Secercah Harapan

Posted by: on Mar 31, 2007 | 12 Comments

Apa yang kau lakukan ketika,

Ada seseorang yang dekat denganmu,
Ia baik, menyenangkan diajak bicara ngalor ngidul
Tapi.. “zat kimia” itu tak datang juga
Apakah kau akan memberikan harapan kosong baginya?
Padahal ia seorang teman bicara yang benar-benar baik
Apakah itu pelarian?
Apakah kau akan melukainya?

12 Comments

  1. Nilla
    March 31, 2007

    Uhmmm… Kayak pengalaman pribadi aku aja, nih! :-? :P

    Kalo aku sih paling “pantang” ngasih harapan kosong!
    Kalo GA ya GA… Kalo Iya ya IYA… :-w
    Emang harus tegas kalo utk urusan hati!
    Kalo hatinya luka akibat sebuah penolakan…
    Aku rasa ia sudah tau resiko itu sebelumnya! ;) :)

    Seperti yg Mas Galih pernah bilang :
    “Dan ditolak dengan cara itu bukanlah suatu kekalahan. Harga diri tak pernah berkurang sedikitpun karena kamu telah membuktikan bahwa kamu jantan dan tanggung jawab.”

    Hehehe… :D

    Reply
  2. Ali S Kholimi
    April 1, 2007

    # Nilla

    Jadi ingat kalimat ini:

    Kalau PLIN ya PLIN, kalau PLAN ya PLAN, jangan PLIN PLAN :) )

    Reply
  3. Galih Satria
    April 2, 2007

    #Nilla:
    Bagaimana kalau masalahnya, kita sendiri belum yakin pada hati kita apakah dia benar-benar “the one” ataukah sekedar cinta yang pernah hinggap dan akan segera pergi?

    Reply
  4. cyn
    April 2, 2007

    tetap bicara tapi tidak memberi harapan..
    maksudnya?
    komunikasikan apa yg bisa kau beri dan apa yang tidak..
    *halah sotoy*..

    Reply
  5. huda
    April 3, 2007

    hahaha.. kayak aku aja.. jadi korban jatuh cinta ma sahabat sendiri :D

    Reply
  6. dr.Cinta
    April 3, 2007

    Karena pintu hati udah tertutup mungkin?

    JANGAN PERNAH untuk memberikan harapan kosong pada seseorang! Apa yang Anda rasakan ketika sadar bahwa ternyata dia mampu menggetarkan hati kita, sementara semuanya sudah terlambat?

    Reply
  7. Anang
    April 4, 2007

    woalan.. bocah kimia to tibake kemau lih…. mendah?

    Reply
  8. Nilla
    April 4, 2007

    # Mas Galih : Yg jelas, jangann pernah nerima seseorang kalo bukan karena “bener2″ cinta! ;) *halah… “anak kecil” kok ngomongin cinta? :P *

    # Mas Anang : /:) *gangerti.com*

    Reply
  9. dnial
    April 5, 2007

    @dr. Cinta
    Pengalaman pribadi, dok?
    Makanya….

    Reply
  10. dr
    April 5, 2007

    @daniel: wah… itu disadur dari berbagai kasus pasien saya… harap maklum… :p

    Reply
  11. de
    April 7, 2007

    tapi perlu juga ngasih kesempatan….

    gw ikutan ya…

    Reply
  12. widya_fizta
    April 26, 2007

    ya aku memang akan membiarkan semua itu,aku akn memilih menjadikan dia sahabat.aku tidak akan melukainya dengan memberikan harapan2 tak tentu karena aku tahu memberikan harapan2 kosong itu sangat menyakitkan

    Reply

Leave a Reply

Switch to our mobile site