Bidadari dari Surga
January 28, 2008
Bandara Soekarno-Hatta, 27 Januari 2008, Terminal A: Domestic Arrival…
Berkerudung merah jambu
Berwajah putih seperti kulit bayi
Warna pink bajunya serasi membungkus badannya yang sedikit gemuk
Wajah itu bulat…
……tapi tidak cantik
Sekali-sekali ia menyunggingkan senyum manis pada rekan seperjalanannya
Senyuman itu mungkin setara dengan milik Sembadra
Senyum yang pernah mempesona Raden Arjuna
Tak terbayangkan andai jika senyum itu dilayangkan padaku
Kuikuti langkah pelan menjauhnya dengan ujung mataku
Perlahan bayangannya kulihat menghilang malam itu
Hilang ditelan kegelapan senja yang temaram
Kawanku,
Mungkin wujud bidadari di surga seperti itu
Dan hari ini, padaku telah diperlihatkan salah satu bidadari itu….
Posted in 












January 28th, 2008 at 8:20 am
mas galih nggombaaaaaalllllll
January 28th, 2008 at 9:15 am
itu baru bidadari dunia, gal
January 28th, 2008 at 9:38 am
tak refresh beberapa kali kok tetep nggak keliatan kerudung merah jambunya ya? mana fotonya gal? foto, foto! penting itu. lha ini blognya fotografer kok nggak ada fotonya?
kalo nggak ada foto berarti posting ini cuman posting hoax
January 28th, 2008 at 11:01 am
[…] Versi paparan dari puisi yang ini […]
January 29th, 2008 at 6:00 am
*Mode bikin patah hati*
Sayangnya, bidadari itu tidak tersenyum padamu.
*Kabuuuuuuur*