mada dan hidup dijaman itu.peace.

    Reply
  74. Master Hack
    August 27, 2010

    kok larinya ke sara sih, jangan begitu donk. pada jaman kerajaan tempo dulu melebarkan daerah kekuasaan adalah lumrah dan SAH selama bisa menaklukan dan mempunyai Pasukan dan Strategi yang Besar. semakin lebar daerah kekuasaan maka akan disegani kerajaan itu. Sriwijaya di Sumatra, Singosari dan Majapahit di Pulau Jawa. ke tiga kerajaan itu tidak diragukan dalam melebarkan kekuasaan. dan sudah ditemukan berbagai bukti2 penemuan oleh arkeolog. jadi ke tiga kerajaan itu tidak omong kosong belaka. jadi seyogyanya generasi muda lebih faham sejarah dan menghormati para pendahulunya. jangan terbakar karena sara, karena orang yang terbakar karena sara (maaf) bisanya orang itu tidak bisa berpikir logis, sebab akibat. itulah gunanya Pendidikan agar supaya SDM Manusia Indonesia bisa berpikir logis tidak gampang diadu domba.
    kembali ke sumpah GM, analisa saya ya (hanya pribadi), bahwa posisi GM yang sangat vital di Majapahit dia tidak menginginkan wanita dikarenakan Majapahit harus terus berperang untuk menyatukan nusantara. dia tidak ingin menikah dikarenakan dalam peperangan kalo tidak kalah ya menang. kalo tidak hidup ya dibunuh dimedan perang. GM tidak ingin hatinya rapuh karena harus meninggalkan istri dan anak kalaupun dia menikah. Langkah GM akan lebih leluasa sendirian, tidak harus memikirkan bagaimana kalo saya terbunuh dimedan perang. bagaimana nanti nasib anak dan istrinya kalo dia tinggalkan. kalaupun harus mati, biarlah dia aku mati sendiri beserta pasukanku tanpa harus ada beban duniawi.

    Reply
  75. massarri sehati
    August 30, 2010

    wanita …………….,aaaachhhh . Bagiku adalah sumber tenaga dan sumber kelelahan

    Reply
  76. dzu mady
    September 25, 2010

    gajah mada(panglima tertinggi lamada) adalah sososk pemimpin yg punya harga diri menjunjung tanggung jawab setiap kata kata ataupun ucapan yg kelur dari mulutnya inilah contoh pemimpin yg harus menjadi panutan untuk pemimpin pemimpin sekarang….

    Reply
  77. Ranggayuda
    September 30, 2010

    aku anak SMA jurusan ilmu sosial. beberapa bln yg lalu baca buku Gajah Mada yg pertama.
    bagus bgt, jadi semangat belajar sejarah.
    jadi bangga jadi anak Indonesia yg pernah punya orang hebat macam Gajah Mada.

    Mau beli buku ke 2,3,4 dan 5 juga ah. .
    tapi masih bokek.

    Reply
  78. titin
    October 1, 2010

    Wah baru tahu ni Gajahmada ampe segitu na untuk mempersatukan Nusantara..
    ckckckckckckck….
    Mohon izin share ya..

    Reply
  79. arif junianto
    October 8, 2010

    semoga menjadi tauladan kita
    wanita itu adalah perhiasan yang tidak ternilai harganya tp kadang kita harus merelakan wanita untuk ditinggalkan…..

    Reply
  80. Jangan Terpancing SARA
    October 17, 2010

    manusia yang masih suka gembar-gembor soal AGAMA SUKU RAS ANTAR GOLONGAN adalah manusia yang dungu, dangkal pikirannya.. hidup aja dihutan

    ini bahas masalah
    GAJAHMADA
    “SANG MAHAMANTRIMUKYA RAKRIAN MA PATIH MPU MADA”

    Reply
  81. kartodisastro
    October 22, 2010

    Sejak lama saya mengagumi gajah mada, namun saya terhenyak membaca yang dia lakukan di bubat.Rombongan raja Sunda datang ke Bubat untuk menikahkan putrinya Dyah Ptaloka (tentu hanya bawa beberapa puluh pasukan pengawal bukan untuk berperang)dalam kedudukan yang setara antara dua calon besan.namun gajah mada memaksa agar putri dyah pitaloka sebagai upeti,yg tentu saja ditolak oleh rombongan raja Sunda yang punya prinsip dan tak kenal takut.akibatnya sangat tragis mereka dibunuh oleh gajah mada (dan pasukannya) yang memang sudah berniat busuk.Dari informasi di atas tergambar bahwa gajah mada adalah seorang pengecut yang bengis dan biadab!

    Reply
  82. rrudi
    October 23, 2010

    kalau menurut saya sich kehidupan jaman dahulu itu

    Reply
  83. sigit pamungkas
    November 26, 2010

    menurut aku,gajah mada adalah pahlawan yg brtngung jwb.dia bkn mandul….. dia pya kturunan.dia mengasingkn diri ,krna dia tlah membunuh calon y hayam huruk…. sluruh kerajaan nusantara memang d tklukan,,tp srbu x syng,,krna wanita kerajaan yg hebat hncur oleh mmprtahan kn seorng wanit

    Reply
  84. sigit pamungkas
    November 26, 2010

    menurut yg aku dengar dri sseorng mbah yg udh tua brkata.ktrunana mjapahit byk d bali.,ketika it sgala kerajaan yg tunduk mulai memberonta dan mencoba melawan. aneh y gajah mada menghilang,bagai kn avatar.. akibat y byk para penduuk majapahit lari k bali akbat dan sbgian d ampuni dengan syarat. yaitu memeluk agama islam.

    Reply
  85. sigit pamungkas
    November 26, 2010

    percaya gak percaya gajah mada dulu y seorng pengurus kendaraan kerajaan (pengurus kuda ato sapi) kerajaan majapahit. sblum dia mnjadi adipati. dlu di adakan sayembar mencari tentara untuk d jd kn adipati.dlm sayembara trsebut gajah mada mnang dlnmsyembara. kmudia dia mulai dngn tugas hari2 y..menakluk kn musuh2,syng aku lupa nma asli y hehehheh….. yg tau nma asli y sdah tiada,,,orng it amat aku syngi. krna kehebatan gajahmada kmudian d angkat mnjadi adipati dan dengan gelar(gajah mada)sesuai dengan ke gagahan y seprti gajah jika mengamuk maka semua akn terbang bagai kn debu… klo mau tau pningglan dr kerajaan majahpahit ad lo… brupa burung perkutut.. klo km mau mnangkap aws dia bsa menjelma jd ular …. ad jg yg laen arca2 y susah d tmukn… smua in cerita dr orng tua.prcaya gk prcya y trserah..klo ak prcaya … aku hnya igin brbagi cerita aj.

    Reply
  86. xsamhantra
    November 27, 2010

    di lamongan ada sebuah desa yang bernama modho, orang-orang modho sendiri meyakini bahwa gajah mada berasal dari desa modho. modho sendiri artinya nakal, pembangkang bahkan gila, konotasi dari modho atau mada bukanlah suatu yang positif. nama gajah adalah gelar, pada jaman majapahit tidak semua orang berhak memakai nama gajah gelar gajah atau hewan seperti kuda,mahesa, banyak(soang) dan lembu itu berhubungan dengan kasta seseorang. gajah mada adalah prajurit kaputren (prajurit yang bertugas menjaga putri keraton) semua prajurit keputren kemaluannya dikebiri, sebelum mr.p nya dipotong gajah mada sudah mempunyai anak dan istri, kemungkinan besar gajah mada menderita kelainan sexsual.
    gajah mada tidak moksha, dia pergi ke sumatra tepatnya di lampung, disana masih banyak peninggalanya salah satunya ada sebuah desa yang bernama kedaton. sudah saatnya bangsa indonesia mampu berpikir dan berperasaan yang benar, jangan terlalu percaya pada mitos-mitos, karena banyak mitos-mitos isinya adalah penggoblogkan, percayalahh pada prinsip sebab akibat jika kita berbuat baik tuhan akan membalas dengan kebaikan juga

    Reply
  87. sony aja
    December 22, 2010

    sangat sulit d jaman seperti ini melaksanakan sumpah seperti itu, bisa jadi apa yang d sumpahkan sang Gajah Mada merupakan se mata2 untuk melindungi sang ratu majapahit Tribuwanatunggadewi karena beliau adalah raja perempuan. Untuk menghindari perpecahan yang semakin buruk kala pemerintahan kakaknya pada era Majapahit 1, maka sang Gajah Mada membuat sumpah Palapa

    Reply
  88. Dayak Banjar
    December 30, 2010

    Kami orang kalimantan jelas tersinggung dgn sejarah yg dibuat oleh Moh. Yamin yg di bangga2kan oleh orang jawa.

    Orang jawa punya sejarah orang kalimantan jg punya sejarah sendiri.

    Kalimantan tdk pernah di taklukkan oleh bangsa jawa. Kebanyakan sejarah sdh karangan yg sengaja di buat untuk kepentingan penguasa politik.

    Kitab negarakertagama bukan kitab sejarah tetapi syair seorang pujangga pada zaman majapahit untuk menyenangkan raja, namanya syair pastilah bukan yg sebenarnya, sekarang bangsa jawa membanggakan cerita syair apakah itu tdk hidup di dunia khayalan sang pujangga ??

    Sampai2 mengatakan gajahmada seorang yg amat sakti atau memiliki ilmu silat yg amat tinggi sehingga mampu menaklukkan nusantara ! Bukankah itu sangat berlebihan ? Buktinya orang jawa apabila berhadapan langsung dgn orang kalimantan jika terjadi konflik sangat gemetar dan tdk punya nyali, jangan kira orang kalimantan tdk punya kesaktian tp klu mau coba silahkan, jadi jangan hanya besar mulut di dunia maya !!

    Di zaman penjajah belanda yg duluan takluk adalah bangsa jawa, sedangkan di kalimantan kerajaanya masih berdaulat penuh.

    Ditemukan dari utusan belanda melalui suratnya untuk pemerintah pusat kerajaan hindia belanda “jangan tuan mengira di banjar (kalimantan) ini sama dengan di banten dan jawa, orang banten dan jawa walaupun kepalanya di cambuk VOC sekali-kali tdk berani mengatakan sakit, berbeda dgn orang banjar wataknya sangat keras dgn perkataan sedikit keras saja sdh membuat orang banjar tersinggung dan jika terjadi demikian maka seluruh banjar akan menjadi buah2an yg sangat banyak dalam satu tangkai”.

    Kami berjuang sampai titik darah penghabisan “haram manyarah waja sampai kaputing”

    Reply
  89. KABUL KAJATE
    January 1, 2011

    salam…nimbrung yaa. beberapa waktu yang lalu orang lamongan bercerita, di Lamongan ada yang namanya Ds. modo / Mada, dikisahkan pada saat Raden Wjaya berkuasa dikirimkanlah dua orang putri dr Melayu di Jambi utk dinikahkan dg R. Wijaya, salah satunya tdk betah tgl di istana krn intrik antar istri raja, ketika meninggalkan istana sudah dalam mengandung , putri tersebut meninggalkan keraton dg perahu menyusuri sungai ( bengawan solo ) yang menuju kelaut, maksudnya mau kembali ke jambi,perjalanan tersebut memakan waktu berminggu-minggu, oleh sebab sudah saatnya melahirkan maka berhentilah di daerah perbukitan ( gunung lawang ) masuk wilayah lamongan sekarang. rombongan mendirikan kampung yang selanjutnya terkenal dg nama Desa Mada. Karena sang bayi terlahir teramat besar maka dnamailah dg nama Raden Gajah. dia bergelar Raden karena keturunan raja Majapahit dr selir yg berasal dr kerajaan melayu.Setelah dewasa oleh gurunya diperintahkan mengabdi di Kahuripan, menjadi pengawal Bre Kahuripan ( Dyah Tribuana tungga dewi ) saat itu, tetapi harus menyimpan identitas sebenarnya krn rival ibunya masih berada di keraton majapahit, dan bernama raden Gajah dari Mada setelah Bre kahuripan menjadi ratu Majapahit maka sebagai pengawal yg terpercaya raden Gajah mada di angkat menjadi patih, setelah mengalahkan jenggala. Ada rahasia mengenai asal muasal sumpah palapa yg diucapkan ketika dinobatkan menjadi Mahapatih Majapahit, sebagai seorang lelaki yang gagah perkasa tentunya banyak ditaksir cewek2, termasuk saat itu tribuana tungga dewi sebelum menjadi bre kahuripan, terjadilah hugel, krn sebagai pengawal ndak mungkin kawin sama putri, dan sang bre menikah dg bre jenggala, hasil hugel itu adalah hayam wuruk yg menjadi raja semasa masih kecil, karena kehebatan gajah mada maka timbul kekawatiran gajah mada merebut kekuasaan maja pahit dr dyah tribuana tungga dewi, dinobatkanlah Hayam wuruk meskipun masih anak-anak, dengan gajah mada sebagai mahaapatihnya. itulah kenapa gajah mada meskipun hanya sebagai patih tapi kekuasaannya luar biasa tidak lain adalah krn dia itu sebenarnya adalah keturunan raja juga. dan yang menjadi rajanya adalah putranya sendiri, terbukti dia juga yang melamarkan gadis2 utk menjadi istri raja. maaf kalo cerita ini menyinggung perasaan banyak orang, tp sekali lagi ini hanya rahasia yng diceritakan orang di warung kopi dekat rumah saya, bagi anda yang terpanggil menggali sejarah temukanlah buktinya, di desa mada (di gunung lawang) wilayah lamongan. sebagai pengagum beliau sy sudah melacak kebenaran cerita itu tp belum sempurna, maklum sy org kampung yg ndak ngerti teori menggali sejarah. nuwun

    Reply
  90. Renny Masmada
    January 28, 2011

    Gajah Mada sebagai tokoh sejarah, tidak diragukan lagi Kesejarahannya bukan hanya ditulis oleh para pujangga, tetapi terpahat di atas prasasti dan lempengan tembaga

    Namun, karena referensinya sangat terbatas, sampai hari ini biografi Gajah Mada banyak bercampur dengan dongeng dan legenda yang tidak dapat dipakai sebagai pegangan sejarah.

    Akhirnya Gajah Mada hidup dengan berbagai versi, dan tentunya menjadi tergantung pada siapa yang menuliskan biografinya.

    Tetapi, dari berbagai biografi tersebut setidaknya muncul kesamaan bahwa Gajah Mada memang seorang petinggi kerajaan Majapahit yang hidup pada masa pemerintahan Jayanagara, Tribhuanatunggadewi dan Hayam Wuruk.

    Sebagian besar penulis sejarah, para pujangga, dan didukung oleh bukti-bukti prasasti dan situs-situs lainnya, menyatakan bahwa Majapahit benar pernah menjadi kerajaan besar yang menguasai seluruh kerajaan-kerajaan dengan luas sama dengan Indonesia abad ini, atau lebih luas lagi

    Sehingga tidak diragukan, sebagai salah seorang petinggi negara dengan jabatan Mahapatih Amangkubumi, setidaknya Gajah Mada adalah seorang tokoh yang cukup berperan terhadap pertumbuhan dan perkembangan Majapahit dan kerajaan-kerajaan di bawahnya Harus kita akui, saat ini banyak sekali produk-produk Majapahit (Gajah Mada) yang dipakai sebagai nama jalan, sekolah dan perguruan tinggi, merk-merk dagang dan lainnya Bahkan bendera merah-putih, bhayangkara (kepolisisan), kata nusantara, amukti palapa, bhinneka tunggal ika tan hana dharma mangrwa, dan banyak lagi.

    Sebagai anak bangsa yang hidup pada abad ini, rasanya sangat arief kalau sekarang sangat bersyukur bahwa siapapun dia, sebagai pendahulu kita, ternyata mampu mempersatukan heterogenisasi bangsa ini Dan salah satunya adalah Gajah Mada.

    Gajah Mada, manusia biasa yang memiliki sejuta kelebihan dan kekurangan Kita tidak perlu risau atas kelebihan dan kekurangannya. Termasuk siapa dia, tempat kelahirannya, dan keturunannya.

    Dari kebanyakan sejarah yang kita baca, Gajah Mada tidak pernah mengkultuskan dirinya, bahkan dia satu-satunya Patih yang tidak tinggal di kompleks istana Dia tinggal dekat pasar dan saling bersebelahan dengan masyarakat luas.

    Kita jangan terpancing dengan dongeng Gajah Mada dengan versi-versi yang menyesatkan, karena para penulis itu tidak punya sumber sejarah yang bisa dipertanggungjawabkan nilai kesejarahannya.

    Barangkali, alangkah baiknya sekarang bukan bagaimana membesarkan atau mengecilkan Gajah Mada, dia sudah tak ada. Konon Gajah Mada sangat memperjuangkan persatuan dan kesatuan bangsa, apakah jadinya apabila sekarang namanya, kinerjanya jadi polemik berkepanjangan yang justru semakin memecah persatuan dan kesatuan?

    Kalau ada yang baik yang dilakukan Gajah Mada, mari kita teladani, yang buruk buang.

    Yang lebih penting adalah mempertahankan kekayaan budaya dan peradaban bangsa yang sekarang sedang terancam punah karena kita kadang tak paham lagi tentang warisan termahal itu. Bahkan sering lupa menyanyikan lagu Indonesia Raya dan membaca butir-butir Pancasila. Itu saja.

    Salam Nusantara.!

    Reply
  91. kudaswabaya
    February 2, 2011

    ..gajah mada is gajah mada..mo g pny burung ato banci sekalian tp nytny namanya trcatat oleh sejarah,bahwa gajah mada adalah org besar yg berkmauan bsr dan usha bsr hgga mlhrkn kerajaan sebesar MAJAPAHIT….dan itu bkn hny mitos..bnyk bkti di manca negara tntg itu..jd bwt gw gajah mada layak untk d hrmati dan bwt sbgian org lyk untk d kagumi… lo beneran ada filmnya mau banget nonton neh…

    Reply
  92. xsamhantra
    February 3, 2011

    dasar bego , film lo percaya

    Reply
  93. zzz
    February 12, 2011

    kalo g salah gajah mada berguru d kalimantan
    makax sbenarx kalimantan g d kuasai kerena perang tp kerana persaudaraan

    Reply
  94. Kusuma Rasmana
    February 23, 2011

    Betul pendapat Sdri Sera diatas, Gajah mada mempunyai istri, dari naskah babad bahkan disebutkan istri Gajahmada bernama Ken Bebed, yang mempunyai adik bernama Kuda Pengasih. Kuda Pengasih ini salah satu pemimpin laskar Majapahit bersama Adityawarman dan para Arya-Arya yang lainnya saat menggempur Bali pada 1343 M. Di Bali Utara dimana pasukan Gajah mada bermarkas dikisahkan Gajah mada sempat menikahi wanita setempat dan konon mempunyai keturunan sampai sekarang.

    Mungkin harus dilakukan riset lebih jauh dan dalam lagi, untuk membuktikan kebenaran itu, apakah Gajahmada beristri atau memang membujang seumur hidup.

    Reply
  95. rudy heryady
    February 24, 2011

    Gajah Mada dng konsep puasa akan keduniaan..utk mempersatukan Nusantara..karena sering terjadi perperangan antar raja-raja (kerajaan) kecil.
    harpan jadi kerajaan besar dengan persatuan yg kuat dan tidak ada peperangan lagi…apakah ada yang mengtahui agama MAPATIH GAJAHMADA !!! ???

    Reply
  96. shinjie
    February 25, 2011

    Gajahmada juga manusia, pernah jaya, salah, hebat, dan gagal. yang membedakannya adalah bagaimana ia mengakui kesalahannya ( menyesal ) walopn jelas itu susah di maafkan…. dan berusaha tidak melkukannya kembali…..

    satu hal yg patut dipelajari dari sosok ini, bagaimana ia tetap berpegang teguh pada keputusannya…..dan bagaimana ia belajar dr masa lalu berdarahnya

    Reply
  97. Rian Ananta
    March 1, 2011

    Kakek…..!!! Cool abis…. Beda dengan pejabat sekarang, ….. :-D

    Reply
  98. Rian Ananta
    March 1, 2011

    @ rudy heryady. menrut saya agama hanyalah Sandang, Allah tak memilah agama, karena semua agama Allah, hanya saja agama yang diridhoi adalah islam, di abad ke 13 belum muncul islam bukan ? heheheh

    Reply
  99. Ardhaneswari
    March 5, 2011

    Membaca smua komen… Kok sbgian bsar jd kluar dr topiknya ya?… Ada apa dgn isi kepala org2 indonesia ini?… Benar2 memprihatinkan…tapi emang dr jaman majapahit dulu yg ternyata sampe skarang ada…. bnyak org2 yg gak make isi kpalanya sblm ngluarin pndptnya.

    Reply
  100. Achmad syachronie
    March 8, 2011

    Sprtina ikrar yg dbwat GM,tu hbat bgt ea..tp salut bgt,coz bliau bza mbuktikn smuana,tp…sbrpa lama sch GM bza brtahan tnpa WANITA?

    Reply
  101. Rahadian Dhaksahaksara
    March 23, 2011

    Sejarah adalah cerita milik sang pemenang. Begitu suatu bangsa dikalahkan, sejarah akan diputar balik dan diubah untuk kepentingan pemenang. Dengan bukti sekuat apa pun, tidak mungkin sang penakluk melestarikan sejarah kejayaan pendahulunya. Majapahit telah dijatuhkan. Kenapa wilayahnya tidak jatuh ke tangan Raden Patah raja Demak? Apakah saat itu Demak sebagai penakluk tidak tertarik untuk mengklaim seluruh kerajaan dan menyebarkan Islam ke seluruh wilayah kekuasaan Majapahit? Lebih aneh lagi kalau tiba2 kerajaan2 sesudahnya terinspirasi untuk mengangkat sejarah Gajahmada? Pajang, Mataram, dll. misalnya? Untuk apa? Pasti ada yang mengungkit sejarah itu kembali dan pasti ada tujuannya.
    Memang. Cerita besar tentang Gajahmada, ditulis oleh Mohammad Yamin atas pesanan Bung Karno. Sukarno memerlukan figur sentral yang dapat menjadi icon kebanggaan dan sekaligus pengikat rakyat di bekas jajahan eropa di selatan Asia ini. Karena itu sejak kemerdekaan Indonesia tahun 1945, Sukarno sungguh cemas akan perkembangan Malaysia yang tak kunjung melepaskan diri dari Inggris. Malahan sempat berkobar konfrontasi dengan negeri jiran ini karena PM Malaysia: Tunku Abdul Rahman, memilih format persemakmuran yang dinilai Sukarno sebagai gerakan Nekolim penjilat pantat Eropa itu. Nampaknya Malaysia dan sekutunya tidak tertarik bergabung dengan negara serumpun walau dipikat dengan cerita Gajahmada karena cerita itu tidak banyak didukung bukti. Thailand yang dikabarkan pernah tunduk di bawah Majapahit itu malahan lebih mengenal kebesaran Sriwijaya. Beberapa literatur di semenanjung Malaka dan di beberapa kerajaan di Sulawesi malah menguak catatan yang mengejutkan tentang Gajahmada. Ternyata Gajahmada dikenal sebagai cucu negarawan Mongol – Mengzi – yang ditugaskan menghancurkan Nusantara. Fakta itu disembunyikan hingga kini.

    *) Mengzi adalah ahli strategi perang Kublai Khan yang dilecehkan oleh Kertanegara, raja Singosari. Mengzi bersumpah untuk membalaskan dendamnya, dan juga dendam kaisarnya, kepada kedaulatan Nusantara yang telah berkali-kali memukul mundur laskar Mongol. Sulitnya menundukkan Nusantara saat itu adalah karena sudah adanya persatuan yang erat akibat perkawinan dan perdagangan antar negara2 di Nusantara. Strategi Mengzi adalah mengunggulkan salah satu negara terkuat untuk menguasai seluruh wilayah Nusantara di bawah satu payung imperium – Majapahit.
    Rencana itu diwujudkannya dengan menyelundupkan cucunya yang ditempa secara khusus dalam ilmu kemiliteran, ke dalam jajaran pemerintahan Ratu Tribhuana Tunggadewi. Strategi Mengzi tepat. Cucunya yang bernama Gajahmada itu berhasil mengadu domba seluruh Nusantara. Juga menanamkan bibit dendam dan kebencian terutama di Bali dan Sunda.
    Sayang saat keberhasilan itu dicapai, Kubhlai Khan telah mangkat dan kekaisaran Mongol telah jatuh. Namun Mengzi tersenyum puas di akhirat karena telah berhasil membalaskan dendamnya dan dendam kekaisaran Mongol.

    Reply
  102. xsamhantra
    March 24, 2011

    yang hebat sebenarnya bukan gajah mada, tapi tri buwana tungga dewi..gajah mada cuma pesuruh..tribuwana memiliki sebuah konsep untuk menyatukan nusantara yang berasal dari raden wijaya dan raden wijaya dapat konsep tersebut dari kertanegara jaya wardana raja singasari terakhir, raden wijaya tidak berhasil menyatukan nusantara karena banyak terjadi pemberontakan, pengganti raden wijaya, jaya negara adalah orang sakit jiwa jadi dia tidak sanggup menjalankan konsep menyatukan nusantara..yang sanggup adalah tri buwana, dan tribuwana memerlukan orang untuk menjalankan segala perintahnya maka di pilihlah gajah mada, selain dia hebat dia juga seorang prajurit kaputren, semua prajurit kaputren mr.p nya di potong, gajah mada sering berdiskusi di kamar pribadi tribuwana, tanpa takut terjadi hubungan sex..setelah tribuwana mangkat di gantikan oleh hayam wuruk. gajah mada mendapatkan mandat untuk membantu hayam wuruk untuk menyatukan nusantara, tetapi gajah mada terpesona oleh ketampanan hayam wuruk dan membuat gajah mada tidak fokus dalam menjalankan tugasnya

    Reply
  103. xsamhantra
    March 24, 2011

    palapa itu adalah simbol alat kelamin laki-laki

    Reply
  104. xsamhantra
    March 24, 2011

    sebelum menjadi prajurit kaputren, gajh mada mempunyai istri dan anak

    Reply
  105. xsamhantra
    March 24, 2011

    raja majapahit yang baik hanya tribuwana tungga dewi, hayam wuruk bisa berkuasa karena gajah mada, setelah gajah mada mundur majapahit mengalami kemunduran sebenarnya bukan faktor gajah mada tapi gajah mada memiliki konsep menyatukan nusantara, moral orang-orang majapahit banyak yang rusak..terus terang saya lebih senang dengan tokoh-tokoh dari blambangan mereka lebih punya sikap jelas, minak jinggo misalkan dalam cerita jawa minak jinggo adalah tokoh jahat, minak jinggo bukan tokoh jahat, tapi dia memperjuangkan apa yang menjadi haknya, wong agung wilis dan anaknya wilis adalah pejuang yang hebat dalam melawan belanda tapi kedua tokoh ini tidak pernah di sebut-sebut dalam sejarah, mereka terlupakan…

    Reply
  106. ghiyats
    March 26, 2011

    sayang semuanya tanpa referensi yang valid.. klik namamu untuk kunjungi blogku..

    Reply
  107. m suryo dharmo
    May 8, 2011

    GM lelaki normal yang punya alat vital normal dan nafsunya juga normal, tidak impotent apalagi bencong jaadi pernah beristri atau gaul dgn wanita, senggama, dan punya keturunan. masalahnya stlh jadi prajurit keputren dia dikebiri nafsunya dan bagian akhir inilah yg dibesar-besarkan bahwa GM tdk pernah kenal wanita daan punya kisah spesial dengan wanita. saat itu berbakti demi kerajaan lebih diutamakan daripada menuruti nafsu syahwat terhadap wanita. Begitulah prinsip hidup pahlawan mapatih GM

    Reply
  108. Hayam Wuruk
    June 22, 2011

    Gajah Mada itu adalah seorang dosen di Yogyakarta, karena jasanya yang sangat besar dalam memajukan universitas dimana dia mengajar maka sebagai penghargaan atas jasanya universitas itu diberi nama Gajah Mada. (Nah bingung kan? aku baca komen komen di atas sama bingungnya)

    Reply
  109. dewa
    June 25, 2011

    sama sama bingug

    Reply
  110. Smito
    July 12, 2011

    tersserah lo koek..mrasa unggul yo..

    Reply
  111. dodol
    September 9, 2011

    Kalau dilihat dari bentuk wajahnya pastilah GM itu orang Batak

    Reply
  112. raden Roro kusumaningrum
    September 16, 2011

    terima kasih atas informasi2 yang diberikan oleh pemilik blog, dan komen2 dr para viewer…ini sangat berarti buat saya…

    Reply
  113. rudi
    September 21, 2011

    sosok gajah mada sampai saat ini belum jelas,ingat bahwa sosok gajah mada dgn sumpah palapa dan konsep wawasan nusantara adalah propaganda soekarno utk mempersatukan dan mempertahankan kemerdekaan RI pd saat itu,shg cara-cara itu digunakan oleh Soekarno dan bbrp politikus jawa yg mayoritas pada saat itu utk mempengaruhi intelektual-intelektual indonesia dan maklum krn pada era itu masih banyak bangsa Indonesia yg bodoh maka konsep propaganda tersebut sangat mudah masuk ke tiap sanubari bangsa Indonesia dan akhirnya berakar hingga saat ini,bahkan pada era orde baru supremasi sejarah nasional didominasi oleh sejarah-sejarah JAWA shg doktrinasi sejarah nasional “jawa” melekat pada anak didik yg notabene non jawa.Saat ini sosok gajah mada dan kerajaan majapahit masih dalam proses penyelidika kembali krn sesungguhnya banyak kejanggalan2 yg muncul,bbtp pertanyaan apakah betul seluruh nusantara dan bbrp negara asia tenggara pernah takluk pada majapahit?apakah Gajah Mada adalah memang betul2 manusia hebat!!bbrp kidung,hikayat bahkan cerita turun temurun dari bbrp daerah menceritakan ttg kekalahan gajah mada bersama tentaranya seperti kidung Nan sarunai Usak Jawa sebuah kidung dari kerajaan Kalimantan selatan yg bercerita hancurnya kerajaan tersebut akibat serangan majapahit namun juga menghancurkan pasukan majapahit akhirnya sisa-sisa pasukan majapahit yg selamat itu berasimilasi dgn penduduk nan sarunai dan membuat kerajaan baru bernama DAHA,jadi sdh membuktikan bhw sesungguhnnya majapahit tdk sehebat yg dibayangkan selama ini,begitupun dgn sosok Gajah Mada masih menimbulkan pertanyaan,salah satunya apakah dia seorang GAY/HOMO..krn diduga bahkan patut diduga perang bubat karena kecemburuan luar biasa Gajah Mada kepada Putri Dyah Pitaloka yg akan dipersunting oleh Prabu Hayam Wuruk shg berdalih demi kepentingan majapahit dan menuntaskan strategi politik sumpah palapa maka terjadilah perang bubat yg tdk seimbang,kesimpulan bhw Gajah Mada hanya berani terhadap pasukan yg tdk siap dan berjumlah kecil krn sebelumnya gajah mada tdk pernah menang perang melawan pasukan Sunda..jadi riwayat sejarah majapahit perlu dikaji ulang begitu pula dgn sosok Gajah Mada,terima kasih sebelumnya

    Reply
  114. anggalarang.said
    September 25, 2011

    GM bkn menaklukan nusantara tp menyatukan,dn GM bkn milik individu tp mlk kita semua warga indonesia,yg perlu kita teladani adalah ke gigihanya dalam mengarungi hidup,bukan soal dial punya kesaktian yg hebat atau dia tidak suka perempuan….oke?

    Reply
  115. Siliwangi
    September 28, 2011

    Sayangnya Gajah Mada mengesampingkan nilai Kemanusiaan untuk memuluskan ambisinya, sehingga sumpah itu tridak mulus terlaksana.. Tengok saja kisah Perang Bubat.. saya lebih menghargai perjuangan dan kisah heroik pembesar dan prajurit kerajaan Sunda Pajajaran yang rela mati demi harga diri yang telah diinjak2 oleh politik gajahmada..

    Reply
  116. Pro Nusantara
    October 22, 2011

    yang terlihat jelas dari komentar diluar topik diatas, adalah kita semua menjadi makhluk yang sombong. mau sunda, dayak, bali atau jawa yang jelas spirit kebersamaan bernegara itu yang terpenting!
    mau dongeng, fiksi atau bualan karakter gajah mada yang rela mengabdi kepada nusantara itu yang patut kita contoh, selebihnya dianggap bagian pelengkap kisah heroik saja.
    yang perlu kita pahami dahulu adalah ketika dijaman feodal okupasi adalah hal yang wajar, dan tidak ada satupun suku,ras atau negara yang dibangun tanpa ada unsur tirani.
    terserah kawan-kawan mau menjadi orang yang hanya bisa menghujat dan menjadi pecundang dijaman ini atau mengambil hikmah dari karakter gajah mada dan terus berjuang demi Indonesia yang mulai goyah oleh faham cauvinisme sempit, jangan biarkan darah dari jaman nenek moyang kita hingga proklamasi tertumpah sia-sia.
    “ BHINNEKA TUNGGAL IKA TAN HANA DHARMA MANGRWA “
    silahkan disambung diskusinya…

    Reply
  117. abubakar
    December 31, 2011

    Dibalik kesuksesan seorang pasti ada wanita yang hebat dibelakangnya…..itu bukan isapan jempol belaka,tapi kita semua sudah bisa liat buktinya….Bill clinton siapa dia hanya seorang anggota konggres AS biasa kalau tak ada hillary dibelakangnya tak mungkin dia jadi presidan yang disegani….karena wanita diciptakan oelh sang kuasa dari tulang rusuk pria….

    Reply
  118. free man
    February 14, 2012

    haaaa…..semuanya benar, karena setiap manusia jiwa mempunyai rasa. imajinasi dan implementasi dari suatu kisah sejarah dan budaya. karena sumpah palapa tidak akan bisa dicerna secara secuil saja. tapi harus melalui melihat, mendengar dan merasakan. kalau manusia sekarang tahunya hanya politik semu dan korupsi pastinya. wkwkwkwkwk kita telah dijajah oleh kaum pendatang yang memuskrikan budaya luhur tinggalan nenek moyang tidak heran kita tidak jawani tentang arti sumpah palapa dalam kosa kata jawa .

    Reply
  119. saz
    March 31, 2012

    Jika pada masa lampau kerajaan Majapahit mampu menyatukan nusantara maka sekarang pun harusnya para generasi bangsa mampu melakukannya. Perjuangan yang penuh semangat demi tercapainya cita-cita.

    Reply
  120. Er2
    April 17, 2012

    Saya sudah baca novel Gajah Mada mulai Jilid 1 sampai 5. menurut Gajah Mada memang mempunyai semangat untuk tidak mendekati wanita karena adanya Sumpah Palapa.

    Reply
  121. Bagus P. Susilo
    April 28, 2012

    Sumpah Palapa akhirnya terlaksana karena pengorbanan mahapatih Kebo Iwo (Kebo Teruna), patih dari kerajaan Bedaulu (Bali) di abad ke 14, yang rela mengungkapkan rahasia kelemahan dirinya kepada Gajahmada sehingga akhirnya dia terkalahkan dan tewas tanpa peperangan di tangan Gajahmada demi untuk persatuan nusantara (http://haxims.blogspot.com/2011/11/legenda-i-kebo-iwa-orang-sakti-dari.html).

    Untuk menegaskan kekuasaan Majapahit di Bali dan demi menghormati pengorbanan patih Kebo Iwa, akhirnya Mahapatih Gajahmada menempatkan topeng wajah dirinya di desa Blahbatuh (tempat lahir Kebo Iwa) yang sampai sekarang topeng tersebut masih utuh dan tersimpan rapi disamping beberapa pemberiaan lain yang diberikan secara langsung oleh mahapatih Gajahmada itu sendiri.

    Reply
  122. Didi.rontek
    September 28, 2013

    Gajah mada ksatria yg hianat trhadp raja.
    Pecundang beraninya hnya menikam dari belakang.

    Reply
  123. mbakosemprultenan
    February 9, 2014

    emang gue pikirin celotehan orangg gk bergun, ambil hikmah dari sejarah gajah mada okeeey,,,,

    Reply

Leave a Reply

Switch to our mobile site