Bidadari dari Surga
Bandara Soekarno-Hatta, 27 Januari 2008, Terminal A: Domestic Arrival…
Berkerudung merah jambu
Berwajah putih seperti kulit bayi
Warna pink bajunya serasi membungkus badannya yang sedikit gemuk
Wajah itu bulat…
……tapi tidak cantik
Sekali-sekali ia menyunggingkan senyum manis pada rekan seperjalanannya
Senyuman itu mungkin setara dengan milik Sembadra
Senyum yang pernah mempesona Raden Arjuna
Tak terbayangkan andai jika senyum itu dilayangkan padaku
Kuikuti langkah pelan menjauhnya dengan ujung mataku
Perlahan bayangannya kulihat menghilang malam itu
Hilang ditelan kegelapan senja yang temaram
Kawanku,
Mungkin wujud bidadari di surga seperti itu
Dan hari ini, padaku telah diperlihatkan salah satu bidadari itu….
5 Comments
tiui
January 28, 2008mas galih nggombaaaaaalllllll
budi
January 28, 2008itu baru bidadari dunia, gal
fahmi!
January 28, 2008tak refresh beberapa kali kok tetep nggak keliatan kerudung merah jambunya ya? mana fotonya gal? foto, foto! penting itu. lha ini blognya fotografer kok nggak ada fotonya?
)
kalo nggak ada foto berarti posting ini cuman posting hoax
– A New Day Has Come » Blog Archive » Bidadari dari Surga (2)
January 28, 2008[...] Versi paparan dari puisi yang ini [...]
Ali S Kholimi
January 29, 2008*Mode bikin patah hati*
Sayangnya, bidadari itu tidak tersenyum padamu.
*Kabuuuuuuur*