Wanita di Mata Mahapatih Gajah Mada

Date May 27, 2008

Untuk mewujudkan keinginanku atas Majapahit yang besar, aku bersumpah akan menjauhi hamukti wiwaha sebelum cita-citaku dan cita-cita kita bersama itu terwujud. Aku tidak akan bersenang-senang dahulu. Aku akan tetap berprihatin dalam puasa tanpa ujung semata-mata demi kebesaran Majapahit. Aku bersumpah untuk tidak beristirahat. Lamun huwus kalah Nusantara ingsun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seram, Tanjungpura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasek, sama ingsun amukti palapa.

Mengerikan betul sumpah yang diucapkan Gajah Mada di depan Bale Manguntur ketika dilakukan pelantikannya menjadi Sang Mahapatih Majapahit mendampingi Sri Gitarja Tribhuanatunggadewi Jayawisnuwardhani dan Dyah Wiyat Rajadewi Maharajasa. Sumpah ini kemudian terkenal dengan Sumpah Palapa. Bagaimana tidak, negarawan sejati ini bersumpah tidak akan bersenang-senang dalam puasa tanpa ujung sebelum seluruh Nusantara berada di bawah kebesaran Majapahit.

Membaca biografinya yang ditulis dalam bentuk novel sejarah oleh Langit Kresna Hadi (Gajah Mada: Hamukti Palapa, Solo: Tiga Serangkai), terbayang di benak saya figur seorang Gajah Mada yang baginya kepentingan negara ditempatkan diatas kepentingan pribadi dan kelompok. Ia rela membunuh bibit-bibit yang bisa mengacaukan langgengnya pemerintahan kelak. Bahkan kalau perlu, ia bisa mencabut nyawanya sendiri demi kepentingan negara. Saya menduga, kasus Perang Bubat diujung kejayaan Majapahit yang merenggangkan hubungannya dengan Prabu Brawijaya juga didasari oleh kepentingan negara tersebut.

Satu pertanyaan penting di benak saya ketika menyusuri figur Gajah Mada. Apa yang menyebabkan Gajah Mada mampu mengemban sumpahnya? Konsep dan prinsip hidup seperti apa yang mendasari Gajah Mada bersumpah seperti itu? Mungkin salah satu sebabnya bisa dipetik dari konsep anehnya mengenai Wanita. Berikut kutipan dialog antara Gajah Mada dengan Mahapatih Arya Tadah tentang isteri. Meskipun ini hanya rekaan fiksi, tetapi tentunya Pak Langit telah melakukan riset sehingga konsep Gajah Mada tentang wanita sangat masuk akal dengan sumpah palapa-nya.

“Perempuan adalah sumber kelemahan bagiku, Paman! Yang jika aku layani, akan menjadi penghambat semua gerak langkahku. Ke depan, aku tak ingin terganggu oleh hal sekecil apapun. Padahal, ke depan, Majapahit membutuhkan para lelaki perkasa, membutuhkan laki-laki yang tangguh, tidak takut darah tumpah dari tubuhnya, dibutuhkan laki-laki pilih tanding yang berani berkorban dan tidak terikat oleh waktu”. Bagaimana seorang laki-laki bisa bebas dan berani meluaskan wilayah Majapahit, yang untuk keperluan itu mungkin harus dengan pergi bertahun-tahun jika ia terikat oleh seorang isteri, terikat oleh anak atau keluarga. “Bagaimana aku bisa mewujudkan semua impianku itu jika aku terganggu makhluk perempuan bernama isteri, yang merengek merajuk. Isteri atau perempuan bagiku tidak ubahnya rasa lapar dan haus yang harus dilawan.”

Waktu saya membaca paragraf ini saya terhenyak. Saya sangat terkesan dengan prinsip Gajah Mada itu. Dan ketika saya lupa untuk mereview buku ini, kesan ini perlahan mengendap dan diganti oleh lembar-lembar buku yang saya baca berikutnya, sampai saya membaca buku Musashi karangan Eiji Yoshikawa. Musashi, dalam menempuh Jalan Pedang, ternyata memiliki prinsip tentang perempuan yang mirip dengan Gajah Mada. Dan itu membuat saya kembali membuka buku Gajah Mada dan menulis apa yang dulu ingin saya tulis di sini. Tentang konsep Musashi, saya akan menulisnya terpisah, setelah ini. :)

71 Responses to “Wanita di Mata Mahapatih Gajah Mada”

  1. ndop said:

    bahasanya mbulet apa tidak bos novelnya???

  2. cinker said:

    bagi gw perempuan jg sumber kelemahan gw…! “gaya gw lagi” heeeheeeheeeheeehee…..

  3. Galih Satria said:

    #ndop:
    sama sekali nggak. meskipun secara alur kurang greget, tapi lumayan lah buat bacaan ringan.

    #cinker:
    serius nih? ;)

  4. cipluk said:

    wah kayaknya prinsipnya sudah mengendap dihati yo mas?? jangan-jangan sekarang sudah tidak tertarik sama yang namanya wanita..

  5. Galih Satria said:

    #cipluk:
    mengendap sih nggak. cuma lagi capek aja. percum tak bergun. gagal maning gagal maning son… :)

  6. dnial said:

    Baru baca buku pertama. Buku selanjutnya ntar saja.

    Aku rasa wajar di jaman patriarkis seperti itu Gajahmada memandang remeh wanita. Hanya Ken Dedes wanita di jaman itu yang dihormati, itu pun karena adanya ramalan bahwa dari rahimnya akan muncul raja-raja Jawa.

    Segala sesuatu itu sama persis yang kita lihat. Kalau kita melihat wanita(atau pria) sebagai sumber masalah ya… begitu lah adanya. Juga kalau kita melihat mereka sebagai sumber inspirasi, pendukung di masa susah, ya begitulah adanya.

    *sok tahu mode:on*

  7. tukang foto keliling said:

    hmm…. ikutan komen ah,
    klo buat saya wanita itu segalanya :p
    bisa jadi masalah… bisa juga jadi tempat menyelesaikan masalah. Yang jelas bukan masalah kewanitaan whehe :)

    *wanita itu adalah ‘sesuatu’ yang mulia.
    Love u mom :)

  8. natazya said:

    bagus amat pendapatnya

    *dengan ironi…

  9. nina said:

    oalah buku ini to yang bikin mas galih wanita penghambat karir laki-laki

    tapi sebagai perempuan sendiri aku juga ngerasa gitu hehe ^__^

    biasanya klo suamiku keluar kota untuk sesuatu hal, pastinyalah diriku merengek atau malah ngintil he2

    tapi hidup tidak akan berwarna tanpa wanita
    kata masku makhluk paling memusingkan dan susah dimengerti

    selamat berjuang mengikuti sumpah palapnya mas galih
    wuehehehehe

  10. seno said:

    scr agama, adam jatuh dari surga karena hawa, nabi222 cowok kabeh, tapi orang sekelas alexander juga anti cewe, jengis khan punya anak buanyak, orang paling suci kristen juga tak bercewe, orang paling suci islam isterinya 8, menurutku sih yang alami-alami aja, orang jadi besar tak harus mengecilkan atau membesarkan toh pihak luar yang menilai. he..he..gue suka kalo gak nyambung

  11. erick said:

    sumpah yang bagus, dan memang terbukti oleh Patih Gajah Mada utk mempersatukan bangsa indonesia. tapi apakah bisa kita menerapkan pada jaman sekarang?
    semoga ada yg meniru dgn patih Gajah Mada. kalo saya kayaknya susah…xixixixixixixi

  12. adi nugroho said:

    Ya itulah gajah mada, wanita dinomor duakan. Tapi bukan berarti beliau tidak menghormati wanita. Coba liat dalam buku LKH, GM selalu datang kan dan gembira saat rekan-rekannya memilih jalan untuk berumah tangga, juga mendukung raja perempuan di Majapahit. Jangan lupa itu!!! Artinya gajah Mada sangat respek pada wanita so dia tidak patriarkhis kan. Pandangan seorang GM (tokoh paling monumental, superb raja-raja majapahit aja kalah) justru karena dia berperanan sebagai kstaria-brahmana, pengabdi rakyat dan negarawan sejati sekaligus sebagai spritualis sejati. Kesatuan ini membuat GM seimbang. Dalam pikirannya hanya rakyat dan persatuan nusantara melulu sehingga kita bisa menikmati negara hampir seluas eropa. Padahal saat ini wilayah NKRI masih lebih kecil lho dibanding majapahit dulu. So, untuk mempersatukan nusantara gak butuh banyak orang yang berlaku seperti GM, cukup satu aja dan mau serta ajeg/konsisten dengan misinya. Sebagai anak bangsa berani gak kita belajar dari semangat GM? Kita kan bisa buat usaha yang melanglang dunia dengan merek Made In Indonesia, bangga dengan produk sendiri. Berani?

  13. haya said:

    cwe emang bisa jadi penghambat,gu akuib itu karena gu sbagai ce. ce susah di mengerti n banyak maunya ,,makanya gu gamaw merid ama cwe..he

  14. suryo said:

    gajah mada bukan hanya sebagai pahlawan di jaman majapahit tetapi layak untuk di jadikan guru dan panutan sepanjang jaman.knp?karena gajah mada mampu memegang janjinya sebagai seorang nasionalis sejati dan prajurit/panglima yang menjunjung tinggi sumpah nya tanpatergoyahkan iming iming apapun. termasuk wanita dan tahta.GAJAH MADA SIAPAUN,BAGAIMANAPUN DIA ADALAH ORANG YANG PERNAH BERJASA DALAM SEJARAH NUSANTARA.

  15. AGUS said:

    tak ubahnya seorang pahlawan dari medan perang.
    yang butuh minum/makan.
    semua manusia pastilah membutuhkan.
    itu kan gajah mada..
    he..he..
    sego pecel sek enak

  16. Rio said:

    komen ah..
    Gajah Mada sendiri lahir dari seorang perempuan (Ibu), kalau ngga ada Ibu mana mungkin Majapahit memiliki prajurit2 yang begitu banyak dan tangguh..
    Cukup Gajah Mada aja yang seperti itu.. :P
    Kita lihat sendiri Majapahit tidak kekal, soalnya tidak ada yang melanjutkan keturunan Gajah Mada, kalau saja Gajah Mada punya anak, siapa tahu Majapahit masih ada sampai sekarang.. setidaknya orang yang punya karakter yang mirip dimiliki Gajah Mada..

  17. nanang sutrisno said:

    Andai waktu itu dijawa sudah ada perempuan secantik dan seseksi angelina jolie , mungkin Gajah Mada akan berpikir 1000 kali untuk mengucapkan sumpah itu….

  18. sera said:

    Gajah Mada Punya Istri, ga cuma satu!!
    Referensi Misteri Moksa Gajah Mada:SIC, Surabaya
    Meskipun ada anggapan bahwa istri2 yang dinikahinya karena kawin politik, yang jelas Gajah Mada masih menghargai kaum perempuan. Pada jaman itu, perempuan justru punya nilai lebih selain sebagai alat politik yang paling damai dan handal. Bukannya Gajah Mada mengucapkan sumpah di depan Raja Tribhuwana Tunggadewi yang notabene seorang perempuan..
    Gajah Mada adalah gambaran sosok negarawan dan lelaki sejati, mungkin kalau beliaunya masih ada aku bisa jatuh hati, he he..

  19. pandawa 5 said:

    Gajah Mada memang luar biasa…! Beliau bisa menyatukan Nusantara yang begitu luas dengan sumpah Palapanya. Jujur aja, aku kagum dengan sosok beliau. Walaupun mungkin beliau memiliki beberapa orang istri, tapi Gajah Mada bukan pria playboy karena jaman dulu belum ada istilah playboy. He..he..

  20. Ukhti said:

    Waduh..
    Kt itu harus puny prinsip bwt pegangan..
    Kl aq sih pegangnny alquran n sunnah,kan nikah itu mnympurnkn separuh agma..
    Kl gk ad wanita bgaimna bs nikah..
    Kecuali..
    (tafsrkn sendri)

  21. Ki Ageng Mangir said:

    BREAKING NEWS: Saat ini sedang dipersiapkan proses produksi Film Kolosal Layar Lebar dan Mega Sinetron dengan judul ‘MAHAPATIH GAJAH MADA’ produksi PT Tawi Nusantara Film – Pamulang bekerjasama dengan Kraton Tirto Wening – Cimone, dengan Sutradara Renny Masmada yang telah mempelajari Sejarah Mahapatih Gajah Mada selama 20 Tahun. Kini sudah bisa dilihat pembuatan setting & property-nya di lokasi shooting di Kp. Cogrek Ds. Peusar Kec. Panongan Cikupa-Tangerang. Mohon doa & restu. Terima kasih (PT TNF PUBLICATION DEPT)

  22. mahapatih_mada said:

    gw dah baca semua novel yg km review itu… itu karangannya LKH kan? asyik pokoknya tuh novel….. gw jamin…. nih sekarang gw lagi nunggu karya LKH berikutnya yg berjudul Perang Paragrek 2 (lanjutan gajah mada) dan novel Candi Murca 4.

  23. Tian Saktiandy said:

    Sebenarnya ada orang-orang seperti Gajah Mada (jika melihat apa yang ditulis panjenengan).

    Pada masa Orde Baru.
    Ada sekelompok orang yang notabene dia juga tokoh pergerakan tahun 1960.
    mereka mencoba menjadi penyeimbang bagi pemerintahan orde baru.
    Sampai-sampai beberapa tokoh utama dari mereka tidak menikah bahkan sampai meninggalnya.

    Sebenarnya, mereka bukan tidak ingin menikah, tapi memikirkan segala aspek jika harus menikah.
    kalau seandainya yang diserang adalah keluarga dalam hal ini istri atau anaknya, pastilah mereka akan melemah.
    kalau seandainya mereka meninggal dalam perjuangan, pastilah akan kasihan bagi keluarga yang ditinggalkan. karena dalam pergolakan politik atau revolusi, pihak lawan bisa menggunakan segala macam cara untuk melemahkan.

    Gajah Mada mungkin memikirkan hal itu.
    Wajar seorang Suami akan memikirkan keluarga saat di medan laga.
    untuk itu Gjah Mada memutuskan untuk menunda atau mengurangi kesenangan akan duniawi.

    itu sekilas Gambaran.
    bukan berarti dia membenci wanita, tapi melihat wanita pada posisi yang proporsional.

  24. ADANK said:

    Gajah Mada..figur cntoh..
    bkan masalah prcntaannya.. tp ada yg lbih jauh yg msti qta teladani..ada kalimat yg aku ingat. Lamun humus kala Nuantara,isun amukti palapa, lamun kala gurun, ring serang, ring bali,tumasik, sakmanak isun amulti palapa.. barangkali itu yg hrus dicntoh ole pr pemimpi Indonesia saat ini.

  25. ADANK said:

    salam buat Om ren yg dalam proses pembuatan Mega sinetron dan layar lebarnya.. “MAHAPATIH GAJAH MADA”
    aku BANGSAWAN DAHA, akan slalu mndukung prjuanganmu..
    sukses Om..

  26. BAMBANG LECES said:

    Gajah Mada itu Orang terhebat Indonesia Jadul, dan Bung Karno orang terhebat Indonesia Modern. Menurut saya, Gajah Mada itu dilahirkan dari Orang yang membuka hutan Tarik. dan semua sejarawan tahu yang membabat hutan Tarik itu Anak Buah Aria Wiraraja. Kemungkinan Salah seorang yang membuka hutan Tarik itu menikahi Putri Jawa setempat. dan melahirkan Gajah Mada. jadi Gajah Mada hasil percampuran etnis, dan dari tingkah lakunya jelas dia tidak berhak menjadi Raja Majapahit, meskipun kesempatan baginya sangat banyak. mungkin dia tahu bukan keturunan Biru dan bukan Orang Jawa tulen. Jadi Orang Jawa berdarah Birulah yang berhak untuk Menjadi Raja Majapahit. Pendapat saya itu Relevan dengan sekarang kan? Orang Jawa Superior, yang lain Minggir termasuk Orang Madura yang menjadi Bapak dari Gajah Mada. Itu perlu penelitian yang Empiris memang…..085655866799 bebas berpendapat asal dari Pikiran yang bersih untuk Kemajuan Bangsa Indonesia dan Bukti Sejarah buat Anak cucu kita.

  27. BAMBANG LECES said:

    Berandai andai boleh kan? Gajah Mada Junior akan mencaplok Timor Lorosae, Sipadan Ligitan, Pulau Pasir (Ashmore Reef), Kesultanan Sulu, Madagaskar, Sarawak Sabah, Pattani. Adakah Seorang Mahapatih Modern yang tidak Ikut Hiruk Pikuk Parpol dan hanya mempersatukan Nusantara.???…Itu bisa kalau Anda Pahlawan yang menjauhi Korupsi, Gelimang harta dan Jabatan, Iming iming Paha Putih Wanita, dan Berpuasa dari Nafsu Dunia. ada nggak ??? Tanya aja sama Rani Julianti Caddy di Padang Golf yang bertarif sejuta itu.

  28. Pengagum Pemersatu Nusantara said:

    Semoga Sang Mahapatih selalu abadi namanya…
    Dan nantinya akan lahir lagi (Gajah Mada)2x baru di bumi Nusantara yang kita cintai ini.
    Salam Wilwatikta…

  29. Pengagum Pemersatu Nusantara said:

    Jangan kaburkan sejarah……!!!!

    Jangan biarkan Sang Pemersatu menangis dalam keabadiannya…

    Wahai penerus Bumi Nusantara…

    Kembalilah engkau ke asal mulamu…

    Asal dari segala asa yang telah dicapai oleh Sang Pemersatu kita…

    Sang Pemersatu, Mahapatih Hamengkubhumi Kryan Gajah Mada…

  30. Noone said:

    BEner kah Gajah Mada tidak menikah ? barangkali benar… tapi bener kah dia tidak punya keturunan ? barangkali bener juga, tapi benerkah GM punya keturunan ? barngkali bener juga ya ? namanya juga cerita sejarah… tak ada yang bisa menjamin kebenerannya….jangan sejarah berabad yang lalu, sejarah setahun atau sebulan atau seminggu yang lalu aja membingungkan dan tak bisa dijamin kebenarannya ? contohnya sejarah beberapa mingu yang lalu di lapangan modernlan Tangerang kan ???
    Jadi mari kita cari alternatif cerita lain, yaitu GM yang memiliki keturunan… tapi disembunyikan… bg mn Pak LKH ? bisa kah dibuat ceritanya ??? hee..hee…seru kalil ya… ternyata GM punya keturunan, dan kesaktiannya menitis pada keturunannya itu, yang kelak menjadi Raja besar di Jawa juga….

    Selamat berkhayal…

    Slaam,
    Uthiz

  31. roman said:

    memang gajah mada seperti it.dan memang dr jaman dulu wanita it perusak.jadi kt harus memilijh2 wanita.jd panggl wanita aja kalau lg butuh.jgn mencintai dia tp manfaat kan dia ajah.soal y mereka sebener y di bawah laki2.kan bpak sbg kepala rumah tangga.bukan ibu.

  32. kusuma said:

    gajah mada hebat tp ada kelemahannya, tidka nikah jadi tidak ada keturunan yg mengakibatkan majapahit hancur. karean tidak ada keimbangan.
    suatu negara hebat jika ga ada geresi muda juga tidk berguna.
    kayak indonesia kb itu adalah suatu cara untuk memusnakan bangsa ini. maka hentikan kb. hanya kebodohan aja mau kb. suatu negar akuat jika penduduknya banyak. ga ada penduduk akan membuat negra jadi tidak kuat.

  33. AGUNG BHAKTI said:

    menrut saya INDONESIA saat ini membutuhkan seorang pemimpin seperti GAJAH MADA, mementingkan kepentingan bangsa dari pada kepentigan pribadi.

  34. rahmat hamirudin said:

    buat saya cinta itu bagaikan sebuah upil karena pertama-tana kita cari upil tersebut setelah dapat langsung di buang… ga mungkin kan upil harus disimpan… heeeee….. cuma bercanda ko jangan dimasukin ke hati ya yang membacanya

  35. vhee said:

    gajah mada akan selalu membekas dimata semua orang yang mengenal nya
    1 hal yang pasti…
    dalam peradaban qta saat ini, tidak ada seorang pun yang mampu menjadi dirinya
    dan pastinya hampir setengah dari qta yang ada malah melupakn sosok nya yang sangat berharga dibumi nusantara ini
    BHINEKA TUNGGAL IKA
    TAN HANA DHARMA MANGRWA………………………………

  36. vhee said:

    SALAM NUSANTARA……………………….
    GAJAH MADA……………….
    RENNY MASMADA…………………………

    CAYOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOOO……………………………………………………………………………….

  37. Rezitiyo said:

    Gajah mada poooll keren tp mungkin impoten ya???

  38. adang_satria said:

    OM RENY MAS MADA.. mdh2n Om gk lupa dngan yg satu ini..tmn2 dr sby prnh ikut dlm pembuatan Mega sinetron MAHAPATIH GAJAH MADA..(wlwpun gk ampe kelar).
    yg jlas pengrbanan qta gk main2..
    terbukti saudara2 qta artis pendukung:
    -ganes ( jayanegara remaja)
    -Edo (gendu sara)
    Endy imam mustofa ( KI PRAJAN )
    mereka tlah mninggal dunia pd saat shooting sedang berjalan..mudah2n Allah mnrma sgala amal ibadah mereka..dan diampuni sgala dosanya..amien.

    mdh2n Sinetron trsbt berjlan lncar, dan bs tayang. stdaknya bangsa indonesia ini bs belajar banyak dr sejarah bangsanya sendiri..

  39. adang_satria said:

    bangsa yg besar adalah bangsa yg tdk lupa dngn sejarah bangsanya sendiri…

  40. novendri al ghazali said:

    mudah2n film kita berjalan pak,mudah2n juga kita sukses bersama,ap pun yg dh terjadi kita hrus hdapi bersama……..

  41. novendri al ghazali said:

    noven juga salut sama smangat bapak yg g prnh ptus asa dlm melakukan suatu pkerjaan yg berat,bapak juga dah bnyk ngajarin kita semua tantang arti hidup yg disiplin,bapak juga guru wat kita semua noven slalu doa wat film kita ini,noven mu liat bapak seneng n bahagia bapak yg kuat y kita harus tunjukin ke orang2 yg dh berpikir negatif ke kita,ayo pak maju terus kita sllu dukung bapak ap pun yg trjadi……………………………………..

  42. karen said:

    saya dengar dr temen sy Gaja mada lahir di solo ,mohon pencerahan.

  43. Imam Stats said:

    Gajah mada memang orang, ia komit dengan cita – citanya. Saya yakin benar akan sumpahnya yang dahsyat itu, tetapi saya juga yakin bahwa ia setia dengan sumpahnya karena wanita. Memang dia tidak akan beristrei dahulu tetapi ia cukup dengan menganggungkan rajanya yakni Tribuana Tunggadewi yang cantik nan rupawan dan mengagumkan. Dia rela berpuasa tanpa putus demi untuk menjadi patih yang sukses menyatukan nusantara yang ujungnya akan senantiasa dekat ratu nan cantik itu. Okey

  44. Jayarana said:

    Kalau di cerna dari kidung sundayana yang dituliskan oleh Darmadyaksa (Bali) atas perintah Prabu Hayam Wuruk. Jelas disana tertulis saat para rombongan sunda memaki-maki Mahapatih Gajah Mada yang dianggap telah bermulut besar menipu orang-orang sunda.
    Dalam beberapa bait kidung yang artinya seperti ini :

    * Wahai Gajah Mada, apa maksudnya engkau bermulut besar terhadap kami? Kita ini sekarang ingin membawa Tuan Putri, sementara engkau menginginkan kami harus membawa bakti? Sama seperti dari Nusantara. Kita lain, kita orang Sunda, belum pernah kami kalah berperang.

