Grand-Layout-Design galihsatria.com versi 3.2 Udah Jadi…

Posted by: on Jan 15, 2006 | No Comments

Bakal calon galihsatria.com versi 3.2 sudah berhasil kutelorkan grand-layout-nya. Sudah pula kucoba kumasukkan ke library-nya JSF pake JDeveloper 10g EA, sempurna, tanpa cacat baik di firefox maupun di IE. Hasilnya asyik sekali, aku sendiri tidak menduga kalau hasilnya sebagus ini, hihihi… Nggak tau, mulai sore tadi krenteg untuk mengeluarkan ide yang sudah diubun-ubun begitu besarnya. Padahal setiap malem minggu aku selalu merasa kesepian, malem ini lain! Dengan sedikit memancing ide dengan melihat-lihat website orang, pas ketemu web-nya Audi (merek mobil, bukan merek penyanyi) tiba-tiba saja lancar saja bikin ini.

Sekarang masalah terbesarnya justru ngoding ulang di Java. Entah kapan janin ini akan lahir ke permukaan, mengingat slot waktu luang-ku yang makin menipis, apalagi jika inget blue-print untuk versi ini yang udah kubuat kemarin-kemarin. Bikin blogger yang Java-based — aku nggak puas dengan roller. Aku ingin membuat blogger-ku sendiri, yang tentunya Java-based.

Entah kapan itu direalisasikan, yang penting grand-layout-nya udah jadi dan aku senang sekali… sekarang.. saatnya tidur.. besok mbantu adekku Lia buat masangin forum PHPBB ke server-nya. Mau ujian Selasa besok katanya… semoga sukses ya Li’

Hari Ini…

Posted by: on Jan 13, 2006 | No Comments

Hari ini menyelesaikan INTELEG untuk dijadikan production system di www.its.ac.id. Ada sedikit perubahan, oprek SQL untuk sorting beberapa query, penambahan judul, dan penyesuaian-penyesuaian kecil di situ. Yang terakhir adalah mengimplementasikan Apache Mod_Rewrite untuk redirecting otomatis agar alamat website personal dosen-dosen yang dikendalikan oleh request parameter menjadi agak sedikit manusiawi. Belum ku-launch, menunggu perintah dari pak Arik….

Hmm…

Aku sebenernya nggak mau menulis ini. Aku sudah berjanji ngga akan mengotori diary-ku ini dengan tulisan-tulisan cengeng lagi. Tapi gimana lagi…. dia memang tidak mengizinkan aku untuk melupakannya. Dia memang tidak membolehkan aku menghapus luka-luka (haruskah aku berlutut untuk memohon? yakinkah aku bahwa aku memang berkeinginan untuk melupakannya?). Ya udah, wong aku juga nggak bisa tegas untuk bilang tidaaak... Kata bijak berkata:

Hati manusia tidak bisa dilukai oleh siapapun kecuali dia mengizinkan untuk terluka

Artinya aku sesungguhnya senang dengan keadaan seperti ini, meskipun terkadang terasa pedih dan sangat hampa… Nggak taulah!!!

Ngomong Kosong dulu…

Posted by: on Jan 8, 2006 | One Comment

Beberapa hari yang lalu, setelah demo UAS PPL kalau nggak salah, mataku dibuat tertarik oleh sepucuk surat resmi khas rektorat di depan kompi-enya Huda. Seperti mengerti ketertarikanku, Hendra memberikan sepucuk surat yang ditujukan kepadanya juga. Isinya cukup membuat hati terguncang: teman-temanku yang menjadi aktivis himpunan itu kena skorsing dari rektorat, langsung ditandatangani oleh pak rektor sendiri, Prof. Muhammad Nuh, DEA.

Sebagai teman, aku merasa sangat prihatin dengan kejadian ini. Bagaimana tidak, kerja keras satu semester ini, yang mungkin beberapa diantaranya mendapat nilai sempurna harus sia-sia begitu saja. Skorsing-nya bukan untuk semester genap ke depan, tapi semester gasal yang sudah ditempuh ini…

Well.. sebagai seorang mantan boikoter, atau kalau bahasa lebih halusnya non-anggota HIMA, aku cuma merasa itu sudah risiko. Berani menjadi SC dan berani bersitegang dengan pihak rektorat risikonya adalah mati (baca: skorsing, dropped-out, dkk). Salut aku dengan idealisme dan loyalitas mereka terhadap himpunan yang ditempatkan di atas kepentingan kuliah [freak! bapak ibuku sekaligus aku tidak akan pernah bisa menerima ini].

