Nikon D40 atau Canon EOS 350D?
October 24, 2007
Ini adalah mandatory posting dari sahabat saya, nRa. Semoga memuaskan ya ndrak? ![]()
Lho, Sony Alpha kok nggak saya masukkan di sini? Well, ada beberapa alasan kenapa saya hanya memilih dua merek DSLR yaitu dari Nikon dan Canon, antara lain:
- Saya belum pernah tahu seperti apa kualitas Sony, meskipun mungkin karakter warna-nya sama mirip dengan Nikon, secara Nikon memakai teknologi sensor CCD-nya Sony.
- Third party vendor, baik lensa maupun asesoris yang lainnya, kebanyakan hanya menyediakan produk yang kompatibel dengan Nikon dan Canon saja.
Jadi pertanyaannya, D40 atau EOS 350D?
Well, ini pertanyaan super sensitif di dunia fotografi. Bisa membuat debat kusir yang berdarah-darah. Tapi orang selalu bertanya ini, dan meskipun mereka tidak pernah menemukan jawaban pasti, mereka paling tidak terpuaskan dengan membaca argumen-argumen pembela Nikon dan Canon. Jadi saya akan menjawabnya dari sudut pandang pengguna Nikon…. D40 ![]()
Ini adalah pertanyaan yang sama ketika saya akan membeli kamera DSLR. Saya sudah sempat memegang-megang EOS 350D karena secara harga, dua kamera ini BBT (Beda-Beda Tipis). Alasan saya kenapa memilih D40 instead of EOS 350D adalah:
- Warna-warni Nikon D40 jauh lebih hangat daripada EOS 350D. Hangat di sini maksudnya saturasi dan kontrasnya. Ngejreng. Saya adalah fotografer yang dididik oleh Fotografer.Net, dan FN mengajari saya untuk membuat foto yang mencolok, ngejreng, hangat, dan hampir selalu di-make-up oleh Photoshop.
EOS 350D di lain pihak, seperti karakter sensor CMOS Canon pada umumnya, memiliki warna yang lebih natural. Orang bilang, warna kulit manusia (skin tone) yang dihasilkan sangat alami. Kalau Anda motret cewek berkulit putih mulus, di Canon akan tampak putih mulus, sedangkan di Nikon akan terlihat lebih cokelat. Meskipun demikian, selera saya akan bilang kalau warna Canon cenderung lebih pucat.
- D40 lahir lebih muda, tentunya membawa teknologi yang lebih muda. Tidak sesuai jika membandingkan D40 dengan 350D, karena yang keluar hampir bersamaan dengan D40 adalah EOS 400D, sehingga yang pantas dibandingkan adalah D40x dengan EOS 400D.
- Lensa.
Yes, inilah kelemahan terbesar D40. Pilihan lensa sangat sedikit. Dengan EOS 350D, Anda bisa memakai lensa Canon apa saja, mulai dari yang murah meriah seri EF-S yang sejuta dua juta hingga seri L (Luxurious) yang di atas 8 jutaan. Dan kita tentu saja bisa menggunakan lensa-lensa third party yang sangat banyak, misalnya Tamron, Sigma, atau Tokina. Dan tentu saja, murah meriah
Di lain pihak, pilihan lensa D40 sangat terbatas. Lensa tipe AF-S rata-rata di atas 5 juta. Hanya sedikit yang dibawah lima juta. Beberapa yang saya tahu adalah lensa kit 18-55 dan lensa tele 55-200 VR. Lensa wide 12-24-nya? Ampun-ampun, tujuh jutaan ke atas! Anda tidak bisa pakai lensa tipe AF lama-nya Nikon, padahal banyak diantaranya yang legendaris dan murmer. Anda juga tidak bisa pakai lensa third party karena belum banyak yang support untuk D40.
Lalu kenapa saya tetap pilih D40? Karena saya cuma fotografer hobi. Saya cukup punya lensa kit dan tele saja. Dan karena harganya masih masuk akal buat saya, jadi saya pilih D40. Saya juga diselamatkan dari keinginan untuk mengoleksi lensa-lensa jika saya punya D40.
- Ergonomi.
Dua kamera ini sama-sama ringan, kecil, tapi tidak mantap digenggam. Bandingkan dengan Nikon D200 atau Canon EOS 40D yang berat tapi mantap digenggam. Tapi saya lebih suka pegangannya D40 daripada 350D. Itu yang membuat saya memilih D40 dulu.
Apa lagi yah… Kalau secara teknis, tentang noise, ISO, ketajaman, dan lainnya, hal itu tidak banyak berbeda secara berarti saya kira. Soalnya dua kamera ini sama-sama bermain di kelas DSLR pemula. Jadi ya.. tetap noisy di ISO tinggi. ![]()
Gitu aja dulu. Gimana ndrak? Puas?
Ada yang perlu ditanyakan?
Posted in 












October 25th, 2007 at 8:51 pm
hore… pertama,
.
…. i’m coming
kebetulan saya yang request post ini
cukup puas… next month i’ll buy it…
wait for me photography
matur suwun… makasih… thanks… xiexie
October 28th, 2007 at 5:51 am
nra, ojo lali pesenanku
October 29th, 2007 at 9:59 pm
@ bos Kholimi : oke deh, tenang ae. iki sek golek2… moso’ nyolong teko mesjid
. maap mas galih… kami bertransaksi disini 
November 9th, 2007 at 11:17 am
Ga terlalu bener juga kalau dibilang pilihan lensa D40 sedikit, mas. Tetap bisa pakai lensa Nikon lain kok. Masalahnya cuma di atufokus. Kalau fotografernya udah kebiasaan fokus pake manual ya ga ada masalah.
Soal warna… ehmm. Ya itu tergantung subjek fotonya apa, kali, ya?. Nda selamanya juga warna pucat itu jelek. Nda selamanya juga warna kontras itu bagus. Balik lagi ke skill fotografernya sendiri.
November 14th, 2007 at 2:27 pm
Wah thanks banget infonya. Salam kenal dari sesama pengguna D40.
November 29th, 2007 at 9:03 am
Semua emang kembali ke skill. Dengan skill Fotografi yg baik maka kelemahan2 yg terdapat di alatnya bisa di eliminasi.
BTW udah tau belum kalau D40 meteringnya kurang memuaskan ?
Salam
Pemakai EOS Digital Kiss N
November 29th, 2007 at 9:19 am
#art in riky:
Dalam beberapa kondisi, meteringnya kadang terlalu Over Exposed. Saya pernah menset hingga -1.3 EV gara-gara ini. Tapi bagi saya itu cuma kelemahan minor. Terima kasih tambahannya
December 4th, 2007 at 11:58 am
penjelasannya detail mas. tanks infonya..
December 28th, 2007 at 5:02 pm
Dunno, dari dulu gw ga percaya metering. Hehehehe. Bracketing rules! (udah digital kok takut metering salah?)
August 11th, 2008 at 12:17 pm
nice information
August 31st, 2008 at 11:50 pm
wes nyari review d40 masuk ke sini. top search google je!
September 5th, 2008 at 4:24 pm
oke banget pake canon 350D,selain hasilnya bersih banget dan membuat saya tidak was-was kehilangan momen yang berharga selaku jurnalis.
September 9th, 2008 at 2:08 pm
aku pake d40, n oke aja tuh, lensa ga maslah asal ga manja make autofokus, aku lagi seneng manual hehehhee. anyway aku cuma fotografer hobi sih….
October 5th, 2008 at 11:22 am
aku pengen belajar fotografi nih.. aku tertarik bgt deeeh, asik gt ya bisa jd fotografer
tapi kursus fotografi dimana ya? (Yogyakarta) klo ada yg tau kasih tau dooong, kasih info yea.. thanks
October 6th, 2008 at 4:26 pm
Saya juga ingin belajar fotografi.
Cuman apakah di dalam fotografi harus menggunakan kamera dengan format SLR?
October 7th, 2008 at 2:25 pm
btw,harga d40 sekitar berapa ya???
rep email ato fs yah..
achixz@yahoo.com
t b4 …
October 8th, 2008 at 11:29 pm
#Youngwoong:
tentu saja tidak, malah saya sekarang sedang tertarik untuk motret pakai kamera HP. Lebih menantang rasanya
#achixs:
tetap di sekitar 5 jutaan rupiah lah…
October 12th, 2008 at 12:00 pm
Saya setuju, warna D40 lebih hangat. Saya pemula di fotografi, pakai EOS 400D karena dibeliin calon suami
kalau saya bandingkan hasil foto D40, memang warna EOS 400D lebih pucat. Yg sudah saya lihat sangat kontras perbedaannya, utk foto indoor siang hari dgn lighting yg minim, dengan automatic mode D40 hasilnya sudah bagus, tapi tidak demikian dengan EOS 400D.
October 19th, 2008 at 2:23 am
Saya pengguna Canon 300D, akhirnya beralih ke Nikon D40, karena memang sudah memadai untuk dana saya.
October 31st, 2008 at 1:51 pm
Sore bos….mau tanyak ya…lensa kit bawaan D40 apakah sudah AF-S ?…
November 2nd, 2008 at 10:26 am
@Arip : udah mas
@Galih Satria : mas, tolong dong kasi tips n trik buat settingan d40 buat motret dlm berbagai kondisi (outdoor, indoor, model, landscape, dll) thanks….
November 28th, 2008 at 11:24 pm
ada d40 yang 1 jutaan g?
December 4th, 2008 at 7:05 am
sekarang harga D40 berapaa-an ya di Jakarta, soalnya di Jayapura nggak ada barangnnya ?
December 8th, 2008 at 4:52 pm
waaah.. aku punya 350D. memang, kalo 350d itu sedikit pucat. kalo nikon 40d temen saya punya, tapi di nangis-nangis minta dibelikan lensanya.. hehehe.. nice blog
December 24th, 2008 at 1:31 am
Aku dapet kit350d + BG-E3,Nissin Di622,75-300mm f4,5/5,6 Rp 4jt dr temen. Cuma nggak ada software drivernya,ada yang bisa bantu gak? Tenkiu buat temen2 yang komen. Buat Ente,salut utk foto2nya, top bangets!