    * Seakan-akan lupa engkau dahulu kala, ketika engkau berperang, bertempur di daerah-daerah pegunungan. Sungguh dahsyat peperangannya, diburu orang Jipang. Kemudian patih Sunda datang kembali dan bala tentaramu mundur.

    * Kedua mantrimu yang bernama Les dan Beleteng diparang dan mati. Pasukanmu bubar dan melarikan diri. Ada yang jatuh di jurang dan terkena duri-duri. Mereka mati bagaikan kera, siamang dan setan. Di mana-mana mereka merengek-rengek minta tetap hidup.

    Berarti sebelumnya Gajah Mada pernah gagal dlm misinya ingin menaklukan Galuh sebab dlm pertempuran melawan Galuh, Majapahit mengalami kekalahan. Dan Palagan Bubat menjadi saksi atas kelicikan dan kebiadaban Gajah Mada, seorang ksatria yang tidak terhormat.

  45. Boyke said:

    wakakakak… tapi sy ga yakin bener lah! gimanapun juga Gajah Mada itu manusia biasa, kecuali dia seorang yg tidak normal. Ya… bisa saja statusnya aja yang perjaka! Kalau bagi saya nih, kita boleh mengagumi beberapa tokoh sejarah tetapi bukan berarti mereka itu waow! yang segala-galanya sehingga kita melupakan kodrat2 kemanusiaan mereka. Coba kita berpikir secara logika saja jangan terpengaruh dengan lakon yang dihebatkan atau penjunjungan dari tokoh-tokoh tersebut.

  46. dalem purwo said:

    hemmmm. i think soo. best for you. saya adalah pengagum gajah mada, kapan kapan buat filemnya ya….

  47. solorist said:

    gajah mada adalah contoh produk manusia unggul pada jaman itu yang kalau ditelusuri ke arah barat ada pemikiran para filsuf barat yang mengkategorikan wanita sebagai bukan manusia tetapi makhkluk yang harus dihindari karena dianggap racun dunia. ini bisa ditarik dari kitab suci bahwa hawa atau evalah yang menjatuhkan adam yang akhirnya membawa umat manusia ke dalam dosa hingga saat ini.sehingga masuk akal bahwa pemikiran dan prinsip gajah mada tentang wanita adalah wajar karena terpengaruh oleh pola pikir saat itu yang mungkin saja didapat gajah mada dari para perantau dari barat seperti orang cina atau india yang telah lebih dahulu mengerti filsafat barat dan ajaran2 lainnya yang tentu sudah mulai masuk di nusantara oleh para pengembara dan pedagang dari barat.
    bagi saya prinsip gajah mada itu wajar tentang wanita, bahwa kadang-kadang kita laki2 mengalami wanita sebagai penghalang dalam banyak hal terutama dalam mengembangkan ambisi dan cita2 kita yang kelewat tinggi, apalagi bagi wanita jawa yang masih hidup dalam ketradisionalan tradisi dan status mereka dalam budaya jawa sebagai wani toto (berani diatur). oleh karna itu wanitajuga harus belajar dan berani melawan tradisi jawa yang kurang baik, dan jangan hanya berani diatur aja..
    bagi orang Lamaholot (Solor) suatu daerah jajahan gajah mada saat itu, gajah mada adalah sosok sakti (tokoh fiktif) yang dalam hikayat lamaholot dikenal juga dengan istilah kote bala yang menggambarkan sosok sakti mandraguna yang berasal dari langit..anak dewa..tidak perdulidia anak jawa, madura atau sumatera dan lain-lain,yang penting berkualitas dan hebat. pelajaran untuk orang jawa agar jangan sombong, jangan merasa indonesia adaah miliknya orang jawa saja, melainkan kita semua adalah anak bangsa indonesia yang lahir di tanah ini sebagai pewaris sah negeri ini, sehingga negeri ini bisa maju dan makmur kalau segala potensi dimanfaatkan dengan benar tanpa pandang bulu. mudah-mudahan ke depan negeri ini bisa maju.orang sunda jangan membenci gajah mada karena membunuh kakek dari raja siliwangi tetapi memaknai cerita sejarah ini sebagai pelajaran bahwa orang sunda ternyata berprinsip teguh dan memgangtinggi kehormatan dan harga diri, demikian juga orang jawa timur jangan merasa sombong atas kehebatan arek-arek jatim yang selalu memimpin negeri ini dari jaman sukarno sampai sby,tetapi meneladani prinsip gajah mada dengan sumpah palapanya sebagai tokoh bangsa yang mementingkan kepentingan negara dan bangsa di atas kepentingan pribadi, ingat bung hatta, baru menikah setelah indonesia merdeka di usia yang cukup tua..semogawasalam.

  48. ungkapankoe said:

    sekedar memberikan info bahwa telah terbit buku yang mengulas tentang identitas gajahmada coba cek di http://ungkapankoe.blogspot.com/2009/09/terungkapnya-identitas-gajahmada.html

  49. wirasa kicik said:

    Ki Patih Gajah Mada, Mahapatih kerajaan Majapahit yang terkenal dan sangat dikagumi , ternyata adalah murid dari KI Hanuraga, sesepuh Generasi III, Paiketan Paguron Suling Dewata .

    Menurut Parampara Perguruan Seruling Dewata, khususnya saat menceritakan kisah ketua angkatan ke III , Ki Hanuraga ( atau Ksatria Suling Gading ), tersirat kisah hidup Gajahmada . Gajahmada, lahir di desa Mada, Mada Karipura, beliau ditemukan sekarat oleh seorang Maha Yogi Ki Hanuraga, di Jawa Ki Hanuraga di kenal dengan nama Begawan Hanuraga sedangkan di Bali beliau dikenal dengan nama dengan sebutan Mahayogi Hanuraga ( Sesepuh Generasi III Perguruan Seruling Dewata )beliau menguasai 72 kitab pusaka yang mempelajari 72 ilmu silat dan diwarisi oleh sesepuh sesepuh sebelumnya seperti Ki Mudra dan Ki Madra sesepuh Generasi II, serta Ki Budhi Dharma sesepuh generasi I yang di diksa pada abad ke 5 – caka tahun ke 63 – bulan ke 11- hari ke 26 ( caka warsa 463 ). mengenai Gajahmada , diceritakan, bahwa Gajahmada kecil bernama I Dipa, dia memanggil Ki Hanuraga dengan sebutan Eyang Wungkuk, dan belajar ilmu kanuragan selama 5 tahun sambil mempelajari ilmu ketata Negaraan , I Dipa ( Gajah Mada Kecil ) adalah seorang yg tdk memiliki siapa-siapa ( sebatang kara ), sebagai pengembala kambing. Perkenalan Mahayogi Hanuraga dgn I Dipa ( Gajahmada ),terjadi saat Ki Hanuraga melakukan pengembaraan ke tiga kalinya mengelilingi Nusantara ( kala itu di sebut Nusa Ning Nusa ) , sebelum Mahayogi sakti ini kembali ke Pertapaan Candra Parwata di Gunung Batukaru di Bali ketika usia beliau sudah sepuh ( tua ), sesuai tradisi Perguruan sebagai seorang Mahayogi harus kembali ke pertapaan. Mahayogi Hanuraga menemukan Gajahmada, dipinggiran hutan dalam keadaan pingsan, antara hidup dan mati, karena kasihan Maha Yogi Ki Hanuraga mengobati dan menyembuhkan luka dalam Gajahmada. dari Ki Hanuraga-lah I Gajahmada, belajar ilmu silat dan kanuragan , serta mengajari ilmu Tata Negara dan tercatat sebagai siswa Paiketan Paguron Suling Dewata di bawah bimbingan langsung sesepuh Generasi III , Ki Hanuraga. Gajahmada Kecil sering di ejek oleh teman temannya, karena dia memiliki kuping yg lebih besar dari kuping orang normal, sehingga dia di panggil I Gajah dari Desa Mada. kelak semua tahu bahwa nama Gajahmada inilah yang akhirnya menjadi terkenal di seluruh Nusantara sebagai Mahapatih yang maha sakti. ( di sadur dari Majalah Watukaru , Majalah bulanan Perguruan Seruling Dewata, )

    berikut beberapa petikan yang diambil dari Parampara Perguruan mengenai Ki Gajahmada dan Ki Soma Kepakisan , seperti yang dituturkan oleh Ki Hanuraga atau Ksatria Suling gading , sesepuh Generasi Ke III, Perguruan Seruling Dewata .:

    Ki Gajahmada

    ini adalah pengembaraanku yang ketiga dan merupakan yang terakhir menjelajahi Nusantara. ketika aku melangkahkan kakiku dengan santai di pinggiran hutan dekat sebuah desa yang bernama desa Mada atau lengkapnya Madakaripura pada sebidang tanah datar pandangan mataku tertumbuk pada seorang anak yang sedang mengelepar bergulingan di tanah seperti sedang sekarat. aku segera melompat ringan dan setelah dekat ternyata seorang anak berusia sekitar empat belas tahunan. tubuhnya sebenarnya tegap, tapi entah kenapa mengelepar gelepar seperti sekarat menahan siksaan berat, tubuhnya memancarkan sinar merah, dan hijau berganti ganti ,berkali kali anak itu ingin berbicara kepadaku, tapi tidak ada suara yang keluar dari mulutnua hanya tangannya saja yang menunjuk nunjuk sebuah goa di pinggir hutan. dengan sigap aku melompat ke mulut goa, didalam goa aku melihat seekor ular naga Wilis sebesar pohon pisang yang panjangnya sekitar delapan depa, mati kehabisan darah, dan ada bekas gigitan di tubuh ular naga wilis ini, didekat bangkai ular naga wilis ada cahaya merah, setelah ku dekati ternyata ” Ong Brahma ” sebuah jamur berwarna merah sebesar niru, yang sebagian besar habis tercabik cabik, ” Ong Brahma ” adalah sebuah mustika langka yang menjadi rebutan kaum persilatan karena mampu melipatgandakan tenaga panas menjadi seribu kali lipat. rupanya ular naga wilis ini adalah penjaga Ong Brahma yang langka ini.bersyukur anak ini berjodoh dan bertemu denganku , jika tidak bertemu pesilat berilmu tinggi anak ini dapat dipastikan kematiannya, sebab minum darah ular saja bisa mati membeku kedinginan apalagi makan ” Ong Brahma ” akan kepanasan darah mengering . jika makan keduanya akan tersiksa panas dan dingin secara bergantian dan akhinya mati.tenaga dalam yang berhawa panas dan dingin yang bergejolak saling mematikan , aku isap habis habisan dengan tenaga sakti isap bhumi, diselaraskan dalam dirinya, lalu disalurkan kembali ke tubuh anak ini sehingga seluruh nadi terbuka, seluruh garanthi ( simpul nadhis ) terbuka, tujuh cakra besar terbuka dan Kundalini terbangkitkan seketika, tenaga dalam masih berlebihan terpaksa dibagi ke 108 nadis di seluruh tubuh anak ini , baru dapat membebaskan anak ini dari kematian. dari kemalangan terancam kematian mengerikan , berubah menjadi keberuntungan luar biasa, impian seluruh dunia persilatan dengan terbukanya seluruh nadhis, garanthi, cakra dan bangkitnya kundalini, orang biasa membutuhkan latihan puluhan tahun untuk mencapai tingkatan seperti ini. setelah setengah hari anak ini pingsan, akhirnya sadar juga, wajahnya cemerlang berseri seri, begitu anak ini sadar langsung berlutut dihadapanku, rupanya anak ini sadar juga bahwa aku telah menyelamatkan jiwanya, setelah mengucapkan terimakasih anak ini mulai menuturkan riwayat hidupnya.anak ini bercerita namanya ” Dipa” , tidak tahu siapa orang tua kandungnya sejak kecil ia sudah menjadi tapa daksa ( anak yatim piatu ), dan harus bekerja pada tuan tanah untuk menanggung hidupnya dia ditugaskan mengembala sapi, anak yang kehilangan sapi dihukum keras dicambuk, dipukuli bahkan jika berkali kali dipotong tangan atau kakinya. anak ini bercerita bahwa dia telah kehilangan kambing 3 kali dan tentunya dia takut kembali karena akan menerima hukuman yang sangat berat bisa bisa di hukum potong tangan atau kaki, sehingga untuk menghindari hukuman tersebut dia mencari ular naga wilis yang memakan kambingnya dan melarikannya ke dalam goa, ketika dililit sama ular naga wilis , Dipa menggigit tubuh ular dan meminum darahnya, ketika ular itu mati kerena kehabisan darah, ia merasa haus dan kelelahan dan melihat jamur merwarna merah yang meneteskan air dan ia pun langsung meminumnya dan meremas remas jamur tersebut agar mendapatkan lebih banyak air karena rasa haus sehabis berkelahi dengan ular naga wilis. syukur hamba ( Dipa ) bertemu dengan tuan ( Ki Hanuraga ) , dan nyawa hamba berhasil diselamatkan , sekarang hamba rasanya kuat , segar bugar, mulai sekarang hamba berguru kepada Tuan dan ikut kemanapun Tuan pergi, daripada hamba kembali ke desa akhirnya di hukum potong tangan atau potong kaki dan menjadi cacat seumur hidup.aku tersenyum dan menerimanya sebagai siswa, namun aku hanya berjanji mengajarkannya selama lima tahun saja, Dipa sering menyebutku dengan Eyang Wungkuk, aku terpaksa menetap di hutan bersama Dipa selama lima tahun mengajarinya ilmu silat dan ilmu ketatanegaraan. aku menyimpulkan bahwa Tenaga dalam Dipa sudah sangat dahsyat melebihi pendekar tangguh , sehingga aku hanya perlu mengajarkan ilmu silat dan senjata serta tehnik bertarung . kalau memungkinkan mengajarkan ilmu ketatanegaraan, siapa tahu ia mengabdi di sebuah kerajaan di kemudian hari. mulai saat itu anak yang bernama Dipa mulai digembleng ilmu ilmu rahasia Gunung Watukaru, baerlatih siang dan malam, tahan terhadap rasa sakit dan rasa lelah, tiada menghiraukan lapar dan haus , berlatih tanpa henti , tidak menghiraukan panasnya matahari dan teriknya hujan berlatih dan terus berlatih, tiada hari tanpa berlatih…………

  50. sarita said:

    APAPUN KATA ORANG, BAGIKU GAJAH MADA TETAP YANG TERHEBAT. DENGAN MENGENAL GAJAH MADA AKU BISA MERASA BANGGA SEBAGAI MANUSIA YANG TERLAHIR DI BUMI INDONESIA. GAJAH MADALAH YANG MEMBUATKU SADAR DENGAN KONDISI POLITIK BANGSA, PADAHAL SELAMA INI AKU BELAJAR DI FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN POLITIK DI SALAH SATU UNIVERSITAS HEBAT DI NEGERI INI, TAPI SELALU APATIS DENGAN BANGSA INI. NAMUN GAJAH MADA TELAH MEMBUKAKAN MATAKU YANG SELAMA INI TERTUTUP. AKU SLALU BERHARAP AKAN MENEMUKAN GAJAH MADA DI MASA KINI.

  51. eddy s widjaja said:

    Indonesia saat ini membutuhkan figur Gajah Mada dengan berani mengesampingkan kepentingan pribadi lebih mendahulukan kepentingan negara.Berani,jujur,dapat menjadi tauladan semua orang.semoga Indonesia lahir Gajah Mada 2 baru yang memimpin negara tercinta ini

  52. Irawan said:

    Gajah Mada yang dibahas ini Gajah Mada kethoprak atau Gajah Mada sejarah to. Gajah Mada Sejarah ada 2. Satu hidup di masa Rajasanagara dan satunya di Majapahit Akhir. Kiranya para penulis dan pengagum Gajah Mada tidak belum tahu tokoh Gajah Mada mana yang yang dibicarakan. Pararaton dalam mengulas Gajah Mada seperti ulasan Kidung Sunda terjadi kekeliruan. Gajah Mada pemersatu Nusantara bukan Gajah Mada patih raja Rajasanagara tapi Gajah Mada patih raja Brawijaya V. Pada masa Brawijaya V terjadi penyerbuan Majapahit ke Nusantara. Karena Majapahit kalah di Minangkabau maka kaum laki-laki Jawa kemudian berjarit. Hingga masa mendekati akhir kaum pria Jawa tidak berjarit. Kaum pria Jawa berjarit dimulai pada masa Majapahit Akhir diikuti Demak hingga Mataram saat ini.
    Sumber: EBOOK ‘ MELURUSKAN PENYIMPANGAN SISTEMATIS SEJARAH MAJAPAHIT’

  53. slych said:

    Nah, kalau yang ini komentar ketoprak atau beneran berdasarkan sejarah? Hehe..
    Hmm, menurutku tidak ada yang salah dari posting di atas. Penulis hanya mau memaparkan bagaimana pandangan Gadjah Mada terhadap wanita. Ternyata wanita adalah sosok yang dapat melemahkannya, menghambat perjuangannya, dst. Oleh sebab itu, dengan terpaksa ia meninggalkannya (BUKAN karena Gadjah Mada impoten lho ya). Dan itulah salah satu kunci keberhasilannya dalam menyatukan nusantara.

  54. Prabusekong said:

    Intinya tuh sebenarnya Gajah Mada adalah seorang lelaki Gay yang perkasa ! ! !

  55. rani said:

    almarhum eyangku dulu yang mantan seorang dalang dari keraton yogyakarta,pernah bercerita bahwa katanya gajah mada punya keturunan. tapi entahlah hal itu bener apa nggak.tapi aku percaya hal itu ada

  56. emak pradhabasu said:

    menikah atau tidaknya Gajah Mada gk perlu di gembor2 kan, Karena pada dasarnya Gajah Mada tidak ingin persatuan dan kesatuan yang tlah susah payah di satukan terpecah karena sosok perempuan. Ini bisa di buktikan saat perang bubat terjadi bukan?

  57. laurentiadewi said:

    jadi ingat, punya novelnya tapi belom sempat baca :(

  58. Dangi said:

    Tidak satupun sejarahwan yg mengetahui siapa “GAJAH MADA” mereka terpaku akan pola terjadinya sejarah itu sendiri… yg harus ada bukti secara artefak ataupun fosil2. Namun.. Bagi kalangan sebagian yang memahami ILMU TAUHID secara keseluruhan.. tidaklah sulit.. pertanyaan pertama : Kenapa Profil Gajah Mada amatlah Rahasia..? asal usulnypun kabur dan buram alias tidak jelas… Begitu juga Ketiadaanya… Masih butuh waktu panjang Para sejarahwan mengkupas kebenaran sejarah secara otentik… sebagai kata kunci “Keberadaan Gajah Mada spt ini menggunakan filosofi dari salah satu karakter binatang kesayangan Rosulullah.. yaitu KUCING” Namun kata kunci ini tidak akan terpikirkan oleh mereka.. yg berkutat pada pengetahuan saja..

  59. emak pradhabasu said:

    Gajah Mada bukan takut perempuan. Gajah Mada sangat menghormati perempuan. Kaum pria seharusnya seperti Gajah Mada. Buat apa menikah dengan perempuan hanya untuk pelengkap hidup semata.

  60. ken said:

    Lho, Gajah Mada itu jg punya istri, kl nggak salah namanya Bu Gajah Mada atau Nyonya Gajah Mada.

  61. Mahapatih Pilihtanding said:

    ass wr wb …
    salut bos stelah liat blog sampean …
    bagus bget …
    ikutan gabung ya …

  62. waspada said:

    Benar-benar sumpah yg mengerikan dan menunjukkan Om Gajah Mada adalah seorang imperialis sejati dan maniak kekuasaan. Om Gajah Mada tidak sadar bahwa sebenarnya sumpahnya untuk menjauhi kesenangan dunia (hamukti palapa: puasa meninggalkan kesenangan dunia) adalah sebagai jalan untuk mencapai kesenangan dunia juga, bukan untuk mencapai kesenangan/kebahagiaan akhirat. Kekuasaan adalah kesenangan dunia. Disini sumpah palapa menjadi tidak berarti alias omong kosong yang hanya menunjukkan sikap keserakahan dan keinginan berkuasa Om Gajah Mada atas orang lain. Om Gajah Mada Bukan seorang negarawan sejati tapi adalah seorang imperialis sejati.

  63. banialkahfi said:

    gajahmada itu taykam, laki-laki yang dijadikan pengawal keputren dari bangsa mongol yang ditugaskan untuk menjajah negeri nusantara seorang diri, dan berhasil karena tribuana tungga dewi amat bergantung kepada gajahmada, dia tak takut kepada gajahmada karena gajahmada sudah berterus terang bahwa dia sudah tak ada ” manuknya”.
    bagaimana gajahmada mau beristeri wong dia sudah tak punya burung, dia bersumpah karena untuk menutupi rahasia: dirinya dan tugas dari Raja Mongol.
    bagaimanpun dia orang hebat, sehebat Snug hurgronye yang bisa mengaku seorang Ulama dan pahamnya dijadikan agama oleh orang Indonesia pada umumnya, dan orang Indonesia tak suka lagi dengan Islam yang bener, tapi lebih suka Islam model Abdul Ghafar Snug Al Holandy.

  64. Hadi Susanto Wong Kapetakan Cirebon said:

    Tingeling, pada sekarepe dewek temen. Sampeyen kabeh pada weru ora artie sejarah kuh apa. Lamon wong tuwa atawa sedulur sampeyan dileledek kaya konon, keprriben prasaan sampeyan kabeh? Boro-boro arep ngajeni wong sejen, awak dewek bli keurusan. Eling, wong. Eling. Nyebut…..

  65. Fey said:

    Hmm..gimana bisa muncul pria pria perkasa jiga tidak ada perempuan? mau lahir dari batu tuh pria perkasanya??….Perempuanlah yang melahirkan pria perkasa

  66. mercgra said:

    yang bisa bikin negara maju adalah nasionalisme bukan agama

  67. mercgra said:

    dan pada jamannya gajahmada menempatkan itu diatas kepentingan pribadinya
    buat saya itu sudah lebih dari cukup

  68. cappler said:

    gajah mada
    mahluk religius

  69. cappler said:

    iye mau keluar dari mane tuh laki2 perkasa klo ga ada wanita
    gw juga benci sama semua orang yg memiliki pemahaman yg mengucil kan wanita
    cos mama gw wanit
    seperti china arab dll negara yg memiliki pikiran kalo wanita cuma sebagai penghalang bodohhhh
    cina besar karena cw yg mulus mulus end cantik
    arab besar karena wanita wanita kuat yg melahir kan pria kuat semua itu karna wanita
    menurut gw wanita adalah segalanya
    contoh siapa yg harus kita hormati ibumu ibumu ibumu baru bapak mukata rasululah
    untuk itu kalo ada pemahaman jelek tentangwanita
    hancurin aje tuh cina arab
    kalo gw punya kekuatan gw yg ancurin tuh negara setan
    allah menciptakan manusia penuh dgn alasan baik wanita mauoun pria semua saling berhubungan untuk membesar kan agama allah

  70. HENDRA said:

    ANAK SENANG SEJARAH

  71. fatin said:

    kapan za ada lagi org kyak gajah mada????????????

    kyk’nya g akan prnah ada coz cow2 skrg cuma mementingkan dirinya sndiri !!!!!!!!!!!!!

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>