Anyway, jika melihat jalanku yang memutuskan untuk berpisah dengan HMTC dan mencari pengalaman organisasi lewat pekerjaan diantara kuliah, dan pengalamanku bekerja di puskom selama setahun ini, aku sedikit mengerti konsep rektorat. Keanehan yang kualami ketika turun di lapangan yang seperti berada di kerajaan-kerajaan kecil. Susahnya antar kerajaan itu bekerja sama sehingga menjadikan ITS seperti sekarang ini kuvonis adalah sebab pengkaderan yang salah selama bertahun-tahun. Hmm.. kata-kataku barusan pasti bikin para aktivis himpunan naik darah, mereka selalu menganggap konsep pengkaderan mereka yang paling benar. Tapi memang kurasa, kalau mereka belum pernah ada di posisi kayak aku, atau teman-teman yang bekerja di lingkungan ITS dan sering berkunjung lintas jurusan, mereka tidak akan pernah mengerti.

Semoga teman-temanku tadi dapat mengambil hikmah positif dari kejadian ini.

Tetap semangat kawan!

Al-Qur’anul Karim, S. Al-A’raaf 23

Posted by: on Jan 6, 2006 | One Comment

Keduanya berkata: “Ya Tuhan kami, kami telah menganiaya diri kami sendiri, dan jika Engkau tidak mengampuni kami dan memberi rahmat kepada kami, niscaya pastilah kami termasuk orang-orang yang merugi

Al-Qur’anul Karim, S Al-A’raaf 23

Ayat ini adalah doa Nabi Adam dan Hawa ketika mereka menyadari tipu daya iblis dan tergoda untuk memakan buah apel yang dilarang oleh Allah. Nggak tahu kenapa, aku sangat tertarik dengan doa ini, dan berjanji akan selalu mengucapkannya sehabis shalat. Image ini diambil dari Al-Qur’an digital yang baru saja kudownload.

Berkunjung ke Gramedia

Posted by: on Jan 4, 2006 | One Comment

kemarin, 2 Januari 2006, abis gajian langsung nebas ke Gramedia. Maklum, selain mau cari senar gitar buat gitar tuaku yang kehilangan nada E-1st-nya, aku juga sudah puengen baca novel baru. buset, di Gramedia ngga ada senar kelas teri, paling murah 50 ribu sebungkus. Ya wes.. daripada kasihan si gitar nggak bunyi-bunyi, kubeli juga akhirnya senar Pyramid string itu.

Abis beli senar langsung naik ke lantai dua, gudangnya buku-buku. Lihat-lihat di tempatnya Alkitab, wah.. banyak sekali buku baru yang membantah The Da Vinci Code. Baca-baca sedikit dan akhirnya aku tersenyum sendiri… Dan Brown telah sukses besar.. pikirku… Entah masih terpengaruh efek The Da Vinci Code tadi, ternyata aku memutuskan untuk mengambil Angels & Demons, karya Brown yang lain, yang ceritanya seputar konspirasi saat pemilihan Paus kemarin, di Vatikan. Lagi-lagi selembar uang plastik melayang lagi nih… batinku.

Tadi pagi baru baca 100 halaman pertamanya. Seperti The Da Vinci Code, novel ini enaaak sekali dibaca, apalagi ceritanya berputar di dunia fisika partikel, yang cukup dekat dengan dunia akademik, jadi banyak yang nyambung aku. Ceritanya bilang bahwa CERN, Lembaga Penelitian terbesar di dunia yang ada di Jenewa, Swiss — yang juga menemukan World Wide Web – www – bersama Tim Berners Lee — menemukan sebuah penciptaan antimateri seperempat gram yang kekuatannya 1000 kali kekuatan hulu ledak nuklir seberat 1 gram. Dan itu dicuri dan akan diledakkan di Vatikan, saat pemilihan Paus berlangsung! Yang pasti kelanjutanyya pasti akan lebih menarik nih.. dasar Langdon, eh Dan Brown…..

Switch to our mobile site