Tidak Mungkin Ada di Bangku Kuliah dan Praktikum (2)

Posted by: on Mar 19, 2006 | 4 Comments

Aku tidak bisa membayangkan kejadian selanjutnya. Wartawan-wartawan memaksa masuk dan membuat keadaan semakin tegang. Sejak saat itu aku benci wartawan. Mereka benar-benar tidak punya sopan santun. Akhirnya — masih di ruang data kontrol — aku meminta data yang sudah ada agar aku bisa menyelesaikan programku.

Astaganaga… data yang kuterima jauh-jauh lebih buruk dari data mentah terburuk yang bisa kuperhitungkan. Datanya berupa PDF terpassword, dan tidak bisa dicopy-paste! Ini malah tidak mentah, tapi terlalu matang! Mas Sokam mencoba mengkonvertnya ke teks, dan hasilnya lebih amburadul lagi. Padahal aku cuma membutuhkan tab delimited text file untuk diumpankan ke parserku, dan pilihan satu-satunya adalah mengubah data amburadul itu menjadi tab delimited secara manual… yang pastinya tidak akan selesai dalam 1 jam 2 jam saja. Aku tidak bisa membayangkan kemarahan para peserta CPNS yang sedang berharap-harap cemas menunggu. Sementara… access log server semakin bergerak cepat.

Akhirnya sekitar pukul 21:30 aku menerima apa yang aku perlukan: tab delimited text file yang berisi data. Dengan girang aku segera mengolahnya dan pukul sekitar pukul 22:30 aku baru bisa mempublikasikannya di web. Itupun masih baru beberapa kota/kabupaten yang tidak bermasalah. Dan semalam suntuk berikutnya, aku harus bekerja dobel, mengatur data-data dan memonitor server yang alhamdulillah bekerja lancar dan tidak mogok, karena mas sokam harus mengurusi server di BPDE yang bermasalah.

***

Pelajaran yang tidak ada di ruang kuliah dan praktikum…. sangat-sangat beruntung aku bisa belajar banyak dari event ini. Bagaimana kita dituntut untuk tetap berpikir jernih, tetap tenang, di saat tekanan datang dari mana-mana. Bagaimana kita dituntut untuk tidak panik menghadapi sesuatu yang sama sekali di luar dugaan. Aku tidak bisa membayangkan apa yang terjadi jika yang memegang pucuk pimpinan bukan Pak Ari, dan apa yang terjadi jika penanggung jawab data bukan Pak Dwi. Dua figur pemimpin yang masih bisa memegang kendali di saat keadaan sangat kacau balau.

Tetapi aku juga kecewa dengan reaksi orang yang bisanya hanya ngritik doang padahal kami sudah bekerja sangat keras untuk pelayanan publik ini. Meskipun aku juga maklum dengan mereka.. mereka semua berharap lolos jadi PNS dan betapa kecewanya jika pencari kerja itu gagal dan tentu saja melampiaskan kekecewaan mereka kepada kami dengan berbagai prasangka buruk. Mereka tidak mungkin bisa mengerti sulitnya bekerja dengan skala sebesar ini (se-Jatim) dan dengan dikejar-kejar deadline.

Registrasi Kartu Prabayar Telkomsel

Posted by: on Mar 14, 2006 | 2 Comments

Hai pembaca, hati-hati, batas waktu registrasi kartu prabayar semakin dekat (28 April 2006). Sudahkan Anda melakukan registrasi? Apakah Anda pengguna Telkomsel seperti saya? Apakah Anda mengalami nasib yang sama seperti saya? yaitu gagal melakukan registrasi? Sudah berkali-kali saya mengirimkan SMS ke 4444 dan tidak mendapatkan respon yang menyenangkan — saya sama sekali tidak diminta memasukkan/mengirimkan data-data pribadi saya.

Hampir mutung, dan siap berpikir bahwa simpati saya hangus, saya iseng berkunjung ke website Telkomsel. Eh… lhadalah… di situ ada form untuk registrasi. Yes! Prosesnya jauh lebih cepat — kita tinggal diminta memasukkan data-data pribadi dan nomor kartu dalam form yang disediakan. Klik submit dan beberapa detik kemudian SMS tiba di ponsel saya yang berisi ucapan terima kasih telah melakukan registrasi. Mudah sekali. Jika Anda mengalami nasib seperti saya, silakan kunjungi link ini: Form Registrasi Kartu Pra Bayar Telkomsel

Curhat

Posted by: on Mar 12, 2006 | 2 Comments

Akhir-akhir ini, paling tidak 10 hari terakhir ini, kurasakan hidupku sangat kacau balau. Kenapa? Aku tidak tahu… rasanya tidak banyak hal bermanfaat yang bisa aku lakukan. Waktu terasa berlari, berlari dan terus berlari. Hey? what’s up Lih? Rasanya tidak ada yang bisa kulakukan dengan benar dan tenang… Apakah mungkin karena aku terlalu banyak pikiran dan kewajiban yang mesti aku lakukan? Bahkan kini aku ngga bisa bergadang lagi, ngga bisa tidur jam 3 pagi lagi…

First, urusan di kampus dulu. Tugas akhir-ku rasanya progress-nya sangat-sangat lambat. Besok aku harus menyerahkan laporan terbaru ke pak RL, dosen pembimbingku. Padahal, sekarang.. satu method pun belum selesai aku pindahkan dari C++ ke Java. Terus.. harus ngurusi praktikan-praktikan praktikum Jaringan Komputer. Hah.. aku ngga menduga kalau satu modul harus melayani 11 kelompok *huaaa:((*. Tapi syukurlah, meski banyak yang harus dilayani, mereka sangat cerdas dan cepat nyambung *saluut… anak IF is the best!*

Second… urusan pekerjaan di puskom. Pengumuman CPNS tinggal beberapa hari lagi, server-server untuk clustered webserver sudah siap. Tetapi aku sama sekali belum menyiapkan parser untuk database (atau file HTML?) yang nantinya diberikan Pak Dwi. Layout-nya udah jadi, dan besok siap di-demo-kan ke Pemprov. Kenapa sih harus demo ke sana? Apa ngga bisa dikirim email saja sih? atau per telepon… *huaaa:((* Semoga aja urusan dengan BPDE bukan aku yang tangani…

Third.. urusan asmara *tuing-tuing* Seharusnya ini yang paling menyenangkan, sayangnya.. aku udah kehabisan slot waktu untuk urusan ini.. jadi tidak ada yang aku lakukan.. Just try too keep in touch with friends I’ve ever loved. Mendapatkan sedikit senyuman dari mereka-mereka ini rasanya seperti menyejukkan pikiran yang sesungguhnya sedang panik ini. Membangkitkan kenangan lama yang indah… kenapa indah.. karena sekarang mungkin aku tidak bisa melakukan hal yang sama lagi…

Mempersiapkan Pengumuman CPNS Jatim 2006

Posted by: on Mar 7, 2006 | 9 Comments

Kemarin, aku pergi ke gedung Pemprov Jatim untuk menemui Biro Kepegawaian. Lah? kok aku? Ceritanya dimulai hari Jumat kemarin, aku dipanggil bapak kepala untuk menemui beliau. Hmm.. aku pikir sih instruksi biasa saja, tetapi ternyata aku disuruh menangani website-nya Biro Kepegawaian. Detailnya ada di sana, kata beliau. Padahal tahu sendiri, namanya Galih itu ngga pernah keluar dari kandangnya yang nyaman di ITS, ngga pernah tahu jalanan Surabaya meski ia punya Tornado GS. Walhasil, hari Minggu selepas hunting foto dengan teman kos, aku menyusuri jalanan Surabaya, menghapalkan jalan ke Tugu Pahlawan, dimana di depannya berdiri dengan megah kantor gubernur Jawa Timur.

Singkatnya, aku nanti harus mempersiapkan sebuah website untuk diakses banyak orang tempat menaruh hasil pengumuman CPNS Jatim. Banyak konsep yang sudah aku siapkan, seperti quary SQL yang efisien dan clustered webserver untuk mengatasi beban overload pada saat hari H nanti. Asyik, akan ada sarana untuk melakukan eksperimen lagi. Dengan pengalaman menangani SPMB rayon C tahun lalu, aku yakin, kali ini pasti lebih baik, asal jangan ada serangan DoS aja.

Liputan 1 Maret 2006

Posted by: on Mar 4, 2006 | 7 Comments

Wapo Kayoon Surabaya, 1 Maret 2006

Berikut ini liputan acara yang pura-puranya menjadi acara syukuran ulang tahun kemarin (ngadain acara ini juga karena didesak hehehehe). Acaranya sederhana saja, makan malam bersama teman-teman dekat: Mas Sokam, Huda, Mahar, Antie, Santi, dan Nanin. Karena malu membawa A400ku, akhirnya liputannya cuma pakai kamera mobilephone Nokia yang gepeng gede itu. Ini beberapa suasananya (weleh weleh koyo opo ae… :p)

Ini dia wajahku. Bulet tanpa sudut, plus belom mandi soalnya sepulang kerja langsung ngeblas ke wapo.

Ronde pertama dimulai. Dua wakul nasi isi 6 porsi untuk bertujuh. Buset anak-anak ini… sampai si waiter-nya geleng-geleng

Ini kalo ngga salah baru aja menerima SMS ultah dari Deni Listiana. Doa intinya, "Semoga ngga ditolak kayak tahun-tahun sebelumnya"

Ronde kedua dimulai….

Santi ngelirik aja ketika Antie cari-cari kalo masih ada yang tersisa di meja makan. Nona satu ini meski kecil tapi makannya buanyaaakkkk…

Bapak sokam lagi menemani anak-anaknya… Antie’ ngelirik saja.. Apaan yang dilirik toh?

Ini Nanin yang jadi gendut mendadak dari gendut parsial

Thanks

Posted by: on Mar 2, 2006 | 3 Comments

Rabu pagi, 1 Maret 2006

Moto bututku bergetar, ada dika: “cepet dapet jodoh, traktiran”. sepuluh menit kemudian getar lagi, ada erna: “tambah baek lagi + black forest virtual”. di noc its, moto itu getar lagi, ada seagate: “tambah banyak ceweknya, tambah gendut”. terus nduk fit dateng ngasih sesuatu.. hehe.. suwun ya nduk ^_^

Rabu siang

Dia getar lagi, ada antie: “wish all the best”. sejam kemudian getar lagi, eh kali ini praktikan mau asistensi, hehehehe…

Rabu sore, wapo kayoon,

bersama nanin, mas sokam, huda, mahar, antie, santi. Motonya getar lagi. eh ada int: “makin hebat dan makin baik lagi, int telat ga punya pulsa”. dan yang terakhir, moto itu getar bersama sederet pesan dari temenku yang baru saja pegang gelar S.T: deni listiana: “ga ditolak kayak taon2 sebelumnya, he3x” hahaha… iso-iso ae si deni…

Thanks a lot yah semuanya.. hari ini tidak akan sedemikian ceria dan berkesan tanpa rangkaian warna dan keceriaan dari temen-temen semua. i wish that i could be your friend forever….

Switch to our mobile site