Nomor Telepon Misterius

Date April 25, 2007

Beberapa hari ini aku sering menerima telepon misterius yang berasal dari berbagai operator. Aku sebenarnya lebih suka menerima SMS daripada menerima telepon, khususnya jika nomor teleponnya tidak terdaftar di phone book HPku. Seringkali nomor telepon misterius itu datang pada saat yang tidak tepat: kadang di perjalanan, atau kadang di waktu-waktu dimana aku tidak menginginkan ada telepon masuk alias sedang ingin sendiri. Asumsiku, jika telepon itu serius, maka si empunya telepon pasti akan mencoba lagi di beberapa waktu kemudian. Jika aku tetap ngambek nggak mau menerimanya, dia mungkin akan SMS aku. Jika tidak? Ah, mungkin bukan rezekiku untuk menerima telepon penting itu. Jika telepon itu hanya telepon main-main kawan-kawan yang sedang menggoda aku atau balas berbalas missed call seperti waktu mahasiswa dulu, sekarang aku sungguh tak punya hasrat untuk melayani permainan mereka.

Ah, menerima telepon dari unknown number atau bahkan private number apa istimewanya? Semua orang juga sering mengalami ini. Ah, di sinilah uniknya. Kembali ke sekitar dua tahun yang lalu ketika ada sebuah nomor telepon yang sering menggoda (baca: meneror?) nomor HP ini. Sekali dua kali, aku cuek saja, karena jika aku penasaran dengan menelepon balik atau kirim sms dengan bunyi, “Halo, ini siapa ya?” Aku telah melayani permainannya dan memang inilah yang diinginkan si penggoda: bikin Galih penasaran. Tapi lama kelamaan bosan juga, dan akhirnya panggilan teleponnya aku angkat ketika berdering sekali dan berkata, “Halo?”

Well, pertanyaan itu sama sekali tak terjawab karena buru-buru si penelepon menutupnya. Namun aku sempat mendengar background suara, yaitu seperti suara-suara wanita yang sedang ramai bercanda. Jengkel, aku catat nomor itu sebagai black list dengan kode !123! dan tak pernah kuangkat lagi. Akhirnya dia bosan juga dan kejadian ini mengendap begitu saja sampai aku lupa kalau nomor !123! tidak kuhapus dari phone book-ku.

Nah, akhir-akhir ini, kode black list itu mulai lagi dan diiringi dengan beberapa nomor misterius. Entahlah, siapa dia. Instingku berkata bahwa nomor-nomor itu berasal dari orang yang sama. Apakah orang yang sama dengan dua tahun yang lalu? Aku tak tahu. Tertarik, karena seperti de ja vu, karena ada kejadian yang saat dua tahun lalu dan sekarang adalah sama, yaitu ketika aku berusaha menghindar dari seseorang. Dulu aku berhasil menghindar dan berhasil. Dan sekali lagi, aku sekarang sedang ingin menghindar. Aku masih sedang ingin sendiri kecuali jika aku “tersambar petir” lagi. Kekekekeke… :P

14 Responses to “Nomor Telepon Misterius”

  1. Anang said:

    cocok jadi selebritis kamu leh!

  2. adji said:

    coba tawarkan ke mereka bikin komunitas orang2 hobi missed call… :)

  3. siapa hayooo...? said:

    Bukan aku loh, Mas Galih… :|
    Bener, deh… Suerrr!!! :)>-

    Mas Galih say : “Oalah… siapa yg nuduh kamu toh, Nilla???” =)) :D :P

  4. satria said:

    Halah kepidien ..wong cuma miskol aja kok dibawah melankolis li..li

  5. Galih Satria said:

    #Nilla:
    Atau jangan2 kamu? dari mana kamu tahu nomerku? ;;)

    #satria:
    hehehe… gw…
    btw siapa bilang dibawah melankolis? gw masang kategori ini di bagian intermezzo kok :P Melankolisnya abis ini. :)

  6. abdulmuneverlose said:

    Yah, satu - satunya solusi mas …

    CUEKIN AJA !
    :D

  7. dnial said:

    Nomermu piro seh lih?
    Aku promosiin ke spammer dan miscaller.

  8. cahyo said:

    kalau saya, saya kerjain dulu kalo dapat misterius call spt ini :

    Misterius : Halo, bisa bicara dg Mas Agus
    Saya : Oh…salah sambung, ini kantor polisi
    Misterius : !@#$%^&*

    kekekekek…;-)

  9. nina said:

    pemuja rahasia tu mas…
    cie… ada yang ngefans juga yach??

  10. siapa hayooo...? said:

    # Galih Satria : Iya, Mas! Nomermu dipajang tuh di Blok M! :-t Huahahahaha… =)) :D

  11. taufan said:

    salam kenal sebelumnya mas, soal no telp misterius gak dipikirin deh ntar juga hilang sendiri seperti 2 tahun lalu. semua orang pernah ngalamin hal tersebut termasuk aku tapi sih gak aku pikirin. nah kalo mas galih mau cari tau coba deh denga metode yang aku sebut “is not how you play the game, but how the game play for yau”. sampeyan itu harus membalikan keadaan, orang iseng itu pasti mikir kalo mas penasaran padahal ketika dia sedang berpikir sambil menertawakan mas, mas diam - diam tanpa dia sadari sedang investigate about his hingga akhirnya mas tau banyak tentang dia tanpa dia sadari bahwa sekarang giliran mas yang ngerjain dia.. Bagaimana Caranya.. yaa mas pikirin sendiri !!!

  12. budi said:

    yang tlp aku lih.. :D

  13. d' said:

    ihiii… secret admirer neh.. :p

  14. agung said:

    ga usah menghindar dunk lih… hadapi secara jantan :)

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>