Kalimat untuk Valentine?
February 7, 2007
Hari itu Minggu sore yang temaram, 4 Februari 2007. Jakarta pas parah-parahnya kebanjiran. Aku kehabisan ransum makanan dan pergi ke Hero Pancoran buat cari persediaan makanan untuk satu minggu. Sebelum ke Hero yang ada di lantai basement (bawah tanah), aku mampir ke Gramedia lihat-lihat buku. Kali-kali aja ada yang menarik perhatian mataku. Dan aku akhirnya cuma beli majalah Mix saja.
Masuk Gramedia aku baru sadar kalau bulan ini adalah Februari, bulan kasih sayang, bulan Valentine. Gramedia berhiaskan penuh warna-warni pink, boneka-boneka pink, aneka bunga-bunga yang sepertinya didesain untuk diberikan kepada sang kekasih. Wah, sudah berapa lama ya Valentine tidak berarti apa-apa bagiku, artinya tidak ada seorang yang bisa diberi ucapan, “be my valentine“. Aih.. romantisnyah…
terakhir aku bilang begitu waktu kelas 2 SMA berbekal cokelat cadburry. ![]()
Berkeliling di suasana seperti itu, ternyata sisi melankolisku muncul lagi. Ada ide bikin kata-kata yang bisa digunakan untuk ucapan. Karena tak ada ready stock, ujung-ujungnya ya kembali pada sang kekasih abadiku itu. Benarlah kata Jikustik di lagunya terbaru; Puisi (thanks ya Me, udah dikirimi lagu ini ^_^).
Kapan lagi kutulis untukmu
Tulisan-tulisan indahku yang dulu
Pernah warnai dunia
Puisi terindahku hanya untukmu
Dan bagaimana kata-katanya? Cukup membuatku tersenyum sendiri karena membayangkan jika kata-kata ini jadi kukirim kepadanya, balasan darinya tak akan kalah gombalnya, tak kalah romantis, yang jika aku tak mengenal dia sudah lama, bisa bikin klepek-klepek ke-ge-er-an. ![]()
Aku bertanya-tanya kenapa engkau begitu baik padaku
sehingga rasanya aku tak akan pernah menemukan orang sebaik, sehangat, dan seramah kamu untuk jadi kekasihku.
Tapi sayangnya, yang terbaik itu tak bersedia jadi kekasihku.
Namun demikian, paling tidak izinkan aku untuk sayang padamu…
![]()
Posted in 












February 7th, 2007 at 2:36 pm
warakadah..
warahkono…
Sik isik toh tiba’e
Sempet kpikiran bikin novel ataw skedar cerpen
Inspirasi yo tekan samean iki
Ujung’e samean bakal dapet mbak i****
Tapi akhir’e samean sadar bahwa cinta indah itu hanya obsesi.. sudah bukan cinta lagi
Hyalah…
February 7th, 2007 at 3:04 pm
#Pitri:
. Kamu kan ndak tau kalo aku begitu menikmati keadaan begini? Jika harapan terpenuhi, wah.. gak iso patah hati meneh la’an?
Mm… tokohnya bukan Galih banget deh
February 8th, 2007 at 1:15 am
itu puisimu sendiri lih?
atau ada referensinya yang lebih lengkap.
soalnya bagus
siapa tahu bisa ditiru hehehe
February 8th, 2007 at 7:32 am
Puisi cinta…
kapan terakhir aku mbikin ya?
February 8th, 2007 at 9:20 am
#mardun:
He-eh, secara iku orisinil aku. Mungkin karena rasa cintah yang begitu dalam yah? halah…
February 8th, 2007 at 1:24 pm
Cinta…
Sakit…
Patah…
Hatiku luka…
February 9th, 2007 at 9:46 pm
Valentin-o Rossi 46
February 10th, 2007 at 10:05 pm
emang sisi romantis orang munculnya beda2 kok lih.. tapi ok juga tuh puisi mu.. duh..blesan dari dia juga bagus
February 12th, 2007 at 7:18 am
#agung:
anyway, balasan dari dia sih blum ada. quote yang tengah adalah potongan lagu Puisi-nya Jikustik, sedangkan paling bawah adalah kata-kataku yang sedianya akan kukirimkan besok lusa (kalau sedang mood)
February 12th, 2007 at 4:43 pm
cieeee…. prikitiwwww…
jatuh cinta… emang indah betul ya..
Kebetulan saat ini gw sedang ngalamin hal itu, Lih..
Hope your valentine will come entering your life soon ya..
Dikirim ya lusa… semangatt!!!
February 12th, 2007 at 6:45 pm
#Rhani:
Wah.. bisa candle light party dwong??? Semangat juga mbakk!!!
February 12th, 2008 at 3:22 pm
tlg krm kan saya kalimat2 ttg valentine walaupun hanya 5 kalimat………..
please……….
klo boleh kirimkan besok jm 10;00
February 12th, 2008 at 6:42 pm
[…] cerita dan kata-kata sederhana, untuk memenuhi permintaan seseorang yang berkomentar di posting tentang Valentine tahun lalu. Lepas dari segala kontroversinya, salam penuh kasih sayang saya untuk Anda, di bulan penuh cinta […]
February 14th, 2008 at 2:58 pm
tumbai