Mudik!
Akhirnya, setelah hanya menjadi penonton liputan arus mudik, lebaran tahun ini saya menjadi peserta dalam perhelatan masal ini. Mungkin ada yang bilang ritual mudik itu absurd, tapi inilah uniknya Indonesia. Budaya yang masih asli kita miliki (perlukah kita patenkan sekarang?
).
Hari terakhir di kantor sebelum cuti adalah: membuat flyer/greeting ucapan selamat Idul Fitri untuk divisi SCM & ICT, mailing list BDI, memotret divisi Commercial and Legal untuk greeting mereka, dan memotret dari Executive (Mbak Chlara dan Mbak Yvonne).
Oke friends, selamat mudik, semoga tak ada aral melintang di tengah jalan dan bisa berkumpul dengan keluarga yang telah dirindukan. Semoga saya nanti tidak terjebak macet dan tidak ada halangan yang melintang dalam perjalanan dengan kereta api Sembrani Gambir-Pasar Turi dilanjutkan dengan bus Surabaya-Tulungagung.
Have nice holiday!
7 Comments
Anang
October 10, 2007met mudik lih
rd Limosin
October 10, 2007naek karcis duduk atw berdiri??
Hedi
October 10, 2007Selamat jalan, mas. Maaf lahir batin, salam sejahtera.
nRa
October 10, 2007arus mudik padat…
tahun ini saya mengundurkan diri dari peserta mudik
Ali S Kholimi
October 11, 2007Quote:
“memotret dari Executive (Mbak Chlara dan Mbak Yvonne)”
Jangan-jangan buat dipamerin ke emak di kampung. Emak pilih yang mana? ;P
nana
October 11, 2007asyiknya mudik.. hati2 di jalan Lih
excalibur
October 12, 2007Mohon maap lahir batin yo lih…
Kie lg OL gawe telkomnyet instan nang omah…lumayan cepet kie…po kebetulan sepi :p
Jo lali titip foto cew2 tulungagung :p