Telaga Ngebel, Ponorogo

Posted by: on Jan 2, 2008 | 72 Comments


FLICKR
Lokasi: Telaga Ngebel, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm | 1/80 s | F/16

Telaga Ngebel terletak di daerah wewengkon (Jawa: kuasa) kabupaten Ponorogo, Jawa Timur. Sekitar 25 km dari pusat kota Ponorogo. Bisa diambil melalui jalan raya Madiun-Ponorogo ke arah timur, bisa juga mulai ambil dari jantung kota Ponorogo. Sepertinya Pemkab Ponorogo serius dalam mengelola tempat wisata ini, terlihat dari banyaknya papan penunjuk arah menuju ke Telaga Ngebel di sepanjang perjalanan. Jalanan pun dibuat hotmix, meskipun tidak seluruhnya.

Paling enak mencapai telaga ini tentu saja dengan menggunakan mobil pribadi. Saya belum tahu apakah ada angkutan umum yang menuju ke sana karena letaknya cukup terpencil. Berada di ketinggian 734 dpl (di atas permukaan laut), akses jalan menuju ke telaga ini cukup sempit dan terjal. Hati-hati jika kemampuan menyetir di pegunungan belum terlalu mahir. Akan ada tikungan menanjak dan berkelok-kelok. Saya jarang menggunakan gigi 1 kalau sedang naik gunung, tetapi di perjalanan ke Ngebel, ada lokasi yang memaksa saya menggunakan gigi 1.

Pemandangan yang ditawarkan telaga Ngebel luar biasa. Masih alami dan sepi. Cocok buat mojok berdua. Lebih indah dari danau Situgunung Sukabumi. Aura mistik-berhantu-nya saya rasakan juga tidak sengeri Situgunung dan waduk Wonorejo Tulungagung. Langitnya biru cantik. Di sekeliling telaga terdapat jalan searah yang mengantarkan kita menyusuri setiap sudut telaga yang dihiasi oleh hutan kecil yang cukup rimbun ini. Fotogenik bahkan dalam kondisi toplit. Sepertinya, kalau di pagi dan sore hari, pemandangan akan lebih cantik lagi.

Foto-foto: Natural View

Telaga Ngebel (1)
FLICKR
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm | 1/200 s | F/16 | WB: Tungsten/Fluorescent

Telaga Ngebel (2)
FLICKR
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm | 1/160 s | F/16 | WB: Auto

foto-foto: IR Filter View

Telaga Ngebel (IR View)
FLICKR
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm | 1/5 s | F/3.5 | Hoya R-72 52 mm

Mantab juga buat foto pre-wedding :D ;) ) [thanks to Mas Joko & Mbak Wuwus]

prewedd-masjok-mbakwus
FLICKR
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm | 1/50 s | F/13

Postwedd-masjok-mbakwus
FLICKR
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm | 1/250 s | F/16 | Nissin Di622 for Nikon

Link terkait:

72 Comments

  1. fahmi!
    January 3, 2008

    foto pertama langitnya kurang biru ya gal, kalo dibanding foto2 berikutnya. mungkin kalo exposurenya digeser dikit -1/3 ato -2/3 jadi lebih sip ;)

    Reply
  2. budi
    January 3, 2008

    mantab gal

    Reply
  3. Galih Satria
    January 3, 2008

    #fahmi!:
    sengaja mi, buat nunjukin detail hutan yang hijau, soalnya kalau metering ada di langit, hutannya bakalan gelap (kayak foto2 bawahnya). thanks 4 da criticz

    #budi:
    ;)

    Reply
  4. Hedi
    January 3, 2008

    Ngebel itu tenang dan kesannya damai, saya suka di situ.

    Reply
  5. purna
    January 3, 2008

    Ayo…, pergi ke Telaga Ngebel *Promosi Mode On*

    Btw, kok gak mampir ke rumahku lih :(

    Reply
  6. aji putra
    January 3, 2008

    Hmm… Keren… keren…
    kapan nih punya kamera mantap *dan keahlian* kaya mas galih…

    Reply
  7. tukang foto keliling
    January 3, 2008

    foto yang pertama bagus… komposisinya sip, klo gak ada pohon dikiri atas lebih bagus rasanya… :)

    salam jepret

    Reply
  8. ulliee
    January 4, 2008

    sip bgt deh foto2nya!!
    jadi kangen kampung :(
    oia…ada tambahan ding..biasanya kl lg musim hujan, byk yg jual durian loh..rasanya legit bgt!

    Reply
  9. Galih Satria
    January 4, 2008

    #tukang foto keliling:
    terima kasih

    #ulliee:
    kemarin ndak ada gitu li’, kan udah musim hujan. ayoo, pulang kampung, ngapain di bontang mlulu ;) )

    Reply
  10. Grebeg Suro dan Festival Reog Nasional ke-14 « DeTekSi
    January 5, 2008

    [...] Jangan lupa nikmati keindahan alam di Telaga Ngebel-nya.. [...]

    Reply
  11. awan965
    January 6, 2008

    Indah sekali telaga itu! Yang paling indah apabila kita bersama kekasih berada di telaga itu.

    Reply
  12. anita
    January 11, 2008

    alowwwwwwwwwww

    Reply
  13. Galih Satria
    January 11, 2008

    #awan965:
    mmm… bener juga ya.. sambil mojok berdua gituh :P

    #anita:
    alow juga nitcha…

    Reply
  14. pernik
    January 13, 2008

    indaaaaaaaahhhh!!!!!! buanget telogone.wah ndang muleh ae.keliling ponorogo

    Reply
  15. ari's
    January 15, 2008

    apik mas. mari terus berkarya -biarkan foto yang bicara-

    Reply
  16. Hermawan
    January 27, 2008

    Mas,Photony ada yg g’ boyZ n tlg Kurang bnyk j photony.satu lg tunjukin tempat2 yg baguz,

    Reply
  17. aden
    August 17, 2008

    wah sip tenan mas… gambar liyane mas yo… ditambahi… ngembak or alun2 kota..

    Reply
  18. ENGEL
    August 18, 2008

    aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaduhhhhhhhhhhhh suuuuuuuuuuuuuuueeeenengbuuuuuuuuuuuannnngeeeeeet dech lihhhhat pemmmmmmmmandaaaaaaaaaaaaaaangann yyyyaaaaaaaaaaaang iiiiindah sangadt mengesaankan hhati cipttttaan tuhan yang mahaesaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa daaaaaaaaaaaaaamaaaaaaaaaaaaaaaaaai diiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiihaaaaaaaaaaaaaaaaaattttttttttttiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii

    Reply
  19. MIMIE
    October 9, 2008

    saya rindu sekali dengan duduk di pinggir telaga
    soalnya 10tahun sudah saya tinggal dimalaysia

    Reply
  20. MIMIE
    October 9, 2008

    bagus banget pemandanganya

    Reply
  21. fifiani
    October 18, 2008

    wahh….toplit tuh apa toh mas?

    Reply
  22. Galih Satria
    October 19, 2008

    #fifiani:
    (copy paste dari blogmu)
    Toplit itu suatu kondisi ketika matahari ada di atas objek. Akibatnya membuat pencahayaan terlalu berlebihan dan menutup detail objek itu. Lihat Foto #1, museum fatahillah jadi kelihatan kusam karena meteringnya kalah jauh (kalah terang) dibandingkan dengan cahaya di langit. Kalau itu ada gambar orang, wajahnya pasti tidak terlalu kelihatan sehingga flash harus dinyalakan. Itu sebab kenapa motret harus pagi atau sore hari (kecuali IR Photography).

    Reply
  23. aang
    October 19, 2008

    ngebel memang begitu indah, kebetulan istri saya asli orang sana tinggal di bawah bendungan PLN ngebel, setiap setahun sekali saya mudik ke kampung halaman istri, walaupun saya berasal dari bali, ngebel begitu menakjubkan

    Reply
  24. dwi
    November 11, 2008

    saya asli ngebel… luar biasa hasil jepretannya… tu foto-foto kapan ya ?????? buat sobat, temen, dan handai taulan dimana berada kalao ada waktu tolong disempetin mampir ke telaga ngebel….. wasalam asli wong ngebel……………

    Reply
  25. H@c3
    December 1, 2008

    pokoke ngebel top markotop, gw paling suka ngopi di utara masjid KUA yang depannya ada air mancur orang sana menyebutnya kucur, sambil dudk di lincaknya wuih seakan semua beban ilang palagi pas temen-temen ngumpul. Kalo yang jualan baca tulisan ini gw ucapin “Thank’s banget, kopimu beriku beribu inspirasi” (ngopi tu budayanya anak ponorogo)

    Reply
  26. suli
    December 11, 2008

    asri banget kayakna alamnya masih perawan, ada hotel kayak di telaga sarangan nggak ya … akses untuk angkutan umum… kayaknya pemda ponorogo musti meratiin ni semua karena akses dan sarana penginapan adalah kunci utama untuk menjadikan wisata itu banyak dikunjungi wisatawan turis atawa lokal….seperti di telaga sarangan magetan,

    Reply
  27. Fiyan Seek3r
    December 25, 2008

    #H@c3 :
    gw,..?? Guwa sopo yo? soale, koncoku soko ponorogo sing jenenge guwa, kalo ngk Guaplek ya Gua**l, sing jelas ponorogo ngk enek gw.. wakakakak :D

    sorry Pak /u Buk /u cah2 kor guyon :D

    pancene Ngebel is very nice.. expensive..

    Reply
  28. SyisiL
    February 21, 2009

    Telaga ngebel is very beautiful,,,,a punya kenagan ma someoneQ dsna kbetuln do’iQ ank madiun so pas aq ksna diajk k ngebel sumpah indah bgt……..?
    Mlah tmenQ !cHa N soulmateX Pgen bgt……………….Lyt indahx telaga ngebel mgkn klw mreka dh merit ya,do’ain kesampaian yow….!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Reply
  29. rido
    February 22, 2009

    telaga ngebel sangat di idolakan masyarakat jawa timur, pak bupati agar mengembangkan potensi wisata di telaga ngebel. maju terus ngebel

    Reply
  30. Juni Harnoto
    March 30, 2009

    Mas nyuwun sewu, foto nipun tahun pinten ?, tahun 1982 & 1984 kulo camping saking Po-ngebel suasananipun sami asrinipun. Tahun 2008 lebaran,kapengker kulo & kel tindakan dateng ngebel radi kotor amargi pengunjung & tiyang sadeyan kathah. Pripun menawai Pemda Ponorogo saget ngrapekaken …?

    Reply
  31. zaenal-hermi
    April 6, 2009

    NGEBELLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLLL……..!!!!!!!!!!!!!!
    Dstu t4 q jatuh ati ma cinta SejAtiQ……
    pkox… telaga NGebel KUERENNN ABIZZZZZZZZZZZZ…..
    T4 KENANGAN Q ma suami Q……
    FANTASTIC…..!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!!

    Reply
  32. bekas wong ngebel
    April 10, 2009

    Ngebel Kampungku sing gak iso lali…tapi sayang kudu pisah karo kampung…ngetutne mbok wek kr mbok nom….he..he…salam kr eblek tukang catut karcis, Keong tukang ngitung motor, kr suroso tukang bukak kamar hotel…

    Reply
  33. zaenal551djogdja
    April 16, 2009

    I MISS U…… Ngebel…..
    fantastic abizzzzZZZZ….!!!!!
    Tak terkupa sepanjang hidupq…

    Reply
  34. uzi
    April 20, 2009

    sya baru pertama kali liat di internet..saya blm pernah ksana,,,kaya na bagus banget deh.
    ternyata ponorogo punya object wisata yang bagus banget mungkin bisa dipromosikan agar menambah object wisata di jatim,,,,,sya harap kapan2 sya bisa berkunjung ksana

    Reply
  35. krysna
    July 16, 2009

    wee telaga ngebel ockey coy. q orang asli ponorogo meski rumahku ya lumayan jauh dari situ tapi aku g bosan sering maen kesitu. ups tapi gak mojok dosa tu………..

    Reply
  36. fadha
    August 6, 2009

    asyik banget gtu…………………………….

    Reply
  37. NA
    August 16, 2009

    aku berkunjung ke ngebel tahun 1984 selama 2 minggu untuk praktek di hutan pinus – Perum perhutani disitu. Mereka produksi terpentin dari hutan2 sekitar ngebel.

    Seinget aku, banyak buah2 an yang di jual oleh penduduk di sekitar situ.. .yaitu alpukat, pisang, manggis, jeruk dan durian. Murah sekali durian di daerah itu (kalau di bandingkan jakarta …). Harganya satu waktu itu cuma seribu rupiah kalau tidak salah (hehehe)

    Suatu saat aku sama temenku Arifah, berniat beli durian satu pikul isinya 6 buah, dg ukuran durian satunya 4 – 5 kg an lah. Jangan bayangkan durian montong ya .. tapi ini durian biasa yang ngga terlalu tebel daging buahnya. Tadinya kita mau bawa ke temen2 Fahutan IPB yang jg praktek disitu, semuanya ada 20 an orang. Tapi pikir punya pikir ah mendingan abisin aja sendiri karena memang pada dasarnya kita ini rakus dan pelit waktu itu ehehe. Ya sudah kita akhirnya cari tempat untuk makan duren .. yaitu pos satpam Perhutani kita geret si tukang duren kesitu.. disitulah duren2 itu ktia sikat alias embat .

    Duren pertama habis, kedua habis, yang ketiga juga habis dengan kecepatan yang lluar biasa …. hehehe dasar perempuan2 gila mungkin menurut abangnya waktu itu … akhirnya di durian yang ke empat kecepatan makan mulai menurun.. arifah sudah tersengal sengal, ga kuat makan lagi dan ke capean. Kita memang sengaja ga bawa minum karena kalau minum apsti kenyang duluan jadinya

    Akhirnya ktia sampai pada duren ke 5 … begitu di buka arifah mengambil satu batu duren dan dia akhirnya bilang kalau itu yang terakhir … Tapi aku jg dah ga kuat lagi jadi arifah aku paksa makan lagi 3 batu lagi.. akhirnya dia menyerah saudara saudara. horeee akulah pemenang makan dureeen. Yang penting lebih banyak dari arifah sedikit aku lah jadi pemenangnya. Duren ke 5 selesailah sudah
    eheee

    Begitu duren Ke enam di buka, ternyata tidak begitu enak lagi .. apa emang dasar kegembulan jadi ga menarik lagi kayanya ya. Ya sudah akhirnya duren itu kita bawa ke teman teman yang juga praktek disitu. Dan seperti yang sudah di ramalkan oleh si pedagang duren… ga sampai 10 menit duren itu terbantai sudah tinggal batu batunya dan kulitnya yang berserakan. Dasar nggragas hahahaha

    Nah yang menarik
    sesudah itu arifah pusing.. aku Alhamdulillah ok .. tetapi, setiap aku tahag / glegean kata orang jawa pasti bau duren hehehe dan (maaf ya) kentut aku juga bau duren. Apa takut mistik disitu? wah ga keingetan tuh mistik2 an

    dulu disitu dingin… bagaimana ya sekrang rasanya? penasaran euy.

    Reply
  38. komari
    October 6, 2009

    ngebel pancen asrep mass , tapi ngrenenaken

    Reply
  39. albin ponorogo
    April 3, 2010

    hm….mantab kontennya mas…… aku ngopi ya……… buat ngenalin telaga ngebel ke manca, mau kami taruh di web kami. http://www.albinponorogo.com
    atas perhatiaanya kami ucapkan terima kasih

    Reply
  40. pawargo
    April 12, 2010

    wow… Telaga Ngebel, Ponorogo…
    sebuah telaga yang terlewatkan….

    Reply
  41. monata
    April 23, 2010

    wow….telaga ngebel mmg top markotop
    kmren q baru kesana lho
    gk bakalan rugi klu ksana jgn lupa mkn bakso+

    Reply
  42. rini
    May 11, 2010

    eh….mz dri kota ngawi kira2 ada berapa kilo….trus klo pke motor bisa naek gak????hehehe eh bgus bget tuch telaganya salam bwt mbaknya…

    Reply
  43. paijo
    June 18, 2010

    good picture.

    Reply
  44. bagus
    June 23, 2010

    ingat masa kecil bila malam syuro jalan kaki ke ngebel……..rindu setelah 30 tahun meninggalkan kota kecilku……adakah temen2ku masa kecil yang baca suratku ini mohon hubungi aku,,,aku Bagus WS pasar pon, sdku di singosaren 1,smpku di smp 3,smaku di sma 2, trus pindah……aku rindu temen2 lama yang mengenalku, masa kecil main layang2,kelereng,dll di timur pasar pon …masih katrok, jalan kasar,tapi indah..temen2ku sd….susilo setono,sutris sarpon,seno,toyo.sugeng,suyit,pondok…wah buanyak……..apa kabar kontak di hpku ya……085236777642…..0333395217 (kantor0 TRIMS

    Reply
  45. bagus
    June 29, 2010

    ingat kala waktu kecil tiap syura aku jalan kaki ke ngebel , rumahku di pasar pon…berangkat subuh…indah senang dan damai…oh dimana temen temen kecilku dulu..sdn singosaren thn 70—77 …..bila ada yang baca kontak aku di 085 236 777 642, aku sangat rindu temen temen lama,masa kecil sekarang aku jauh di ujung timur pulau ini, merindukan temen main wktu sd….. halo temen2ku moga ada yang baca…namaku Bagus Wijaya Setya, dulu di pasar pon, sdku singosaren thn 71—–77. ok please call me thanks

    Reply
  46. some one
    September 1, 2010

    telaga ngebel yg indah ,,,,menggingatkanku wektu msh duduk di bangku sekolah,,,,karna tiap hari ku slalu melewatinya,,,,,di sanalah smpku,,,,,smpn ngebel,,,,,menggingatkanku jg dgn teman”sekolah terutama klas 3c,,,,,ketua klas yg punya nama (H H)bagi ada yg baca aq teman kalian yg dah hampir 13thn tak ada ketemu (salam kangen buat smua anak lulusan thn ajaran 1997/1998)

    Reply
  47. bhima
    October 23, 2010

    aku coba mau kesana… penesaran katanya sih bagus…

    Reply
  48. Ketut Giantoro
    December 11, 2010

    Luar biasa anugrah Tuhan,apalagi jk umatnya memeliharanya dng baik Insya Allah akan terjaga keasriannya sampai cu2nya……. Amin

    Reply
  49. yuli
    December 26, 2010

    Telaga Ngebel memang indah dengan panoramanya yang asri dan hijau, menunjukkan kealamiannya, , , , ,
    Pemandangannya yang hijau dapat menumbuhkan simpati kepada orang lain yang melihatnya untuk selalu menjaga hutan dan tidak menebang pohon secara sembarangan.
    Em……. berikutnya Telaga Ngebel dapat dijadikan sebagai objek wisata yang menarik baik bersama family maupun saat berlibur bersama someone yang berarti ………
    Tapi saat berkunjung,, selalu jaga keindahannya ea,,,,,
    Jangan buang sampah sembarangan,,, jangan corat – coret sarana n prasarananya,,,,,,,,heheheheheheheh
    .

    Reply
  50. aziz
    March 12, 2011

    hemmm…..rumah ku baratnya Ngebel, rada jauh tapi. paling suka ngopi pagi-pagi kesana. soalnya masih duingin, jadi pas sama hangatnya kopi.

    Reply
  51. Rohman ch manding
    March 25, 2011

    Saiki mlebu ngebel kudu mbayar,biasane ora…wes suwi gk nek ngebel,suwi jg gk ngrasakne ayam panggang karo nila bakar.klo di banding telaga sarangan aku lebih milih telaga ngebel, bukan karena aku dekat dg telaga ngebel tp bagiku telaga ngebel punya banyak kelebihan di banding telaga sarangan.kalau telaga sarangan lebih menwarkan kemodern-nan, telaga ngebel menawarkan ke-alami-an.di sarangan mngki kita bsa mendapatkan sate kelinci tp di telaga ngebel kita bisa mendapatkan ayam panggang,nila bakar,warkop dll….tp syg, tarif hotelnya msh mahal di banding sarangan, min 50 ribu semalam……

    Reply
  52. dhedy
    March 30, 2011

    aq paleng suka ma anak2 maen air di pinggir telaga.,.,.,.,
    rmh aq jg g terlalu jauh ry telaga pa

    Reply
  53. momon darmono
    April 18, 2011

    naik naik ke puncak ngebel…
    jalanya sekarang udah mulus dan halus..
    namun tetep tidak selebar jalan raya utama..
    yang paling menarik selain view ato panorama alam saja yang indah..
    namun saat bulan suro ato muharam ada perayaan sebagai puncak festival reog
    diponorogo dengan acara larung sesaji ..
    yang diawali dengan ruwatan dengan wayang kulit, di lanjutkan dengan arak arak sesaji dan tumpeng yang akan di larung ke tengah telaga. larungan dilakukan oleh petugas khusus dengan berenang hingga ke tengah telaga.. selamat berwisata…

    Reply
  54. febrianto
    April 23, 2011

    Wah, mantep.. Pengen kesana. Good place

    Reply
  55. ayunda puspa sari.
    May 25, 2011

    ini lah tmpat kelahiran aq. kotanya cantik,,,,,? indahhhh…..? aman damai. di man pun aq beradfa. aq selalu rindukan tanah lahir aq. di sini juga lah tumbuhnya dewasa aq. belajar mengenali budaya. belajar menghormati. semuanya ada disi. jadi pengen nga sabar rasanya diam terus di kampung halaman aq. aq suka kotaku. aq suka kampung aq. semuanya. i like .

    Reply
  56. ayunda puspa sari.
    May 25, 2011

    rmh aq. mgebel. aq paling jalan2 sambil cuci mata. biar bersih. alias berkilat. klu aq mau mandi renang. aq takut tdk timbul. soalnya….? aq nga pandai renang. malu achhhhh,,,,,,,,, tapi apa mau di kata. biar aja. yg penting happy. gitu lho…….????

    Reply
  57. aiko
    June 24, 2011

    Wahhh,,,boleee nih buat dikunjungi…
    palagi bulan depan ada acara KKN di MADIUN…
    Makasih infonya Mas…

    Reply
  58. fahmi
    July 13, 2011

    Sekarang telaga ngebel jauh lebih menarik,,kabar nya ni ya,,telaga ngebel akan dikelola oleh pihak suasta,,jadi temen dan pencinta alam terbuka,,kalo ke telaga ngebel jangan lupa mampirlah direstoran AMPERA RESTU BUNDO.Harga murah terjamin halal.

    Reply
  59. supono
    September 13, 2011

    wau ponorogo kaya dengan kebudayaannya dikatakan Reog nya dan alam yang indah telogonya baik juga tlogo sarangan ( diatas Gunung lawu dengan ponorgo kurang lebih 30km arah bart daya jalan yang berkelok naik turun pokoknya indahlah tapi jangan lupa itu adalah pemberian tuhan kita syukuri dan dinikmati.

    Reply
  60. supono
    October 7, 2011

    maaf saya suponorogo yang aslinya.nama Drs Sugiyanto. asli Sragen yang kebetulan bekerja di Univ. Muh.Surakarta.bagian Perpustakaan kebetulan saya suka berkunjung daerah. ponorogo Tglogo ngebel dan tlogo sarangan. Galbo.sawobahkan saya senang melihat di internet kalo toh ada daerah wisata pasti aku berkomentar . namun aku punya etika yang sopan.

    Reply
  61. pencenk
    October 7, 2011

    izin copi paste mampir di http://pencenk-estry.blogspot.com tanks….

    Reply
  62. avail
    October 11, 2011

    keren fotonya… :)

    Reply
  63. miu tian
    October 12, 2011

    pngn rek nak ngebel

    Reply
  64. sukma
    October 16, 2011

    bagus banget fotonya….jadi kangen sm rumahku,rumahku lumayan dekat karena q dekat pasar ngebelnya kalau ktelaga pasti lwt dpn rumahku…bagi temenku yg bc ini tlg ya hub q dno 085257617886,karena q pngn crt2 sm tmn2q dlu alumni smpn ngebel thn 2001,skr q jauh brd dtimur indonesia….thanks

    Reply
  65. gamar
    October 22, 2011

    Mantaf fotonya, dan bener kalau pagi ada yg lain dan cukup fantastik. Kabut turun dgn legam gunung menjadikan suasana jadi romantis. Kalau pengin nikmati suasana itu dgn keluarga dgn kopi anget dipagi hari hubungi 08159510440 aku rekomendasikan tempat2 yg mantap juga

    Reply
  66. herjamil
    November 7, 2011

    thank you bro..
    gambarnya bagus, saya ambil satu bwt artikel saya..
    mantap

    Reply
  67. bendy
    November 26, 2011

    ngebel ok, cmn fasilitas pendukung minim

    Reply
  68. opix
    December 27, 2011

    w pgen kesana soalnya w punya mantan tinggal di sana….tugu gassssss

    Reply
  69. supono
    January 4, 2012

    tahun baru tepat nya 000 saya ada ditawang mangu pagi hari ku lanjutkan perjalananku keponorogo menuju Tlogo ngebel yah belum tau aku nanya Ibu warung soto sekalian sarapan tepat pukul 12 siang aku berada di tlogo ngebel dengan membayar Rp3000. sama parkirsebentar kemudian putar tlogo yah maklun di peringatkan pak polisi karena aku melawan arus lalulintas saya kembali putar berlawanan jarum jam ternya ta macet total 15 menit baru lancar saya salut ternyata tlogo ngebel memang indah.benar-benar indah

    Reply
  70. roni
    January 13, 2012

    uaaaaaaaaaaaaapiiiiiiiiiiiek ffuuuuuuuuullll

    Reply
  71. yamaha miyura
    January 27, 2013

    Ada hotel angkutan umum,ojek,,pokok lengkap paling pntg ampk sana sampean jo lali mampir ke warung nila bkr mst enk

    Reply
  72. noya noenx
    February 14, 2013

    ngebel keren-keren
    tempat tinggal saya tu….. apalagi duurreennya passti manttaap…… hati-hati LONGSORR..

    Reply

Leave a Reply

Switch to our mobile site