Masjid Tiban, Makam Aulia Sunan Kuning

Posted by: on Nov 7, 2007 | 25 Comments

Tidak banyak yang tahu siapa Sunan Kuning. Nama ini lebih dikenal sebagai tempat nista di Semarang. Sunan Kuning sebenarnya adalah Raden Mas Garendi, a.k.a Sunan Amangkurat III, salah satu raja dalam trah Kerajaan Mataram dan pecahan-pecahannya. Sunan Kuning termasuk murid Sunan Kalijaga, satu angkatan dengan Sultan Hadiwijaya (Pajang), Ki Ageng Pamanahan, Ki Ageng Penjawi, dan Ki Juru Martani.

Tidak banyak yang tahu juga di mana makamnya. Ternyata makam Sunan Kuning ada di Ds. Macanbang, Kabupaten Tulungagung. Makamnya ada di belakang masjid yang dikenal orang sebagai Masjid Tiban. Namun demikian — tanpa bermaksud berprasangka buruk — seperti halnya makam-makam tua, tempat ini lebih banyak digunakan sebagai kegiatan syirik seperti pencarian nomor togel, wangsit, pusaka, dll.

Berikut foto-fotonya:


Atap masjid yang khas.


Ruangan utama masjid. Kelihatan sekali kalau masjid ini sudah tua sekali.


Bedug yang tak kalah tua.

Terima kasih kepada: Teman baik saya, Denny Listianawati, yang telah berbaik hati mengantarkan berkunjung ke masjid tiban ini.

Foto-foto:
- Galeri flickr saya
- Kamera: Canon Powershot A400.
Artikel Terkait:
- Kesultanan Mataram di Wikipedia
- Bekas Kesultanan Surakarta di situs Solo-Kedu
- Kerajaan Mataram di situs Joglosemar
- Sharing Walisongo di forum kaskus

25 Comments

  1. fahmi!
    November 7, 2007

    wah… powershot a400-nya kembali bertugas :D
    btw thx gal, posting ini jadi inspirasi buat aku nulis tentang masjid ampel. tunggu momen publikasinya ya :)

    Reply
  2. Galih Satria
    November 7, 2007

    #fahmi!:
    Hehehe… tugas powershot kini beralih ke hal-hal yang berhubungan dengan liputan ringan :D . Jangan lupa foto-fotonya mi!

    Reply
  3. andrias ekoyuono
    November 7, 2007

    kok dinamakan Mesjid Tiban ? ada sejarahnya gak ?

    Reply
  4. ayahshiva
    November 7, 2007

    ya kalo itu mah emang udah menjadi budaya di negeri ini, maunya yang cepet aja, selalu cari jalan pintas.
    btw kalo di lihat dari potonya, emang kelihtan banget ya kalo masjid tua

    Reply
  5. Galih Satria
    November 7, 2007

    #andrias ekoyuono:
    Istilah Tiban sering digunakan penduduk setempat untuk mengistilahkan benda yang telah ada sebelum mereka membentuk peradaban masyarakat di daerah tersebut. Asal katanya dari Tiba, yang artinya Jatuh.

    Reply
  6. rd Limosin
    November 8, 2007

    bedug nya bagus tuh

    Reply
  7. Sepotong Sejarah Ampel Denta — TuguPahlawan.Com
    December 14, 2007

    [...] – A brief history of Ampel Denta – Para Pencari Tuhan – Spiritualisme Abadi Masjid Ampel – Masjid Tiban, Makam Aulia Sunan Kuning – Cheng [...]

    Reply
  8. chiw
    December 15, 2007

    mesjidnya imudz ya…
    :D

    Reply
  9. Galih Satria
    December 16, 2007

    #chiw:
    imudz? :-/ yaa masjidnya emang kecil sih

    Reply
  10. Informasi Indekos oleh Nyonya Kost » Blog Archive » A brief history of Ampel Denta
    December 22, 2007

    [...] – Para Pencari Tuhan – Spiritualisme Abadi Masjid Ampel – Masjid Tiban, Makam Aulia Sunan Kuning – Cheng [...]

    Reply
  11. datavince
    December 25, 2007

    Bagus sekali fotonya, apa lagi ada kaitannya dengan sejarah kita.Apakah masih ada yang lain…?

    Setelah Amangkurat III di buang ke Cylon (Srilangka) oleh VOC, lahirlah dari salah satu anaknya Pangeran Mangku Adi-ning Rat/Pangeran Arya Tepasana ialah Radin Mas Garendi,jadi ia adalah cucu dari Amankurat III dengan julukan H.H. Sampeyan Dalam ingkang Sinuhun Kanjeng Susuhanan Prabhu Amangku Rat V Mas Prabhu Kuning Senapati ing Alaga Ngah ‘Abdu’l-Rahman Saiyid ud-din Panatagama, Susuhanan dari Mataram, yang lahir di Cylon.

    Ia disebut juga Sunan Kuning, karena bergabung dengan pasukan Cina dan Madura melawan VOC, yang mana akhirnya ia di buang kembali ke Cylon.

    Aku pribadi tidak suka dengan kelakuan Amangkurat I, II, III, V, tapi itulah sejarah kita “yang baik katakanlah baik sebaliknya yang buruk katakanlah buruk”

    datavice

    Reply
  12. Bambang Eka Surya
    September 19, 2008

    Wah bagi orang yang suka cari nomor togel, coba berpikirlah bijak..!

    Reply
  13. opra
    September 22, 2008

    met kenal muanya..

    Reply
  14. Gilang
    January 13, 2009

    Tapi kerajaan Mataram ialah perlambang dari feodalisme raja-raja jawa…

    Reply
  15. Pamuji Yuono
    September 5, 2009

    Sunan Kalijogo ….

    Reply
  16. jati
    November 3, 2009

    raden mas garendi hidup pada jaman paku buwono II. kalo di katakan murid sunan kalijaga satu angkatan dengan sultan hadi wijaya,ki pemanahan dan ki penjawi apa tidak salah?

    Reply
  17. Bagus Pradopo
    January 23, 2010

    bener mas “jati”…Mas Garendi adalah pemimpin pemberontakan kepada Sunan Paku Buwono II yang pro Kompeni…namun bukan utk menjadi Raja, hanya menunjukkan bahwa sebagai Raja Jawa harusnya tegas pada Kumpeni bukan malah berkawan yg akhirnya dikerjain habis2an..dan lama2 tanah Mataram habis dikuasai Kumpeni Belanda..dan memang beliau “dibantu” oleh orang2 Cina yang kabur dari Batavia, krn di Batavia terjadi pembantaian oleh Belanda…dari 100 ribuan Cina yg ada, sekitar sepertiga mati dan sisanya kabur ke arah Timur dan membuat onar di sepanjang perjalanan…berperang dan merampok penduduk pedesaan yg dilewatinya…dan keputusan politik pentolan2 mereka adalh bergabung dgn Mas Garendi..dan sebenarnya diperalat juga oleh Kumpeni…dst..dst…sampai Pangeran Mangkunegara atau Pangeran Sambernyawa akhirnya bergabung juga dengan pejuang Mas Garendi….
    jd Salah BESAR kalo Mas Garendi seangkatan dengan kakek-kakek buyutnya Sultan Hadiwijaya alias Jaka Tingkir, dkk….

    trims..

    Reply
  18. madyo kromo
    April 8, 2010

    Kira kira tau ngk mas keturunanya sunan kuning……? terima kasih

    Reply
  19. ardiyanto
    July 8, 2010

    saya pernah membaca artikel di salah satu media bahwa nama sunan kuning itu awalnya adalah SOEN KOEN ING seperti sunan bonang yang namanya Bon Ang mereka adalah penyebar agama islam dari china..karena kita ketahui bersama bahwa islam masuk ke Indonesia melalau pedagang china gujarat dan persia
    mohon infonya
    matur nuwun

    Reply
  20. mila513
    August 14, 2010

    kata orang makam sunan kuning jika di lihat pada siang hari tak jelas tetapi jika malam hari akan terlihat jelas benarkah ??

    mohon infonya

    Reply
  21. Wijaya Sudaryanta
    January 14, 2011

    Yang benar nih…
    jika Sunan Kuning ( Amangkurat III ) murid sunan Kalijaga satu angkatan dengan Sultan Hadiwijaya (Pajang), Ki Ageng Pamanahan, Ki Ageng Penjawi, dan Ki Juru Martani. BENAR BENAR SALAH KAPRAH
    Coba perhatikan urutannya:

    RAJA SULTAN HADIWIJOYO kerajaan Pajang menghadiahkan tanah mentaok karena Ki Ageng pemanahan, Ki Penjawi, Ki Jurumartani telah membunuh Aryo Penangsang dengan laporan rekayasa. ( padahal bukan lawannya )

    Ki Ageng Pemanahaan ( Ke I )
    Panembahan Senopati ( ke II )
    Panembahan Seda Krapyak/Hanyokrowati ) ( III )
    ( Pangeran Martapura ) hanya sebentar karena Gila/Kenthir
    Sultan Agung Hanyokrokusumo ( IV)
    Amangkurat I ( ke V ) yg punya Isteri lebih dari 40
    Amangkurat II ( ke VI ) kraton pindak ke Kartosuro
    lha ini AMANGKURAT III ( ke VI)

    jika dikatakan seangkatan dengan sultan Hadiwijoyo sumbernya dari mana….

    Reply
  22. mas ngabei
    September 21, 2011

    buetul kang Wijaya Sudaryanta…
    saya sebagai pecinta SUNAN KUNING dan pelanggan setianya
    saya mengatakan hal itu salah KAPRAH
    Hidup SUNAN KUNING

    Reply
  23. nur kadilangu
    August 13, 2012

    marilah kita nguri nguri budaya dan ajaran beliau.

    Reply
  24. Joyoyakti
    November 5, 2012

    Benar2 penulisan sejarah yg sangat ngawur dan tanpa pertimbangan akal sama sekali.

    Reply
  25. solikin
    December 30, 2012

    aku pernah kesana mas.. aku pernah tanya ke orang yg bs nrawang katanya sunan kuning itu seorang habaib..

    Reply

Leave a Reply

Switch to our mobile site