Sekilas Tentang Waduk Wonorejo

Date February 17, 2008

Waduk Wonorejo yang terletak di lereng Gunung Wilis ini masih merupakan wewengkon kabupaten Tulungagung. Terletak di sisi barat kota, waduk ini dapat diakses dari jantung kota dalam waktu sekitar 30 menit saja.

Saya sebenarnya tidak tertarik berkunjung ke waduk ini. Gara-gara si Listiyana yang bilang kalau waduk ini sudah tidak gersang lagi, penghujung tahun kemarin saya nekat pergi ke sana sendirian. Berbekal Nikkor AF-S 18-55mm. Next trip, harapannya bekal saya ganti Sigma 10-20mm HSM :D

Lis benar. Waduk sudah tidak gersang lagi. Sudah cukup rimbun, meskipun belum terlalu rungkut untuk muda-mudi bermojok-mojok ria. Tapi herannya, saya melihat sudah banyak juga yang mojok berdua di sana. DPR, Di Bawah Pohon Rindang. Motor baru kreditan punya Bapak yang menjual dua sapinya. Di atasnya, sang cowok dengan gagahnya duduk memeluk sang kekasih yang menggelayut manja di dadanya. Berdua menikmati hembusan angin lembah yang dingin. Mereka tidak mempedulikan ada cowok kesepian bertubuh tambun yang asyik dengan kamera hilir mudik di sekitar mereka.

Berikut adalah foto-foto tentang waduk Wonorejo yang saya tangkap di kamera saya. Pada waktu pulang mendatang, obsesi saya adalah mendatangi Pantai Brumbun. Semoga waktu itu N sedang tidak sibuk, sehingga bisa mengantarkan saya ke sana. Bosan juga kalau hunting sendirian. :)


Lansekap Wonorejo (1) - Flickr


Lansekap Wonorejo (2) - Flickr


Saluran Buang PLTA Wonorejo - Flickr


Gardu Pandang - Flickr


The Wonorejo Landscape - Flickr


Bendungan Wonorejo - Flickr


Asyiknya Mancing - Flickr


Wisata Kuliner @ Waduk Wonorejo - Flickr


Mistikus Wonorejo - Flickr

12 Responses to “Sekilas Tentang Waduk Wonorejo”

  1. Jiewa said:

    hohoho.. bener2 tempat asik buat memadu kasih ^^

  2. abdulmuneverlose said:

    Lho, mas. Foto-foto orang yang lagi mojok mana ? >:)

    BTW, foto-foto yang diatas keren jg :D. Nunut ngopy bwt dijadikan wallpaper :p

  3. det said:

    wah kapan2 mancing ke sana asik nie..

    @jiewa: memadu kasih apa sahwat? wakakakaka….

    *ditimpuk angpao*

  4. Galih Satria said:

    #abdulmuneverlose:
    yang lagi mojok? udah ah, bosen nampilin foto gituan. posisinya sama semua kok. berpelukaaan… :)

  5. Anang said:

    satu kenangan tentang waduk ini.. sempet ngeri juga pas kena teror mo diledakin…. hiiyy.. bisa tenggelem ya katanya tulungagung?

  6. budi said:

    waktu kesana masih sepi, blom ada 3M (muda mudi mojok)

  7. listiya said:

    Ke Wonorejo koq ga bilang-bilang sich, Galih? Liburan Idul Adha kmrn aq jg ke sana. Tapi ya githu dech, belum jalan-jalan udah ujan deras.

  8. Galih Satria said:

    #lis:
    ini liburan akhir tahun, bukan idul adha. aku kesana juga nyaris hujan. 30 menit setelah sampai di bawah, tulungagung dilanda hujan campur angin puting beliung. abis gitu ketemu hantu di tikungan nDukuh, perbatasan Macanbang deket rumahmu itu.

  9. – A New Day Has Come » Blog Archive » Jalan-Jalan Tulungagung: Pantai Brumbun said:

    […] Artikel Terkait: - Sekilas Tentang Waduk Wonorejo […]

  10. adi said:

    aku tunggu kmu waduk tempat biasa NITA

  11. Tulungagung: Gedung-Gedung Sekolah | – A New Day Has Come said:

    […] Stasiun Tulungagung sudah saya potret. Tempat wisata yang cocok buat mojok juga sudah seperti Waduk Wonorejo, Pantai Brumbun, dan Pantai […]

  12. Rifzanil said:

    Wah, saya jadi pengen lihat lagi nih, sekitar tahun 1999 sampai 2001 saya ikutan di proyek ini. Saya jadi pengen bernostalgia nih.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>