Entries from August 2005

Melototin Access Log saat Pengumuman SPMB

Date August 5, 2005

Alhamdulillah… tugas buat nampilin pengumuman SPMB di www.its.ac.id berhasil dengan lancar (at least sampek saat ini), meski lemot buat diakses, tapi masih dapat melayani tanpa harus down. Cukup tegang juga tadi waktu menjelang pukul 18:00. Ketika pak bos bilang OK!, aku segera ke nirmaladewi yang sudah kusiapkan sejak tadi, tekan F5, midnight commander beraksi dengan mengoverwrite file dan menampilkan pengumuman… the show is beginning….

sepuluh menit berjalan… traffic masuk benar-benar luar biasa… nebula langsung menggos-menggos, padahal mas sokam udah mematikan semuanya, yang jalan cuma webserver doang. Akhirnya doraemon yang fresh membantu nebula, sehingga dua server bekerja sama…

Well… sempat lihat situs utamanya, http://spmb.or.id…

Nge-dig… yak ampun cuma satu IP address…. (geleng..geleng….)

nggak heran kalau down… padahal pengalaman dah bertahun-tahun lho… apa ngga ada ide ya untuk memberi mirror di beberapa tempat kek, di its satu buat jatim, itb satu buat jabar, dsb. dsb….

Terus tadi ada kejadian lucu…

pas googling dengan keyword “pengumuman spmb 2005″ yang muncul di peringkat teratas malah bukan situs utamanya, malah punya ITS yang muncul… yes… hehehehe….. pak arik memang hebat.. bosku paling hebat nie….

Oh ya, by the way selamat bagi yang diterima SPMB, perjuangan masih panjang kawan… ini bukanlah akhir dari perjalanan tetapi baru awal dari perjuangan tiada kenal lelah… buat yang belum diterima… hadapi kenyataan teman.. :p

piss…

Liburan 2005…. Deja Vu lagi….

Date August 3, 2005

Hmmm…. liburan tinggal sebulan lagi…

Ternyata seperti biasanya, liburan panjang kali ini juga penuh warna. Memang kali ini aku nggak bisa mudik, karena tanggung jawabku terhadap semua situs ITS. Selain mengerjakan website semua UPT, juga memaintain website ITS.

Bulan Juli… 9 Juli 2005… — deja vu 17 agustus 2003 –

Padahal aku sudah tahu dari awal ini akan berakhir begini, tetapi kenapa masih saja aku mau makan racun itu!! Mengapa aku tidak pernah bisa pergi dari kehidupannya?? adakah cara yang jitu buat melupakannya dan segera membuka lembar-lembar baru kehidupanku yang damai?

Yah… sudahlah… semua harus berlalu dan harus berlalu. Yang penting aku sudah bisa menyatakan perasaanku yang sebenarnya… Nggak perduli apa jawabannya (kenapa jawabannya mesti seperti itu, tak adakah jawaban yang lebih tidak menyakitkan selain, “aku juga sayang kamu, tapi….” kenapa harus seperti itu… bukankah lebih baik, “enyahlah dari hadapanku!!”. sakitnya pasti lebih singkat daripada itu…..

dunno.. kuharap aku benar-benar bisa pergi dari kehidupannya….

kuharap aku bisa benar-benar melupakannya….

obat rasa sakit adalah pekerjaan…

aku mesti membenamkan diri ke pekerjaanku kalau nggak mau sakit…

harus…

.