Suatu Pagi di Stasiun Cepu

Posted by: on Jul 10, 2007 | 11 Comments

FLICKR
Kereta api malam Sembrani jurusan Jakarta-Surabaya pagi itu tiba dan berhenti sejenak di stasiun Cepu, Jawa Tengah. Para pedagang asongan dengan semangat bangkit menyambut kedatangan kereta dan segera berteriak menjajakan dagangannya, “Wingko babat… wingko.. wingko… nasi… nasi pecel…!” Namun sayang, ibu ini mesti kecewa karena tak diizinkan masuk kereta oleh petugas yang membentak. Tak lama berselang, matanya menangkap sosok dari balik jendela yang sedang membidikkan lensanya. Segera ia memalingkan muka dan tersenyum malu sembari memekik, “Aku difoto!”. Sang fotografer tersenyum, menganggukkan kepala tanda terima kasih. Sang ibu pedagang asongan akhirnya juga tersenyum dan melambai, tak lupa meneriakkan dagangannya, mengiringi Sembrani yang bergerak malas meneruskan perjalanannya ke Surabaya…

***

*Oleh-oleh perjalanan Jakarta-Surabaya-Tulungagung-Jakarta, diambil dari balik jendela gerbong II, kereta api Sembrani.

11 Comments

  1. Domba Garut!
    July 10, 2007

    Jepretan humanis yang pragmatis.. hal serupa juga banyak terjumpai di negeri si bau kelek ini..mungkin bahkan potret keseharian yang lebih miris.

    Reply
  2. agung
    July 11, 2007

    aduh dia seneng banget ya.. di foto.. tapi melihat foto ini juga melihat potret buram kehidupan di indonesia

    Reply
  3. rd limosin
    July 11, 2007

    Wah, keren. Sudut pandangnya bagus neeh

    Reply
  4. Cipta
    July 11, 2007

    Muesti kok fotonya mas galih itu kok angle-nya bisa pas gitu lho, aku paling susah kalo cari angle buat motret biar fotonya bisa lebih “berisi”, yaopo sih caranya mas…

    Reply
  5. cipinkman
    July 12, 2007

    weh nice shot,, trus,,, sungguh kesenjangan yang memilukan,,, kereta eksekutif sembrani dengan kursi empuk,, ruangan ber AC,,, dan kondisi pedagang asongan yang mungkin hanya tidur beralaskan koran,,, tanpa atap,,, kapan negaraku bisa berkeadilan sosial???

    Reply
  6. Galih Satria
    July 12, 2007

    #cipta:
    sering-sering njepret chips, nanti sense-nya dapat sendiri kok.

    Reply
  7. dcky
    July 12, 2007

    Loh sekarang pedagang asongan nggak boleh naik ke sembrani tho. Dua bulan yang lalu saya naik sembrani masih diperbolehkan.

    Reply
  8. DONI
    July 17, 2007

    WOW……..salut bro.
    keliatan banget loe motret dan nulis pake hati. Hebat man ……

    Reply
  9. ken
    November 17, 2007

    fotonya keren…
    aku ernah sengaja datang ke stasiun epu buat motret..
    tapi ga sukses.
    dengan modal lensa standar, aku masih malu2 buat deketin objek..
    cepu tuh rumahku..
    tetangga depan rumahku tukang jualan nasi pecel di stasiun..
    suaminya jd tukang becak, di stasiun juga..
    tetangga yang lain, banyak yang jadi tukang ojek..
    di stasiun itu juga..
    sedih kalo liat keadaan epu yang kaya tapi miskin…
    have you friendster? add me plis..ih ngarep..

    Reply
  10. Yoghi
    March 14, 2008

    salam kenal mas Ken.. saran saya foto aja objeknya, sukur2 sekalian bisa buat jurnal dikit mengenai kehidupan ybs, apalagi kalo bisa angkat story tentang Cepu secara keseluruhan :) )

    Ibuku lahir di sana tapi seumur2 saya belum pernah kesana.. Mungkin satu hari nanti kalo ada lebihan rejeki :) )

    Reply
  11. jelliarko
    May 14, 2010

    Terima kasih, tulisan dan rekam momentnya sempat membuat saya mengharu biru (lagi-lagi saya harus bersyukur, salib saya jauh lebih ringan dibanding salib mereka).

    Salam kenal…..

    Reply

Leave a Reply

Switch to our mobile site