Tari Merak

FLICKR
Lokasi: Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta Selatan
Event: Pembukaan Petro Cup 2007
Nikon D40 | Nikkor AF-S 18-55 mm | 1/125 s | F/13

Dari event pembukaan Petro Cup 2007. Petro Cup adalah turnamen olahraga dan seni antar perusahaan minyak dan gas yang beroperasi di Indonesia. Tampak di foto adalah tari merak yang dimodifikasi digabungkan dengan mini opera, rancangan tim defile Vico Indonesia. Ini adalah penampilan dari tim defile Vico Indonesia yang berhasil meraih juara sebagai tim defile dengan penampilan terbaik. Terlihat di foto adalah Mbak Kiky 😡 yang berperan sebagai Ratu.

Saya mendapatkan banyak pelajaran di sini, khususnya dalam memotret penampilan budaya seperti tari-tarian yang ditonton orang banyak seperti ini. Kesulitan yang didapat dalam kondisi ini antara lain:

  • Background yang sibuk. Dalam memotret, carilah background yang bersih agar POI (Point of Interest) dapat terekspose dengan baik. Masalahnya, kita sulit mencari background yang bersih karena orang nonton ada di mana-mana.
  • Momment yang bergerak cepat. Kita harus ekstra peka dalam menangkap objek yang menarik untuk difoto.
  • Mau pakai lensa tele, atau wide?
    Keuntungan lensa tele adalah, kita bisa dapat ekspresi penari dengan background yang bersih karena efek lens blur. Tapi kita tidak bisa dapat kesan suasana kemeriahan waktu tarian. Efek kemeriahan ini berhubungan dengan poin di bawah ini.
  • Foto dokumentasi ataukah candid?
    Saya kemarin di situ bertugas mendokumentasikan acara. Syarat foto dokumentasi adalah semua bagian harus setajam silet. Maka di situ saya pakai lensa saya yang wide-midrange dengan bukaan kecil (F/13). Kemeriahan suasana acara dapat, tapi kalau untuk kebutuhan art photography, jadi sedikit susah. Akhirnya harus ditambal sulam pakai Photoshop CS 3 😀

Jadi begitulah, jika Anda punya saran-saran dan pengalaman ketika memotret event seperti ini, sudilah berbagi dengan saya. Terima kasih 🙂

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

3 thoughts

  1. Saya sih bukan fotografer, tapi kalo liat wartawan foto bekerja dalam acara seperti ini, rasanya butuh lebih dari satu jenis lensa. Syukur² pake dua kamera 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *