Percaya Diri secara* PT Kereta Api Indonesia

Kedatangan Kereta Api Eksekutif Gajayana jurusan Jakarta-Malang memang membaik, syukurlah. Kedatangan kereta di stasiun Tulungagung hari Sabtu kemarin adalah pukul 07.30, setengah jam lebih baik dari terakhir aku naik kereta ini. Begitu juga kedatangan kereta ini di stasiun Gambir, Jakarta pagi tadi. Pukul 08.40 pagi. Rekor tercepat selama aku naik kereta ini. Terakhir naik Gajayana, sampai Gambir pukul 10.00 pagi.

Apakah ini merupakan perbaikan kinerja PT. KAI? Semoga. Memang laju kereta Gajayana terasa lebih cepat daripada dulu-dulu. Pagi-pagi buta telah sampai Cirebon. Kalau saja tidak terhambat traffic kereta di lalu lintas kereta api ibukota, kukira pukul 07.00 sudah bisa sampai Gambir.

Tapi ya beginilah percaya diri secara* PT KAI dalam penulisan waktu kedatangan kereta. 06:37. Lihat, sangat presisi. Bukan 07:00, atau 06:30, tapi 06:37!!! Cukup surprise aku melihat waktu kedatangan yang juga diupdate dari sekitar pukul delapan pagi di Jakarta menjadi pukul… 06:37. Kok sebegitunya lho… lhawong bisa datang jam delapan pagi aja sudah rekor dunia perkeretaapian endonesah. Kalau saja tidak diupdate, mungkin waktu kedatangan bisa lebih akurat. Ini percaya diri atau kelewat sombong sih? =))

Tapi setelah dipikir-pikir, mungkin waktu yang didapat adalah waktu teoritis yang didapatkan dari jarak tempuh dibagi kecepatan asumsi rata-rata kereta api. Cuma memang kelihatannya asumsinya terlalu over confident, hehehe…

*bagi yang tidak terlalu paham klausa “secara”, di sini berarti ala. Jadi judul di atas bisa dibaca “Percaya Diri ala PT Kereta Api Indonesia”  😀

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

9 thoughts

  1. Andaikata untuk setiap menit keterlambatan PT KAI harus membayar Rp. 1,00 maka PT KAI bakalan bangkrut dalam berapa tahun ya?

    Katanya di Jepang, kalo kereta terlambat semenit aja pengumumannya udah heboh bgt. Di Indo, kalo bisa tepat stgh jam aja… Komentar pengantarnya,”Tumben cepet” 😀

    Ah… Indonesia memang negara yang penuh hal2 untuk disyukuri 😀

  2. waduh mas, saya ndak terlalu ngerti. maklum, belum pernah 1 kali pun naik kereta… 😛 biasanya saya ngesot! :)) 😛
    btw, udh balik ke Jakarta toh, mas?
    udh kembali kerja ya?
    aku masih di kampung halaman, loh… 😛
    *siapa yg nanya, La?* 😐

  3. aku itu paling hobi naik kereta cantik express, apalagi pas lewat porong (lumpur lapindo), keretana seperti berenang, tapi kalo di rumah seneng main game kereta My Model train, seru habis dah.

    kok gak naik pesawat aja mas..??

  4. #Juminten:
    hehe, kelasnya lebih tinggi soalnya, pakai pesawat :))

    #farid:
    kenapa gak naik pesawat, ya karena kalo naik kereta api hemat 50%, sisanya bisa buat nabung beli lensa 😀 ;))

  5. baru tepat 1x aja dah dibilang “percaya diri” harusnya “kebetulan”. mas saya tiap hari liat kereta api belum pernah ada yg tepat. bener. masalahnya kalo tepat itu “sebenernya salah”. begini, kalo di jadwal itu kan kalo kondisi normal artinya : jalan baik, lokomotif baik, rangkaian baik, awak KA datang tepat waktu. bukan cuma KA itu aja tapi semua KA, jadi persilangan masing2 KA bisa sesuai pola operasinya. nah kalo 1, 2 atau 3 KA telat kan semua ikut telat karena nunggu silang. kalo ada kereta tepat artinya jalannya lebih cepet dari yg seharusnya. kalo lebih cepet kira2 aman gak ya?? jawab sendiri aja deh.

  6. salam…
    saya kesasar ke site ini [setelah tepatnya sebelumnya mampir di flickr sang empunya], gara-gara ngetik kata kunci di google: tulungagung -pencarian gambar-.
    saya seneng ketemu orang tulungagung juga di dunia maya, nge-blog lagi, motret lagi :D.
    soalnya saya dulu dah sempet cari-cari barangkali bisa bikin komunitas orang TA di JKT [khususnya] atau di dunia maya [umumnya].

    kemudian saya coba mencoba mengakses memori saya, adakah nama ‘galih satria’ yang familiar? …ehmm sayangnya dari sekian galih, saya gak yakin ada yang galih satria, sehingga dari sini, saya berinisiatif meninggalkan jejak…
    salam kenal ^_^

    sudah antri tiket kereta buat mudik hari raya tahun ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *