Entries from April 2008

Giant Mampang Prapatan

Date April 30, 2008

FLICKR
Lokasi: Mampang Prapatan, Jakarta Selatan
Canon Powershot A400 | Canon Zoom Lens 5.9-13.2mm

Hero Supermarket Mampang hari ini melakukan repositioning dengan brand Giant. Tapi bukan Hypermarket seperti posisi Giant pada umumnya, namanya tetap Supermarket. Strategi pasar yang baru dilakukan jaringan retailer Hero (Giant, Hero, dan Starmart)?

Kalau melihat perkembangan pemain di bisnis retail, posisi Hero memang terjepit dan nanggung. Di kelas retailer kecil, Alfamart dan Indomaret berebut posisi. Sedangkan di kelas hypermarket jelas dikuasai Carrefour dan Giant. Posisi Hero terjepit di tengah-tengah. Saya melihat Hero mencoba bertahan dengan memposisikan diri sebagai supermarket untuk pasar kelas menengah ke atas yang mengutamakan kenyamanan. Ini terlihat dari lokasi Hero yang berada di tepi jalan utama dan penataan rak-rak dagangan yang menyisakan ruang yang luas.

Sepertinya strategi ini tidak berhasil. Mungkin orang berpikir kalau hanya mencari keperluan sehari-hari, orang cukup berjalan kaki ke Alfamart atau Indomaret di sebelah rumah. Kalau ingin mencari kebutuhan untuk sebulan, lebih lengkap ke hypermarket daripada ke supermarket. Mungkin karena itulah, Hero Mampang menyerah dan menyerahkan brand ke Giant masih cukup tegar menghadapi gempuran Carrefour.

Kota Wisata Cibubur

Date April 29, 2008

FLICKR
Lokasi: Kota Wisata Cibubur
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55mm

Kota Wisata, terletak di jalur alternatif Cibubur – Cileungsi – Jonggol. Dari tol Jagorawi, kita keluar lewat exit pintu tol Cibubur dan memasuki jalan alternatif Cibubur arah ke Jonggol. Jalur yang kini super macet karena di kiri-kanan jalan bermunculan kompleks perumahan bermacam-macam nama.

Kota Wisata sendiri sebenarnya adalah sebuah kompleks perumahan elit yang berkonsep mengambil bermacam-macam arsitektur di dunia. Di dalamnya terdapat semacam pusat tempat penjualan handycraft unik dari berbagai belahan dunia. Ada kampung Cina, kampung Amerika, kampung Indonesia, dll. Meriah memang. Tapi saya lihat ada semacam kemuraman di sana. Kampung Amerika dan kampung Jepang telah sepi pengunjung dan ditinggal penjualnya. Hanya kampung Cina yang masih ramai dikunjungi. Ini pun juga tinggal menunggu waktu kematiannya. Mungkin hal ini disebabkan oleh jalur menuju kawasan ini yang benar-benar macet.

Banyak benda-benda hasil kerajinan tangan khas kebudayaan Cina yang menarik. Ada tas tangan lucu, ada boneka Ulil yang besar dan panjang, dan seabrek pernak-pernik yang menggoda untuk saya beli. Cocok untuk oleh-oleh dan hadiah untuk yang terkasih, pikir saya.

Tapi… hei, pertanyaannya adalah siapa? Ah, masih pertanyaan yang sama rupanya. Akhirnya sambil tersenyum, saya urung mencabut dompet dan kembali mengangkat kamera untuk membidik…

Warna-Warni Lagi

Date April 28, 2008

FLICKR
Lokasi: Kampung Cina, Kota Wisata Cibubur
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55mm

Tentang warna-warni lagi. Orang bisa saja menyebut genre foto ini adalah abstrak. Sesuatu yang abstrak memang tergantung setiap sudut pandang orang dalam menikmatinya. Bahkan, seringkali foto yang penuh guncangan dan noise dianggap sangat artistik.

Saya setuju. Kita sebaiknya jangan terkekang dalam rule of the three dan setumpuk teori tentang komposisi dan warna. Kita harus selalu bereksperimen dengan komposisi dan warna. Tentang hasil, itu belakangan. Yang lebih penting bagi saya adalah proses. Saya suka mondar-mandir dengan mata nanar mencari objek dan membuat konsep hingga akhirnya membidik dan menekan shutter release. Dan apapun hasilnya, saya tetap bisa tersenyum karena ingat bagaimana saya mendapatkannya. :)

PS: To nra: udah ada birunya ndrak. sudah lengkap to? ^^

Tips: Mengirim Proses Background-Foreground di Linux

Date April 27, 2008

Catatan bagi saya, mumpung belum lupa. Dalam Linux — dan juga di UNIX — sebuah proses memiliki banyak state, diantaranya adalah foreground dan background. Foreground adalah proses yang aktif yang terlihat oleh user, sementara proses background bekerja di belakang yang tidak terlihat secara kasat mata di console user. Jika dianalogikan dengan Windows, proses foreground adalah proses-proses yang memiliki window, semacam MS-Office, Firefox, dll. Sedangkan proses background di Windows adalah proses yang nampak di task manager (task list) namun tidak memiliki windows. Windows service adalah termasuk kategori proses background.

Di Linux, kita bisa saling menukar-nukar state proses-proses tersebut baik dari foreground ke background atau sebaliknya. Hal ini penting karena Linux berbasis command line. Misalnya, sekarang saya sedang mendownload ISO CD Knoppix terbaru dengan menggunakan wget. Karena memakan waktu yang lama, saya ingin kembali mendapatkan console saya tanpa harus menunggu wget selesai dan keluar. Untuk itu saya harus mengirimnya ke background dan membiarkannya bekerja sampai selesai. Perintah untuk mengirim proses ke background adalah

[galih@localhost ~]$ kill -20 PID

Sedangkan jika kita ingin mengirimkannya kembali ke foreground, perintahnya adalah

[galih@localhost ~]$ kill -18 PID

Dimana PID adalah Process ID yang bisa didapatkan dengan perintah

[galih@localhost ~]$ ps -aux | grep [nama-aplikasi: misalnya wget]

Demikian. :D

Warna-Warni

Date April 27, 2008

FLICKR
Lokasi: Kampung Wisata, Cibubur
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55mm

Albert Einstein, waktu menemukan teori Quantum yang merupakan dasar Fisika Modern, memberikan pernyataan yang sangat dalam,

Semua kenyataan yang terlihat sesungguhnya hanyalah ilusi, sebuah tipuan mata yang sangat kuat dan sulit dihapuskan

Seperti warna-warni ini, semua tergantung dari sudut pandang mata kita dalam menerima ilusi. Kita bisa saja berkata bahwa itu adalah warna-warni cantik yang menggambarkan perasaan hati kita, bisa saja itu adalah sebuah kekuatan cinta…

Atau… jika dari sudut pandang fotografer yang membidik lewat jendela kecil yang disebut viewfinder: itu hanyalah tipuan kamera yang memotret tirai plastik berwarna-warni. :)