Foto Api Ledakan Pipa Pertamina di Lapindo

Posted by: on Dec 14, 2006 | 42 Comments

Hari ini saya menerima email dari milis kantor tentang foto api ledakan pipa Pertamina di Lapindo yang membentuk lafal Allah dan Kuda Laut dari publikasi berita di detik.com. Kemudian, dari blog-nya Purna yang juga mengutip dari detik.com, detik telah memastikan bahwa foto tersebut adalah asli dengan mewawancarai juru bicara Timnas Rudi Novrianto.

Foto tersebut ada di link ini.

Well, terus terang, saya meragukan keaslian foto tersebut. Pertama, detik.com tidak membuktikan secara teknis bahwa foto itu asli, misalnya saja dengan menampilkan data EXIF foto tersebut (diambil dengan kamera apa, diambil kapan, apa detail teknis dari kamera, apa white balance-nya, berapa focal length-nya, dll). Pun jika EXIF data-nya disertakan, foto tersebut belum dapat dibuktikan keasliannya, masalahnya EXIF data pun bisa dibuat dengan menggunakan tool tertentu, misalnya saja dengan menggunakan modul ini.

Zaman sekarang, Adobe Photoshop telah membuat banyak keajaiban dalam dunia fotografi digital. Kelihatannya hampir semua hal yang tidak mungkin bisa dimanipulasi dengan menggunakan Photoshop, mulai menelanjangi teman kita sendiri, memanipulasi wajah teman dan “ditempelkan” kepada wajah artis tenar, mengubah-ubah posisi. Jadi rasanya bukan hal yang sulit membuat foto tersebut dengan menggunakan Adobe Photoshop.

Lagipula, bukan perkara mudah menangkap momen tersebut dengan kamera digital, apalagi kamera digital poket; bayangkan jilatan api yang cepat berubah-ubah. Berapa kecepatan bukaan lensa yang diperlukan (shutter speed)? Minimal harus diatas 1/250 s. Dengan kecepatan setinggi itu, bukaan lensa (diafragma) harus benar-benar besar karena foto diambil pada malam hari yang nota bene memiliki cahaya yang sedikit. F/2.8? Saya rasa masih kurang. Apalagi cahaya yang ekstrim, lingkungan sekitar gelap, sementara bagian api terang benderang. Hal itu bisa menyebabkan foto menjadi terlalu under exposure atau malah over exposure.

Lalu… bagaimana cara membuktikan bahwa suatu foto digital adalah asli? Entahlah, tetapi rasanya dengan data EXIF yang lengkap, foto bisa dinilai keasliannya. Data EXIF tersebut bisa dianalisis oleh seorang fotografer atau ahli fotografi untuk menentukan apakah data EXIF tersebut masuk akal atau tidak.

Saya hanya menyesalkan bahwa media sebesar detik.com bisa menampilkan berita seperti itu seperti media infotainment saja, dengan membuktikan keaslian foto itu hanya berdasarkan pendapat nara sumber tanpa menyertakan bukti teknis. Hanya dari satu pihak pula! Ah… detik jadi penyebar Hoax! Detik emang BasBang, Basi Banget!

Wallahu ‘alam…

Update 18 Desember 2006:
Henri menganalisis lewat segi pixel-pixel. ;) )

42 Comments

  1. buchin
    December 14, 2006

    Hoax, yep kita belum tahu.

    Reply
  2. Anang
    December 15, 2006

    bisa jadi itu benar…

    Reply
  3. d-nial
    December 15, 2006

    Kalo aku lihat sih terlalu banyak kebetulan. Nggak jelas lagi bentuknya, aku bilang sih mirip Kuda Laut-nya Pertamina.

    Apa jangan-jangan ini pesan bahwa sebenernya ledakan gas itu disengaja oleh Pertamina dengan berkonspirasi dengan Lapindo, agar orang-orang itu cepat2 pergi dengan menerima uang penggati seadanya?
    (Sumber : Buku Putih Teori Konspirasi Nggak Penting) :p

    Reply
  4. Budi
    December 15, 2006

    Aku ragu dengan model2 penampakan ‘keajaiban’ seperti ini setelah aku pernah nemu perbukitan yang ‘dipermak’ abis shg tampak seperti wajah manusia yang katanya adalah tanda kebesaran Allah. Padahal aku tahu perbukitan itu adalah situs purbakala peninggalan Maya yg namanya Maccu Picchu dan gambar aslinya tidaklah seperti yang dihebohkan itu.

    Aku kira, Allah itu adalah ‘Besar’ tanpa Dia menunjukkan kebesarannya.

    Wallahu a’alam

    Reply
  5. Blogguebo
    December 16, 2006

    Di tengah semua keruwetan ini masih ada juga yang menyebar takhayul.

    Satu kata: Jangan Percaya!

    Reply
  6. helmi
    December 16, 2006

    tentang fotonya, memang perlu data EXIF untuk melihat seberapa dekat sebuah image dikategorikan asli. selain itu ada teknik dengan pendekatan enhancement citra agar terdeteksi pengolahan yang dilakukan pada citra tersebut. untuk sisi fotografi, bukan tidak mungkin sebuah kamera pocket bisa mengambil gambar seperti itu karena semeburan waktu itu memang sangat besar, tidak perlu kamera dengan kemampuan kecepatan yang terlalu tinggi untuk mengambil gambar dengan kontras yang memang sudah besar. dan setahu saya pocket sony memang ahli dalam membuat sensor yang sangat peka dengan cahaya (selain lensa yang berkualitas tinggi) sehingga warna, kontras, dan kecerahan cukup bagus walaupun itu cuma pocket. jadi mungkin saja kamera pocket merekam semburan api di malam gelap.
    mengenai penyerupaan terhadap lafal Allah, tidak salah memang jika ada yang berkata demikian, karena itu sangat subyektif. dan tidak ada salah pula yang meragukannya (keaslian atau penyerupaan). esensi yang terpenting adalah pengakuan (khusus muslim) bahwa memang Allah adalah penguasa segalanya dan semua yang ada di muka bumi ini adalah ayat2 yang menunjukkan kekuasaan-Nya… seharusnya tidak perlu melihat bukti penyerupaan seperti itu agar membuat kita yakin.. seharusnya melihat kecebong bisa berenang saja bisa membuat kita teringat bahwa Dia memang segala maha dan tidak pernah jauh dari kita. kita selalu ada dalam genggamannya.. siapa yang menolongmu saat tersedak? siapa yang membuat matamu terbuka dari tidur? siapa yang membuat darahmu terus mengalir?…

    so masalah tidak perlu diperpanjang, lebih baik kita memanjangkan tasbih kepada-Nya…

    (saya sering melihat dengan mata telanjang ada bentuk2 alam yang menyerupai lafal Allah maupun Muhammad… dan sungguh saya bersyukur diingatkan oleh-Nya bahwa saya tidak pernah jauh dari kekuasaan-Nya…)

    Reply
  7. Galih Satria
    December 16, 2006

    #d-nial:
    boleh juga teorimu :p

    #helmi:
    fokus dari postingan saya ini bukanlah meragukan kebesaran Allah (astaghfirullah), justru menurut saya, Allah tidak perlu menunjukkan kebesaran-Nya dengan cara yang kekanak-kanakan seperti ini (foto yang membentuk lafal, dll — setuju dengan mas Budi). Alam semesta sudah cukup mencolok mata kita untuk terus mengagungkan asma Allah. Inti dari postingan ini adalah: kenapa media detik mempublikasi foto tanpa didukung bukti otentik… berdasarkan kode etik jurnalistik. that’s!

    Reply
  8. aLay
    December 16, 2006

    stuju ama pnyataan yg dikatakan diatas
    kalo mnurut sy…
    sulit bgt tuk ngbuktiin tuh foto asli ato ga…
    lagian kalo emang bener…
    kok ga ada yg ngpublikasiinnya ya…
    sy benernya bharap tuh foto benerann…
    subhanallah bgt…..

    Reply
  9. loem
    December 17, 2006

    “Allah tidak perlu menunjukkan kebesaran-Nya dengan cara yang kekanak-kanakan seperti ini”
    kekanak2an?

    kenapa ga didonlot aja fotonya trus buktikan, baca EXIF nya kalo memang palsu publish ke blog. saya rasa itu ide bagus, sehingga biar kita tau asli ato bukan.
    kan sudah tau teori cara membaca nya kan?.
    banyak kok link bagus digoogle untuk membuktikan foto digital asli ato palsu, tidak hanya dari EXIF nya saja.

    kalo aku sih, aku percaya bahwa itu memang kebesaran Allah, dan bukan kekanak2an (kecuali ada pendapat lain kalo memang itu foto palsu). karena setauku yang memotret adalah orang non-muslim.

    Reply
  10. Galih Satria
    December 17, 2006

    #mas ulum:
    foto tersebut sudah saya download, berikut adalah data EXIF yang terbaca: width, height, horizontal resolution, vertical resolution, bit depth, frame count. Tidak ada informasi sama sekali mengenai kamera. FYI, photoshop selalu menghapus data EXIF hasil dari kamera dan foto ini memiliki EXIF data yang sama dengan hasil photoshop. mungkin karena resizing dan penyesuaian dengan web.

    Reply
  11. henri
    December 17, 2006

    aaahhh.. duwurmen tho so analismu,, ngalah2ne roy suryo ae heuaheuhaeuhaueh.. ndak dong aku

    Reply
  12. henri
    December 17, 2006

    banyak orang bego ternyata

    Reply
  13. Ogik
    December 18, 2006

    foto2nya kayak gitu banyak kok.. and it’s true :D lebih banyak yang nggak ke foto ketimbang yang kefoto :D

    kalau aku rasa ini tregantung siapa yang menilai sih.. trekgantung kadar keimanan masing2..

    pilih mana.. trekgantung apa trek gandeng?

    foto2 lafaz Allah :
    http://dudung.net/index.php?naon=depan&action=detail&id=34&cat=2

    Reply
  14. Galih Satria
    December 18, 2006

    #Ogik:
    apa hubungannya meragukan keaslian sebuah foto dengan kadar keimanan? ah…

    Reply
  15. idris_aja_lah
    December 18, 2006

    ekh … gimana ya. kalo saya sendiri ketika melihat gambar itu langsung bergetar hati saya…. kalau saya sih percaya aja… karena toh belum ada yang , menyangkal dengan bukti kalu itu salah … oya sekedar mengingatkan aja. pernah kok ketika merapi itu aktiv di jateng… lafaznya Allah juga muncul dan di ambil via kamera dan di pulikasikan lewat siaran TV …. dan apakah itu di edit pakai fotoshop (sepertinya tidak sempat tuh) … gak mungkin kan.

    dan mo nambahin … saya rasa bukti seperti anda salah jka mengatakan kekanak-kanakan saya berfikir gak pantas lah kita bilang seperti itu… apa jadinya jika itu benar … apakah anda akan menarik kata2 itu???.

    terlepas anda bilang berita detik itu basi … mana buktinya … detik saat ini adalah portal berita yang paling sering diakses … (ehm … bukanya promisiin detik yah). oya kalu detik buat basi kenapa baca beritanya juga … ekhm … .

    waslm…

    Reply
  16. idris_aja_lah
    December 18, 2006

    weleh … pakai ajax yah blognya …

    Reply
  17. idris_aja_lah
    December 18, 2006

    HAL SEPERTI KOK DIBILANG TAKHAYUL … bedakan dong ….
    kalau Mak Lampir , Angling darmo,,… baru takhayul

    Reply
  18. idris_aja_lah
    December 18, 2006

    ### Budi
    “Aku kira, Allah itu adalah ‘Besar’ tanpa Dia menunjukkan kebesarannya.”

    kalimat mu … Aku kira …Allah itu besar …
    tak usah dikira2 Allah itu memang Maha Besar…. kata mu seperti itu menunjukan keraguan … kalu memang kamu muslim kenapa harus pakai kira2 untuk itu.

    System.out.println “Benarkah?????”;
    coba ingat2… coba buka Kitab suci nya orang Muslim….
    @@ ketika peristiwa laut merah terbelah … bukti kebesaranya bukan??
    @@ ketika saat ini masih ada pemisah antara dua buah laut yang satu air asin yang satu air tawar … bukti kebesaranya bukan??
    bisa jadi (foto itu salah satu kebesaranya sekearang)

    ekhm masih banyak lagi kayaknya … cari sendiri yah ..

    Reply
  19. Galih Satria
    December 19, 2006

    #idris yang lagi nyepam:
    soal kekanak-kanakan: yap. itu pendapat saya. tidak akan saya tarik kembali. jika benar? ah.. jika itu benar memang rekayasa? jika itu malah ditujukan untuk melecehkan? bagaimana sikap Anda?

    soal kebesaran: sekali lagi, postingan saya ini sama sekali tidak meragukan kebesaran-Nya. oke? :) dengan contoh-contoh yang Anda kemukakan, jadi sangat kekanak-kanakan jika Allah menunjukkan kebesaran-Nya dengan cara menampilkan lafal bersama kuda laut-nya Pertamina (walah..) nggak level gitu.

    Reply
  20. idris_ajal_ah
    December 19, 2006

    terus yang penayangan di lafaznya Allah juga muncul dan di ambil via kamera dan di pulikasikan lewat siaran TV … kok gak di respon yah…

    oya yang sedang kita bahas kan lafaz Allah bukan lambang kuda…. jangan dari kemaren mas galih cuma lihat lambang kuda aja … heheh ..

    Reply
  21. idris_ajal_ah
    December 19, 2006

    heheh … aku dibilang spam yah … tenang aja uda masuk ke BULK nya yahoo kok..

    Reply
  22. Nur Aini Rakhawati
    December 19, 2006

    memang data EXIFnya hilang.
    saya juga sudah coba
    tapi kalau dipikir-pikir kalau nampilin image asli bukannya akses webnya lambat.
    so yang ditampilin tuh dah editan supaya akses webnya cepet
    mungkin aja lho
    sehingga kita tidak dapat membaca EXIF data

    minta yang asli kemana yach ?

    Reply
  23. Galih Satria
    December 20, 2006

    #bu i’in:
    yep, maka dari itulah saya tidak menampilkan data EXIF dari foto tersebut (seperti yang diminta mas ulum — meskipun akhirnya saya tampilkan lewat balasan saya). sejak saya tidak bisa mengetahui data EXIF itu, saya sudah mengirim email ke detik.com meminta data EXIF-nya. kita tunggu saja tanggapan dari detik :)

    Reply
  24. henri
    December 20, 2006

    aku setuju ma Galih. Ah Lih, orang Indonesia memang begitu :D

    Reply
  25. Budi
    December 20, 2006

    #idris

    Tolong bedakan dengan kalimat ini:

    “OH YA?? aku KIRA Allah itu besar, eh, TERNYATA.. blah blah blah..”

    Mohon maaf jika yang saya maksud salah.

    Reply
  26. idris_aja_lah
    December 20, 2006

    Asik nih … diskusinya tambah hidup …, senang bisa diskusi ama teman2… biar tambah kedewasaan kita plus meghargai pendapat saudara kita yang lain. waslm.

    Reply
  27. edi_w
    December 21, 2006

    Hanya orang tolol aja yg percaya ama gambar gituan.Dan sebaiknya nggak perlu didiskusikan.

    Reply
  28. Galih Satria
    December 21, 2006

    #edi_w:
    wele..wele.. wes suwi kowe ra mrene lee.. nyandi wae?

    Reply
  29. idris_aja_lah
    December 26, 2006

    # edi_w”Hanya orang tolol aja yg percaya ama gambar gituan”

    wah2 kenapa pakai bahasa kasar seperti itu … gimana ini.

    Reply
  30. aris nurbawani
    December 28, 2006

    Memang dgn adanya AdobePhotoshop segala pic bisa di edit dgn hasil yg sangat sulit dibedakan dgn foto asli. Tp tidak bisa juga menjustifikasi bahwa foto api tersebut hanya sebuah rekayasa dan berita tersebut HOAX, masih perlu dibuktikan kebenarannya secara langsung (agar tidak sekadar menduga-duga).

    Saya sempat membaca sekilas berita ttg foto api tersebut (Radar Jawapos ~ lupa tanggalnya), dan di sana juga di tampilkan foto org yang mengabadikan foto api tsb.

    Mana yg benar ? Wallahu a’lam

    Reply
  31. moh_hasbi_as
    January 2, 2007

    sepertinya kasus ini mirip dengan kasus rekaman hantu yang sempat ditayangkan di transTV (kalo ga salah)
    mereka sebegitu percayanya dengan rekaman itu. tanpa berpikir panjang langsung ditayangkan.

    alhasil, besoknya langsung banyak kritik yang mengatakan bahwa rekaman itu konyol.

    lucunya, keaslian rekaman itu baru dicek setelah ada buaanyakkk kritik tentang rekaman itu.

    orang-orang yang aneh.

    entah di bagian mana yang salah….

    sempat berpikir, sepertinya ini disebabkan karena budaya pendidikan kita. kita kurang diberi tanggung jawab atas pendapat kita sendiri.

    kurangnya penghargaan terhadap orang-orang yang ahli di bidangnya.

    entahlah. saya masih belum masuk dunia nyata. masih terlalu muda untuk berpendapat lebih jauh.
    :(

    nb: pingin ndang lulus, amin.

    Reply
  32. moh_hasbi_as
    January 2, 2007

    tentang tanda kekuasaan Allah:

    yang saya tau, yang dimaksud kekuasaan Allah ga cuma sesuatu yang tampak oleh mata.

    menurut saya, yang lebih melekat di hati adalah tanda kekuasaan Allah yang tidak pernah kita sadari sebelumnya sampai kita mencapai level intelektual tertentu.

    contoh:
    tentang manusia….
    sesuatu yang sering kita temui.
    ga ada yang menarik (menurutku)
    tapi, ada yang bilang bahwa
    “di dalam manusia adalah alam semesta”
    dulu saya berpikir… alam semesta yang bigimana???
    kayaknya biasa saja. sempat belajar biologi, trus keluar kesimpulan, ah cuman begitu saja, ada beberapa sistem yang bekerja bersama.

    trus, saya belajar komputer. di komputer, ada prinsip bahwa tidak ada yang otomatis.
    sejak saya memahami bahwa tidak ada yang otomatis. baru semuanya mulai terlihat. bahwa manusia benar-benar ciptaan yang sempurna.
    tentang gerakan manusia, silahkan bandingkan cerebelum buatan Allah dengan asimo. juaaauuuhhhh banget.
    subhanallah.
    Allah selalu di dekat kita, lebih dekat dari urat leher kita. tapi sayang, kita ga sadar.

    saat saya belajar pengolahan citra digital, dari situ saya belajar bahwa mata buatan Allah suangat-suangat sempurna.
    kamera saat ini tidak bisa menghilangkan pantulan cahaya pada benda sehingga menghasilkan warna putih. butuh ilmu fisika tentang foton untuk mengilangkan pantulan putih itu. tapi, sampai saat ini masih belum bisa menghilangkan warna putih itu.
    tapi mata buatan Allah, sejak awal sudah melebihi HDTV.
    subhanallah.
    ya Allah. ampunilah hambamu yang kurang bersyukur ini.
    astagfirullah.

    pesan saya. tuntutlah ilmu sebanyak mungkin. apapun itu. karena ilmu itu dari Allah, apapun ilmu yang kita pelajari mestinya bisa membuat kita lebih dekat kepada Allah.

    semoga kita semua termasuk umat nabi Muhammad SAW. amin.

    nb: maaf, kalo saya sok menasehati. cuman, ada yang bilang, “kalo kita menunggu sampai kita benar-benar suci untuk memberi nasehat, niscaya tidak akan pernah ada nasehat di dunia ini”.

    Reply
  33. aulia akhmed
    February 10, 2007

    ass.setuju dengan mas hasbi.klo boleh minta email mas hasbi sekalian belajar tentang pengolahan citra trims jazakullah wasalam

    Reply
  34. RahMaT_T
    February 12, 2007

    berdasarkan komen dari saudara kita ogik tentang penampakan bukit yang menunjukkan penampakan wajah manusia..
    setelah saya melihat gambar nyata dari bukit tersebut yang bernama Maccu Picchu yang terletak di peru, Buenos Aires
    memang terlihat tidak seperti apa yang diperlihatkan selama ini..
    namun Allahu alam..
    kekuasaan di langit, bumi, dan alam semesta hanyalah milik-Nya..

    Reply
  35. henri
    February 21, 2007

    ehhh…maksudnya gw yang bego, gak sadar akan
    peringatan ALLAH dari bentuk-bentuk ayat
    qauniyah yang udah ada…hehhe

    Reply
  36. theeka
    February 25, 2007

    guys,

    Mendingan kite ambil positivenye aje deh, kalau itu bukan rekayasa positivenya ya kita percaya akan kebesaran NYA memang sesungguhnya ALLAH itu MAHA BESAR kalau ALLAH bilang kunfayakun maka jadilah, kalau itu cuma rekayasa positivenya orang kite canggih2 ye komputernye pantesan sekarang IT indonesia udah mulai di akuin se APAC.

    Reply
  37. yoedheeztierra
    July 5, 2007

    akh.. siapa tau tuh foto gak sengaja keambil kamera.
    fotografer emang gak niat motret yg kayak gitu, tp pas dicetak hasilnya kayak gitu

    lagian juga, di dunia ini gak ada yg gak mungkin, kalo Yang Diatas dah “kun fayakun”, ya pasti jadi

    jadi gw sih percaya aja itu foto asli..
    kecuali lw bisa ngbuktiin kalo itu palsu

    Reply
  38. Pinkers_vanilla
    January 21, 2008

    Dh brow ngk usah diomongin lagi asli tidakx hanya ALLAH yang tau kita ngk ush ikt campur. . . Brow ajarin aq gmna cra mublikasikn blog aku digoogle. . .Cz aq pngn mubliksikn blog aku tentang puisi buat sang kekasih tapi ngk tau carnx gmana tolng bntu aku yo brow. . . .Kirm ke email aku aj . . .acuspramana.acus@yahoo.com atau langsung comment di blog aku acuspramana.blogspot.com. . . .Ok. . . .Thanks. . .

    Reply
  39. ersa
    February 3, 2008

    hayo?yang masih gak percaya…terlepas itu asli atawa enggak, kita bisa lihat contoh laen kok, banyak banget, kalo yang muslim tentu punya AL-QURAN dunk, nahh buka aja AL-QURAN yang punya artinya, trus ingEt-inget kejadian mana yang udah diramalkan dalam AL-QURAN.PERISTIWA RUNTUHNYA MENARA PENTAGONPUN SUDAH DIRAMALKAN DALAM AL-QURAN, KALO QITA JELI, INSYAALLAH PASTI KETEMU!POKOKE, ALLAHUAKBAR!!JANGAN ADA YANG RAGU YAH!!

    Reply
  40. Ali S Kholimi
    February 4, 2008

    @ersa

    Mohon petunjuk, di bagian mana ada ramalan tersebut?

    Reply
  41. Iwan
    July 28, 2008

    Daripada pusing2 mikirin gambar yang ngga jelas dan banyak kemungkinan hoax atau rekayasa saja. Yg jelas kebesaran Tuhan itu ngga perlu dibuktikan lagi, apalagi dengan hanya gambar atau foto.

    Tak terhitung lebih banyak lagi bukti2 kebesaran Tuhan yang berada di lingkungan sekitar kita yang malahan ngga kita sadari.

    Cheers!!!!

    Reply
  42. cutejogja
    March 12, 2011

    if no pic is hoax. but this is pic but still a hoax?

    ah…Allah yg Maha Mengetahui, cukuplah Allah yang Maha Kuasa
    dan biarlah bencana2 di dunia ini menjadi tanda-tanda bagi yang berfikir dan berakal

    Reply

Leave a Reply

Switch to our mobile site