Obat Rasa Sakit adalah Sibuk
October 26, 2007
Judul di atas adalah sebuah kata-kata dalam novel The Rage of Angels karya Sidney Sheldon. Betapa benarnya kata-kata ini. Benamkan diri dalam pekerjaan, paksa tubuh hingga mencapai titik lelahnya hingga tidur bisa nyenyak tanpa terganggu mimpi-mimpi buruk.
Apa yang dapat saya lakukan lagi selain membenamkan diri? Tempat itu ternyata masih belum memberikan keberuntungan bagi saya. Matahari belum terbit. Badai belum berlalu. A New Day has not come yet. Cinta, deritanya memang tiada pernah berakhir. Apa yang dapat saya lakukan lagi selain membenamkan diri? Tak ada hiburan yang lebih menenangkan daripada itu.
Entah sampai kapan? Only heaven knows, tapi saya yakin kalau saya masih punya banyak waktu. Untuk apa? Untuk jatuh dan sakit berkali-kali?
Tidak ada yang mengagetkan saya kali ini. Seperti yang saya bilang, mungkin saya hanya bisa tersenyum sambil berkata, “Yak ampun… lagi Lih?”
![]()
Posted in 












October 26th, 2007 at 1:20 pm
Lho bukannya sakit itu musti diobatin? ah apapun, yang penting enjoy, ya kan
October 26th, 2007 at 2:22 pm
Mas Galih, kok sama? kok samaaaaa…???

aarrrggghhhh…
kok apa yg engkau rasakan ini selalu sama dgn yg aku rasakan skrg?
*siap2 curhat mode : on*
ga jd laaahhh…
October 26th, 2007 at 2:29 pm
sakit trus sibuk apa ngga sakit lagi
October 27th, 2007 at 3:10 am
rasa sakit tidak bisa dihindari
tapi penderitaan adalah sebuah pilihan
–>obat rasa sakit: pembentukan pola pikir yg lebih baik.
“there is always sunshine above the cloud”
October 27th, 2007 at 7:21 pm
pernah denger dimana ya??
mungkin cerita china
October 28th, 2007 at 7:17 am
#ardy:
itu quote terkenalnya Panglima Tian Feng alias Pat Kay dalam cerita Sun Go Kong, Kera Sakti
October 29th, 2007 at 12:20 pm
obat rasa sakit:
kepala -> aspirin