Sang Juara yang Memprihatinkan

Saya masih di sana ketika lomba website di seantero lingkungan ITS diadakan. Meskipun menjadi penjaga gawang portal utama, saya tidak dilibatkan baik sebagai peserta maupun penilai. Saya tak tahu siapa jurinya, tetapi waktu itu yang menjadi juara salah satunya adalah website ini: FTIF. Website fakultas dimana saya belajar.

Reaksi pertama saya waktu mendengar itu adalah berteriak,

“HAH!! APA?!? GAK SALAH TUH??!”

Memang, website ini membawa konsep baru dalam dunia website pendidikan, yaitu sebagai agregator blog-blog anggota fakultas — saya termasuk yang didaftarkan. Meskipun hal ini kontroversial, tapi saya anggap ini adalah sebuah konsep baru yang patut dihargai lebih.

Menurut saya, website yang baik adalah website yang dirawat dengan baik. Membuat website itu mudah, lima menit juga jadi. Yang jauh lebih sulit adalah merawatnya. Perlu cinta kasih dalam merawat sebuah website. Bagi saya, hal inilah yang seharusnya menjadi faktor penilaian dengan bobot terbesar. Setelah itu adalah isi, baru kemudian tampilan layout dan sitemapping.

Karena menjadi penjaga portal, saya jadi tahu kinerja semua website di lingkungan ITS. Dan saya tahu website yang menjadi juara itu (FTIF) dari dulu kurang dirawat. Kok tiba-tiba waktu lomba menjadi sebegitu bagusnya, saya curiga itu hanyalah tren sesaatTM saja.

Dugaan saya terbukti. Iseng saya membuka website FTIF. Aktivitas ngeblog anggotanya juga tren sesaat. Entri agregator itu seperti saya dominasi sendirian (scharra saya ngeblog tiap hari sekarang) :)) Ayo dong! Saya tahu betul, FTIF ITS adalah gudangnya mahasiswa dan dosen jenius luar biasa. Hanya diperlukan sedikit kasih sayang untuk merawat website itu. Ini penting karena citra pertama yang dilihat orang luar adalah kesan website-nya.

Artikel terkait: Web ITS, Ganti Layout dong!

Screenshot dokumentasi:

Wups, NRP sayah kosong, harusnya itu adalah 5102.100.042 😀

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

6 thoughts

  1. iya tuh… warningnya keluar dimana2 :p
    drupalnya minta diupdate kali 😀

    setuju arul. its v4 eulek pol… semoga tidak jadi yang itu

  2. itulah kenyataannya mas galih,
    klo soal kemampuan membuat web… arek TC gak perlu diragukan kredibilitasnya,
    tapi klo udah ada embel2 web site jurusan…hahaha pada kabur semua.
    udah dimasukkan agenda KP n web udah jadi, eh… webnya malah gak ada yang ngurus 🙂

    *terus kritik kampus kita, supaya bisa bangun 🙂

  3. #aRuL, kholis:
    nah, ini yang seharusnya tidak boleh terjadi. kalau tuntutannya adalah lebih baik daripada pendahulunya, namanya bukan belajar dong. saya sangat setuju kalau web ITS berubah, lebih jelek pun tidak apa-apa, karena itulah proses belajar.

    #tukang foto keliling:
    podo mroyek kabeh yo? =))

Leave a Reply to dnial Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *