Web ITS, Ganti Layout dong!

Hari ini saya membuka halaman biru website Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya. Tampilan biru membuat pikiran saya melamun ke beberapa tahun sebelumnya…

Juli 2006, saya menyelesaikan kuliah  S1 saya dengan berhasil mempresentasikan Tugas Akhir bidang minat Sistem Bisnis Cerdas. Setelah itu, saya merasa waktu saya di ITSnet tinggal sebentar. Bagi saya ITSnet adalah tempat yang sangat baik untuk belajar dan mengeksplorasi segala hal yang berhubungan dengan teknologi informasi. Dan tentu saja, sudah saatnya saya harus pergi untuk mengaplikasikan apa yang saya dapatkan di bangku kuliah. Turun gunung kalau meminjam istilah serial Wiro Sableng 212.

Sebelum pergi, saya ingin membuat kenang-kenangan untuk keluarga saya di ITSnet: sebuah tampilan yang baru untuk website generasi berikutnya. Saya sebut generasi ini dengan nama V3. Versi ketiga. Boleh juga dibaca fitri. Mengekspos teknologi tableless layout dan Ajax, saya mencoba mendesain dengan penuh cinta dan kasih sayang dengan segala daya yang saya miliki selama saya belajar web design. Dan itulah hasilnya, layout biru sederhana. Saya suka kesederhanaan. Simpler is better.

scshoot.gif


Pertimbangan saya membuat tampilan baru sederhana juga, yaitu memberikan waktu untuk pengganti saya menyiapkan masterpiece-nya. Selama persiapan itu, website ITS masih dalam tampilan yang segar sehingga tidak perlu buru-buru menyelesaikan generasi berikutnya dari web ITS. Nanti ketika sudah waktunya web ITS harus ganti, tampilan baru telah siap. Tidak harus lebih baik daripada punya saya, tetapi cukuplah ganti dan segar. Website kampus sebaiknya memang digunakan untuk eksperimen mahasiswanya. Namanya juga belajar.

Hampir dua tahun berlalu. Siapa sangka layout yang sedianya untuk transisi itu masih belum berganti juga sampai sekarang? Saya lihat, informasi yang harus ditampilkan ITS semakin banyak. Layout yang sekarang sudah tidak mungkin lagi mengakomodasi informasi itu. Terlihat terlalu dipaksakan. Tak ada pilihan lain, kecuali ganti tampilan.

Ayo dong!

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

18 thoughts

  1. lirik koment di atas *leh koq galih dikasih semangat πŸ˜€ *
    iyah butuh refreshing wajah website yang baru πŸ˜€
    tapi tampilan emang ciamik koq…
    hehehe πŸ™‚

  2. ehem…
    duh memang bener2 cantik!!! [ngomentari nikita willy di samping ini]

    kalo masalah layout, saya rasa yang sekarang ini sudah bagus kok cak,,,

    kalo diniatkan sebagai ajang eksperimen, eksperimen apanya? desainnya saja atau termasuk mesin/cms-nya?

  3. #det:
    banyak yang bisa dibuat eksperimen:
    – desain. coba table dan tableless layout, coba ajax, coba javascript, bahkan bila perlu coba ganti memakai java enterprise framework (ada segudang framework yang bisa dioprek)

    – CMS. oprek cms disana dan lihat bagaimana serangan-serangan dilakukan (FYI, selalu ada serangan terhadap web ITS). atau bagaimana jika memakai CMS sendiri? PHP memiliki banyak macam gaya dalam penyajian sebuah aplikasi. codeigniter, symfoni, dkk…

    – Cobalah jangan melulu PHP. Kapan lagi eksperimen bahasa selain PHP secara live? Saya pernah coba JSP dan JSF di sana. kalau suka .net, silakan. kalau suka phyton, ruby on rails, perl, bahkan CGI, bisa diaplikasikan.

    Bukankah semua itu bisa dilakukan di komputer sendiri? Ya, tapi dengan menjadikan eksperimenmu sebagai production engine, kamu akan jauh lebih serius dan bertanggung jawab.

  4. Gimana bisa bikin, wong adminnya lempar2an tanggungjawab. Si Dhori juga sibuk ngegame dan TA (urutan menunjukkan prioritas).
    Wakakakakaka…………..

    Butuh web designer, lih. Kayaknya ITSNet skrg isinya kalo g programmer ya admin.
    Nyikat arek despro ato arsitek sithok ngono loh…

  5. sepakat dengan dnial, website ITS butuh sentuhan desain. koyok unibraw sing menang juara 2 web univ sak Indonesia, mereka bahkan punya tim khusus untuk urus desain web yg ngurusi web univ, sampek jurusan dan biro2 kecil lainnya! (info dari mas bekti). content is everything itu benar, tp packaging jg penting πŸ˜€

  6. #pitri:
    dulu… sejak awal, kami, tim ITSnet selalu mengajak desainer dari DKV. tapi pada kenyataannya, tidak mudah juga mendapatkan desainer web dari sana. entah memang tidak ada resource, ataukah memang tidak berminat. ini juga sama mbuletnya dengan waktu ITS ingin menampilkan content Bahasa Inggris. Lambaaaat banget responnya.

  7. ini juga sama mbuletnya dengan waktu ITS ingin menampilkan content Bahasa Inggris. Lambaaaat banget responnya. <—- iya, saya juga masuk daftar korbannya πŸ™

  8. Sepakat semua komentar di atas. Saya yang diberi tanggungjawab mengelola tapi wewenang sangat dibatasi hanya bisa menunggu. Sempat live versi baru beberapa jam, sementara bisa diakses di v4.its.ac.id. Ridho dan Guguk Despro punya peran besar mewujudkan harapan Galih ini. Thanks atas perhatiannya. Tolong kami diberi masukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *