Are You Photographer or Photoshoper?

Posted by: on Oct 17, 2006 | 8 Comments

Di forumnya para fotografer teramai di Indonesia, Fotografer.Net, Saya sering menemukan foto-foto yang spektakuler. Mencolok mata. Mendapatkan penghargaan sebagai Foto Pilihan Editor (FPE). Namun, saya sering menemui komentar seperti ini,

“Saturasinya kurang, coba di olah lagi di Photoshop…”

“Framingnya kurang pas nih, coba diedit lagi…”

atau yang lebih ekstrim…

“Awan sebelah kanan tidak serasi dengan awan sebelah kiri. Sebaiknya samakan aja awannya dengan meng-kloning awan yang sebelah kiri….”

Well… pertanyaan saya: We are photographer or photoshoper? Kita ini melukis cahaya ataukah olah digital? Era kamera digital memang memudahkan manipulasi digital. Berbeda waktu masih zaman populernya kamera Nikon FM. Kita musti hafal settingan bukaan diafragma dan kecepatan bukaan lensa dalam berbagai kondisi. Karena tak bisa direview seperti kamera digital sekarang ini. Sehingga, foto yang bagus benar-benar menunjukkan kehebatan seorang fotografer.

Bagaimana idealisme Anda tentang hal ini? Are you photographer or photoshoper?

8 Comments

  1. y@t
    January 30, 2007

    saya bukan photoshopers, dan belum pantas disebut photografer…kalo photoholic bolehlah :D

    Reply
  2. Galih Satria
    January 30, 2007

    #y@t
    Ah, jangan terlalu merendah :) Kita semua dalam proses belajar kok..

    Reply
  3. jony
    January 31, 2007

    kalo saya sih lebih memilih photoshoper ..:D

    maklum kamera yang saya punya cuma kamera digital saku jadul yg sekarang dah gak diproduksi lagi, bukan kamera digital SLR yang mahal itu

    jadi otomatis untuk menghasilkan foto yang hampir menyamai kualitas setara SLR harus di edit dulu pake photoshop, walopun hasilnya masih jauh dari kualitas foto menggunakan DSLR :D

    eh ini ngomongin foto apa kamera :D

    Reply
  4. mas Ngabei
    April 11, 2007

    kalo saya si lebih fleksibel aja, tegantung dari selera en 7an kita, lebih tepatnya untuk menyiasati aja, kalo kamera kita emang pas-pasan ya ndak ada salahnya pake photoshop..kecuali kalo dari balita kita emang bercita-cita jadi paparazzi..

    Reply
  5. arrayah
    June 27, 2007

    klo saia peribadi, saia akan lebih menikmati hasil foto yang memang saia hasilkan dari kamera film karena proses dari pemotretan nya itu pun akan kembali di ungkit pada poto yang dihasilkan, jadi rasanya 2 kli lebih nyeningin… maklum saia ni pemula.. sampe2 saia pernah motret burung bango di bonbin sampe jongkok 1 jam lebih cuman gara2 pengen moto itu bango bukain mulutnya.

    dan itu justru yang bikin lebih nyenengin dari pada Fotonya… soalnya fotonya malah justru gk bagus sma skali item semua…hahahahahaha.

    Reply
  6. – A New Day Has Come » Blog Archive » Olah Digital, Menurut Saya
    February 25, 2008

    [...] (Nikon FM-10), saya termasuk dalam kubu yang menentang keras adanya olah digital dalam fotografi. Sindiran keras saya ada di sini. Anda fotografer atau potosoper [...]

    Reply
  7. -dRio-
    April 17, 2008

    aku c pengennya jadi photografer…tapi kamera cmn kamera saku ya akhirnya berusaha jadi pothoshoper…eh ternyata g ahli jg…ywd aku jadi photoviewer ajalah…

    Reply
  8. photo in mono | efahmi.info
    February 5, 2009

    [...] ngambil hitam putih dari channel birunya saja ya nggak pa pa. gini ini yg pernah dibilang galih sbg photoshoper, bukan photographer, [...]

    Reply

Leave a Reply

Switch to our mobile site