Visi Masa Depan

Barusan aku menentukan apa yang menjadi visiku untuk sekitar lima tahun ke depan. Aku memang belum menentukan visiku sejak aku menyelesaikan S1-ku. Tapi paling tidak, apa yang menjadi road map-ku mulai terbentuk. Pertimbangan paling utama adalah, bahwa ibuku tercinta tidak menghendaki aku untuk menikah muda (toh sekarang juga ngga ada calon yang doyan ama orang aneh ini 🙂 , risiko programmer: you have to be freak and geek if you want to be a master in programming world), sehingga aku masih punya waktu yang lama untuk sendiri.

Aku juga sudah menghubungi Ibu, apakah beliau merestui aku dengan rencanaku ini. Ternyata tidak ada masalah. Ah, ibuku memang orang paling baik sedunia!! Dua atau tiga tahun lagi, aku akan bergerak, meskipun masih melihat apa yang terjadi pada diriku pada saat itu. Tapi, persiapan untuk menuju ke sana harus dimulai hari ini. Yang jelas, untuk dua atau tiga tahun ke depan, aku akan habis-habisan di sini dulu, do my job as best as I can do.

Author: Galih Satriaji

Bookaholic, Workaholic. Chubby. That's me!

18 thoughts

  1. denger-denger sih, visi masa depan merupakan kompas hidup kita masing-masing. Tanpa visi, kita bisa-bisa melangkah tanpa tujuan dan arah yang jelas.

    selamat deh… kalo udah punya visi dalam hidup…
    Setiap pilihan emang menanggung konsekuensi kok…

    salam kenal 🙂

  2. Ingat kata nenek moyang kita dulu : “Manusia diciptakan berpasang-pasangan,Men!”, “Jadi sembari kerja kita kudu tepe-tepe”
    Ingat juga kata2 anak abg jaman sekarang :”Uwiting tresna jalaran saka kulina” (hiks salah hurufnya kali ya)

    Kalau kata pepatah kuno bilang : “Seaneh apapun seseorang, pastilah dia punya ciri khas yang akan disukai seseorang pula”

  3. Duhh..Galih Satria ini..
    Kamu serius mau jadi computer geek ya lih ? :p..

    Kerja yang bagus dulu, 2-3 tahun, beasiswa S-2 di luar negeri pasti datang menghampirimu..entah chevening, ADS, ato STUNED…

    Sukses terus lih..

    PS : Ga pengen cari kerja di luar negeri :p ?

  4. #Aris Kumara:
    ya mau gimana lagi, secara pekerjaan ada di bidang ini ya risikonya harus tenggelam bersama kemeriahannya, termasuk menjadi orang yang aneh 🙂 Doakan ya riz! 😉

  5. “you have to be freak and geek if you want to be a master in programming world”

    Well said; sepakats!

    para geek lah yg mendirikan microsoft, google dan masih banyak lagi.

    Untungnya Galih udah nyadar bahwa hidup spt itu tyt mendatangkan kesenangan tersendiri, dlm perjalanan, dan akhirannya nanti 🙂

  6. semangat lih… gambatte..! soal calon kl ga usaha mah.. juga ga bakalan dapat. yang penting tetep usaha lih… n lakuin yang terbaik untuk orang yang kita cintai..

  7. berapa waktu yang kita sisahkan untuk menjadi programmer, dan berapa waktu yang kita sisahkan untuk agama….
    negeri ini lebih membutuhkan orang beragama dan juga pandai dlam teknologi…
    good Luck….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *