Nikon D40 atau Canon EOS 350D?

Ini adalah mandatory posting dari sahabat saya, nRa. Semoga memuaskan ya ndrak? :P

Lho, Sony Alpha kok nggak saya masukkan di sini? Well, ada beberapa alasan kenapa saya hanya memilih dua merek DSLR yaitu dari Nikon dan Canon, antara lain:

  • Saya belum pernah tahu seperti apa kualitas Sony, meskipun mungkin karakter warna-nya sama mirip dengan Nikon, secara Nikon memakai teknologi sensor CCD-nya Sony.
  • Third party vendor, baik lensa maupun asesoris yang lainnya, kebanyakan hanya menyediakan produk yang kompatibel dengan Nikon dan Canon saja.

Jadi pertanyaannya, D40 atau EOS 350D?

Well, ini pertanyaan super sensitif di dunia fotografi. Bisa membuat debat kusir yang berdarah-darah. Tapi orang selalu bertanya ini, dan meskipun mereka tidak pernah menemukan jawaban pasti, mereka paling tidak terpuaskan dengan membaca argumen-argumen pembela Nikon dan Canon. Jadi saya akan menjawabnya dari sudut pandang pengguna Nikon…. D40 :)

Ini adalah pertanyaan yang sama ketika saya akan membeli kamera DSLR. Saya sudah sempat memegang-megang EOS 350D karena secara harga, dua kamera ini BBT (Beda-Beda Tipis). Alasan saya kenapa memilih D40 instead of EOS 350D adalah:

  1. Warna-warni Nikon D40 jauh lebih hangat daripada EOS 350D. Hangat di sini maksudnya saturasi dan kontrasnya. Ngejreng. Saya adalah fotografer yang dididik oleh Fotografer.Net, dan FN mengajari saya untuk membuat foto yang mencolok, ngejreng, hangat, dan hampir selalu di-make-up oleh Photoshop.

    EOS 350D di lain pihak, seperti karakter sensor CMOS Canon pada umumnya, memiliki warna yang lebih natural. Orang bilang, warna kulit manusia (skin tone) yang dihasilkan sangat alami. Kalau Anda motret cewek berkulit putih mulus, di Canon akan tampak putih mulus, sedangkan di Nikon akan terlihat lebih cokelat. Meskipun demikian, selera saya akan bilang kalau warna Canon cenderung lebih pucat.

  2. D40 lahir lebih muda, tentunya membawa teknologi yang lebih muda. Tidak sesuai jika membandingkan D40 dengan 350D, karena yang keluar hampir bersamaan dengan D40 adalah EOS 400D, sehingga yang pantas dibandingkan adalah D40x dengan EOS 400D.
  3. Lensa.
    Yes, inilah kelemahan terbesar D40. Pilihan lensa sangat sedikit. Dengan EOS 350D, Anda bisa memakai lensa Canon apa saja, mulai dari yang murah meriah seri EF-S yang sejuta dua juta hingga seri L (Luxurious) yang di atas 8 jutaan. Dan kita tentu saja bisa menggunakan lensa-lensa third party yang sangat banyak, misalnya Tamron, Sigma, atau Tokina. Dan tentu saja, murah meriah :)

    Di lain pihak, pilihan lensa D40 sangat terbatas. Lensa tipe AF-S rata-rata di atas 5 juta. Hanya sedikit yang dibawah lima juta. Beberapa yang saya tahu adalah lensa kit 18-55 dan lensa tele 55-200 VR. Lensa wide 12-24-nya? Ampun-ampun, tujuh jutaan ke atas! Anda tidak bisa pakai lensa tipe AF lama-nya Nikon, padahal banyak diantaranya yang legendaris dan murmer. Anda juga tidak bisa pakai lensa third party karena belum banyak yang support untuk D40.

    Lalu kenapa saya tetap pilih D40? Karena saya cuma fotografer hobi. Saya cukup punya lensa kit dan tele saja. Dan karena harganya masih masuk akal buat saya, jadi saya pilih D40. Saya juga diselamatkan dari keinginan untuk mengoleksi lensa-lensa jika saya punya D40.

  4. Ergonomi.
    Dua kamera ini sama-sama ringan, kecil, tapi tidak mantap digenggam. Bandingkan dengan Nikon D200 atau Canon EOS 40D yang berat tapi mantap digenggam. Tapi saya lebih suka pegangannya D40 daripada 350D. Itu yang membuat saya memilih D40 dulu.

Apa lagi yah… Kalau secara teknis, tentang noise, ISO, ketajaman, dan lainnya, hal itu tidak banyak berbeda secara berarti saya kira. Soalnya dua kamera ini sama-sama bermain di kelas DSLR pemula. Jadi ya.. tetap noisy di ISO tinggi. :)

Gitu aja dulu. Gimana ndrak? Puas? ;)) Ada yang perlu ditanyakan?

39 thoughts on “Nikon D40 atau Canon EOS 350D?”

  1. hore… pertama,
    kebetulan saya yang request post ini :) .
    cukup puas… next month i’ll buy it…
    wait for me photography :) …. i’m coming

    matur suwun… makasih… thanks… xiexie

  2. Ga terlalu bener juga kalau dibilang pilihan lensa D40 sedikit, mas. Tetap bisa pakai lensa Nikon lain kok. Masalahnya cuma di atufokus. Kalau fotografernya udah kebiasaan fokus pake manual ya ga ada masalah.

    Soal warna… ehmm. Ya itu tergantung subjek fotonya apa, kali, ya?. Nda selamanya juga warna pucat itu jelek. Nda selamanya juga warna kontras itu bagus. Balik lagi ke skill fotografernya sendiri.

  3. Semua emang kembali ke skill. Dengan skill Fotografi yg baik maka kelemahan2 yg terdapat di alatnya bisa di eliminasi.
    BTW udah tau belum kalau D40 meteringnya kurang memuaskan ? ;)

    Salam
    Pemakai EOS Digital Kiss N

  4. #art in riky:
    Dalam beberapa kondisi, meteringnya kadang terlalu Over Exposed. Saya pernah menset hingga -1.3 EV gara-gara ini. Tapi bagi saya itu cuma kelemahan minor. Terima kasih tambahannya :)

  5. BTW udah tau belum kalau D40 meteringnya kurang memuaskan ?

    Dunno, dari dulu gw ga percaya metering. Hehehehe. Bracketing rules! (udah digital kok takut metering salah?)

  6. oke banget pake canon 350D,selain hasilnya bersih banget dan membuat saya tidak was-was kehilangan momen yang berharga selaku jurnalis.

  7. aku pengen belajar fotografi nih.. aku tertarik bgt deeeh, asik gt ya bisa jd fotografer :D tapi kursus fotografi dimana ya? (Yogyakarta) klo ada yg tau kasih tau dooong, kasih info yea.. thanks

  8. Saya setuju, warna D40 lebih hangat. Saya pemula di fotografi, pakai EOS 400D karena dibeliin calon suami :) kalau saya bandingkan hasil foto D40, memang warna EOS 400D lebih pucat. Yg sudah saya lihat sangat kontras perbedaannya, utk foto indoor siang hari dgn lighting yg minim, dengan automatic mode D40 hasilnya sudah bagus, tapi tidak demikian dengan EOS 400D.

  9. @Arip : udah mas

    @Galih Satria : mas, tolong dong kasi tips n trik buat settingan d40 buat motret dlm berbagai kondisi (outdoor, indoor, model, landscape, dll) thanks….

  10. Aku dapet kit350d + BG-E3,Nissin Di622,75-300mm f4,5/5,6 Rp 4jt dr temen. Cuma nggak ada software drivernya,ada yang bisa bantu gak? Tenkiu buat temen2 yang komen. Buat Ente,salut utk foto2nya, top bangets!

  11. hehe..klo aku pake nikon d40 dah aga lama..
    sering dipake untuk prewed n acara keagamaan..
    walaupun hobi si..
    suka saya sama contrasnya.easy use laghi..
    klo pake flash tambahan lbh cihuy laghi..
    tapi emang sering over light..
    udah di set pas..ehh malah over.

    @Galih Satria : coba2 aja dulu foto2 objek dalam maupun luar baru catat dan hapalin mattering.nya…hehe biasanya suka ada kejutan2 klo mattering sendiri..

    cuman kelemahannya sering over heat build.in flashnya..
    huhuhu…

    nikon d best lah.

  12. dah dua taon pake d40kit…hasilnya jg ngga ngecewain…..
    tggall gimana pinter2nya aja nyari selanya nih kamera……
    pasti gambar yg dihasilkan bagus…..

  13. Kalau masalahnya contrast, bukannya bisa dihandle pake sotosop?

    tapi kalo masalahnya over exposure, berarti bikin hilang momen2 penting dong, (eh sori lama udah nggak pegang kamera) artinya momen penting hasilnya bisa berbayang?

    Terus apakah lensa tele sudah bawaan dari kit D40? kalo musti beli lagi dan harganya jauh sama tele murmernya eos, ya mending eos…

  14. saya make d40 jg, sangat puas dari pada make 350d, meskipun titik fokus nya cm 3 tapi g masalah, kebanyakan toh yg dipake jg yg di tengah aja kan? :)
    kelemahannya cm kl bwad motret iso tinggi noise nya cukup “terasa”

  15. wah.. makasih banyak mengenai artikelnya mas, saya jadi tertolong dengan pertanyaan teman saya yang lagi pengen beli kamera dslr, meskipun bekas, yaaah minimal nyari info dulu lah.. dan kebetulannya saya make d40, jadi pas banget kan..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>